Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh Capai 8%, Ini Kata Pengamat

Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh Capai 8%, Ini Kata Pengamat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, msinews.com-Pengamat Ekonomi dari Universitas Atma Jaya Rosdiana Sijabat mendukung rencana calon presiden (capres) terpilih Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8 persen dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan di masa pemerintahannya.

Menurutnya untuk mencapai target tersebut tidak mudah melihat tantangan domestik maupun luar negeri yang secara geopolitik internasional masih diliputi konflik dan peperangan.

Untuk itu, salah satu kunci mendongkrak pertumbuhan ekonomi kata Rosdiana adalah melalui investasi yang masuk ke dalam negeri dan terobosan-terobosan kebijakan di sektor ekonomi yang tepat.

“Kalau kita bicara pertumbuhan ekonomi ini sangat tinggi kaitannya dengan investasi, kalau misalkan situasi global masih seperti ini katakanlah 2 tahun ke depan angka pertumbuhan ekonomi mendapat tantangan tersendiri. Kecuali misalkan ada gerakan-gerakan yang cukup signifikan yang berhubungan dengan selain fondasi ekonomi makro, ada hal-hal lain cukup signifikan secara kebijakan di lakukan oleh presiden terpilih,” kata Rosdiana, Sabtu (9/3/32024).

Rosdiana menambahkan meski pertumbuhan ekonomi era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berkutat di sekitar angka 5 persen, tetapi dengan pendekatan kebijakan ekonomi yang tepat pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa saja terjadi.

“Perlu ada sesuatu yang menjadi faktor yang mentrigger atau menstimulus perekonomian kita itu bisa move on dari angka 5 persen,” katanya.

Rosdiana juga menanggapi terkait target rasio pajak sebesar 16 persen dari produk domestik bruto (PDB) hal itu perlu sentuhan dari menteri keuangan (Menkeu) yang lebih jago dari Menkeu Sri Mulyani di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dari nama-nama yang beredar ada sejumlah nama-nama yang digadang-gadang menjadi bendahara negara di antaranya yaitu Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Darmawan Junaidi dan Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri.

“Jadi kalau misalkan Pak Prabowo katakanlah dalam 4 tahun ke depan ingin menaikkan sekitar menjadi 16 persen dari yang tahun 2023 itu kan 10,21 persen tahun 2022 itu 10,41 persen. Jadi kalau mau naik ke angka 16% tentu menurut saya tergantung profil dari menteri keuangan yang akan ditempatkan di sana, harus jauh lebih hebat dari pada Bu Sri Mulyani kalau tidak angka 16 persen itu belum tentu bisa direalisasikan dalam 4 tahun ke depan,”jelas Rosdiana Sijabat.

“Kita sudah melihat bagaimana kemampuan Ibu Sri Mulyani dalam hal mengendalikan kebijakan fiskal yang disiplin termasuk juga memperbaiki sektor perpajakan kita,” imbuhnya.

Lanjut Rosdiana mengatakan perlu ada reformasi perpajakan yang dapat mengerek rasio pajak lebih tinggi dari pada PDB saat ini.

“Nah kalau misalkan kita ingin menaikkan rasio pajak kita itu bisa mencapai 16 persen oleh Pak Prabowo terhadap PDB yaitu ini lagi-lagi tantangan kita bagaimana pemerintah kalau dalam 4 tahun pertama Pak Prabowo ini nanti bisa melakukan reformasi perpajakan, membuat sektor-sektor perekonomian kita itu meningkat. Perlahan tetapi ada target misalkan kenaikan kenaikan 2 persen setiap tahun dari sektor yang belum masuk kepada basis pajak menjadi masuk ke dalam basis pajak,” urainya.

Sedangkan terkait cita-cita kemandirian pangan yang dipaparkan Prabowo, kata Rosdiana perlu ada inovasi untuk meningkatkan produktivitas yang menyangkut komoditas pangan.

Narasi swasembada pangan harus dibarengi dengan produktivitas lahan pertanian melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian untuk menghadirkan kemandirian pangan.

“Swasembada pangan dapat melalui produktivitas lahan pertanian, baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi juga perlu inovasi, harus ada regulasi yang terkait dan lain-lain yang membuat kita percaya bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo mungkin kita akan memiliki kemandirian secara pangan,” tuntasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal target pertumbuhan ekonomi 8 persen itu optimis tergapai asalkan pemerintahan Prabowo – Gibran jika setelah nanti resmi dilantik dapat memberikan pendekatan ekonomi yang lebih efektif dalam periode kepemimpinannya.

“Buat saya target yang lebih tinggi itu bukan berarti tidak mungkin tercapai tetapi yang jelas untuk mencapai target yang lebih tinggi tidak bisa dengan cara-cara yang sudah-sudah. Nah jadi artinya kalau ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah tergantung pendekatannya jadi pendekatannya harus baru lebih efektif lebih manjur itu yang penting,” ucapnya.

Lebih lanjut kata Faisal meski target pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerintah ke depan juga perlu memperhatikan target penurunan kemiskinan dengan cara-cara yang tidak biasa.

“Begitu juga untuk target kemiskinan pengentasan kemiskinan jadi dengan cara-cara yang terobosan dan pada saat yang bersamaan juga memang perlu ada pendekatan bertahap memang tidak bisa langsung naik dalam satu tahun atau dalam satu tahun ada prosesnya, jadi perlu ada pendekatan-pendekatan yang berbeda tetapi lebih efektif,” tutup Rosdiana Sijabat. ** dom.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Libatkan Daerah ; Pemerintah Pusat akan Ambil Alih Izin Tambang Galian Tipe C

    Tak Libatkan Daerah ; Pemerintah Pusat akan Ambil Alih Izin Tambang Galian Tipe C

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Tri Winarno menyatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengevaluasi kemungkinan pengambilalihan kewenangan izin tambang galian C dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Wacana ini muncul usai terjadinya insiden longsor di lokasi tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat. Tri Winarno mengatakan bahwa […]

  • Momen Spesial di Tengah Porwanas XIV Banjarmasin

    Momen Spesial di Tengah Porwanas XIV Banjarmasin

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Banjarmasin,msinews.com-Di tengah kemeriahan Porwanas XIV yang berlangsung di Banjarmasin, suasana semakin hangat ketika Wakil Chef de Mission SIWO PWI Jaya, Tubagus Adhi, merayakan ulang tahunnya. Perayaan ini menjadi momen spesial yang dirayakan bersama seluruh anggota kontingen SIWO PWI Jaya, di mana semangat kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa. Tubagus Adhi, yang dikenal sebagai sosok yang penuh […]

  • Ledakan Maut di Rumah Kosong Menteng Atas, Gegerkan Warga.

    Ledakan Maut di Rumah Kosong Menteng Atas, Gegerkan Warga.

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta – Ledakan maut yang mengerikan terjadi di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Takuban Perahu, Menteng Atas, Kelurahan Setiabudi, Jakarta Selatan pada hari ini. Peristiwa tragis ini menewaskan satu orang dan satu lagi dilarikan ke puskesmas terdekat. Ledakan maut terjadi sekitar pukul 14.12 WIB siang, menyebabkan getaran keras yang dirasakan sebagian besar warga […]

  • BGN Tanggung Biaya Korban Keracunan Program MBG Diklaim Lewat BPJS

    BGN Tanggung Biaya Korban Keracunan Program MBG Diklaim Lewat BPJS

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Msinews.com– Biaya pengobatan korban keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan ditanggung pemerintah. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut ada dua skema pembiayaan yang sudah disiapkan. Dadan menjelaskan, bagi daerah yang sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), pembiayaan bisa diklaim melalui BPJS Kesehatan. “Jadi ada dua daerah yang sudah menetapkan KLB […]

  • Boyamin Tanggapi atas Panggilan Sandra Dewi ke Kejagung ‘Istri Harus Turut Bertanggung Jawab’

    Boyamin Tanggapi atas Panggilan Sandra Dewi ke Kejagung ‘Istri Harus Turut Bertanggung Jawab’

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman memberikan tanggapan terhadap pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap Sandra Dewi terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan Tata Niaga Komoditas Timah. Boyamin menegaskan panggilan terhadap Sandra Dewi merupakan langkah yang tepat dari pihak Kejagung. Baca juga : MAKI Somasi Jampidsus Buntut Dugaan Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah […]

  • Wacana Papua Timur Jadi Green Energi, Pemuda Tokoh Utama

    Wacana Papua Timur Jadi Green Energi, Pemuda Tokoh Utama

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Staf Khusus Bupati Kabupaten (Kab) Pegunungan Bintang (Pegubin) Gabriel Goa menyampaikan wacana pembentukan Papua Timur sebagai langkah strategis, energi yang berkelanjutan. Ia menyebut pemuda Pegubibn menjadi tokoh utama dalam mengujudkan visi Bupati Speiyan Bidana untuk menjadikan Provinsi Papua Timur. Gabriel mengatakan, pegunungan Bintang (Pegubin) yang meliputi daerah otonomi baru, memiliki potensi besar […]

expand_less