Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pentingnya Kolaborasi, Cellica: Program CKG dan MBG Untuk Menuju Generasi Emas

Pentingnya Kolaborasi, Cellica: Program CKG dan MBG Untuk Menuju Generasi Emas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta msinews.com- Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Cellica Nurrachadiana, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan dua program prioritas nasional, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikannya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk “CKG dan Gizi Gratis: Strategi Preventif Pastikan Generasi Indonesia Emas”, yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (7/8/2025).

Cellica menyebutkan bahwa dua mitra utama Komisi IX terkait program tersebut, yakni Kementerian Kesehatan dan Badan Gizi Nasional, memiliki peran strategis dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita, khususnya poin keempat mengenai pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan kesetaraan gender.

“Kalau membangun fisik bisa dilakukan melalui perencanaan penganggaran dan pembangunan dalam jangka waktu tertentu dan relative tidak memerlukan waktu yang lama, namun membangun sumber daya manusia butuh waktu panjang, komitmen kuat, serta kolaborasi dari semua stakeholder—akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, hingga media,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cellica menyoroti program Cek Kesehatan Gratis yang kini tengah berjalan dan telah menjangkau 16 juta masyarakat Indonesia, sedangkan target peserta didik yang akan dilaksakan CKG sebesar 53 juta peserta didik yang menjadi upaya preventif yang sangat penting dalam mendeteksi dini potensi penyakit, terutama penyakit tidak menular pada anak-anak.

“Tenaga kesehatan kita turun langsung ke sekolah-sekolah, dari SD hingga SMA/SMK, untuk memeriksa kesehatan anak-anak. Ketika ditemukan risiko penyakit, harus ada penanganan cepat tidak hanya preventif, tetapi juga kuratif dan rehabilitatif termasuk bila ditemukan penyakit pada kategori umur lainnya,” jelas mantan Bupati Karawang itu.

Menurutnya, peran Puskesmas juga menjadi sangat krusial dalam ekosistem pelayanan kesehatan primer. Namun, Cellica mencatat adanya pergeseran fungsi Puskesmas dari promotif ke kuratif seiring meningkatnya beban layanan, terutama di wilayah urban seperti Karawang, Bekasi, dan Bandung, di mana kunjungan pasien bisa mencapai 100–150 orang per hari.

“Program ini tidak akan maksimal tanpa edukasi keluarga. Misalnya, pasien hipertensi harus rutin minum obat. Jadi, keluarga perlu diedukasi agar kepatuhan pengobatan berjalan dan beban pembiayaan kesehatan nasional bisa ditekan,” tegasnya.

Selain program CKG, Cellica juga menyoroti pentingnya MBG yang menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional (BGN). Program yang menyasar kelompok prioritas seperti anak-anak usia dini (RA, PAUD), siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD.

“Tujuannya adalah agar anak-anak kita tidak hanya makan kenyang, tapi juga sehat dan bergizi seimbang. Dengan intervensi gizi yang tepat sejak dini, kita ingin mencetak generasi 2045 yang cerdas, sehat lahir batin, dan bebas stunting,” papar legislator dari Dapil Jawa Barat VII ini.

Di akhir pernyataannya, Cellica mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program CKG dan MBG sebagai fondasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kolaborasi menjadi kunci. Program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tapi seluruh elemen bangsa,” pungkasnya.** DL.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah Sumatra Didorong Jadi  Kekuatan Ekonomi Baru

    Wilayah Sumatra Didorong Jadi  Kekuatan Ekonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MEDAN,MSINEWS.COM– Kawasan Sumatra didorong agar memperkuat  integrasi ekonomi antarwilayah untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Harapan tersebut disampaikan oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat membuka Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatra di JW Marriott Hotel, Kota Medan, Sumut, Rabu (9/9/2026). Pria kelahiran Palembang,Sumatra Selatan ini menilai Sumatera memiliki modal besar berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, […]

  • Erwin Syahputra Siregar Berharap, Pesantren Harus Jadi Fondasi Peradaban dan Moral Bangsa di Era Modern

    Erwin Syahputra Siregar Berharap, Pesantren Harus Jadi Fondasi Peradaban dan Moral Bangsa di Era Modern

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MSINWS.COM– Alumni Pondok Pesantren Ahmadul Jariah,Erwin Syahputra Siregar SH, menegaskan pentingnya peran Pesantren sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya membentuk keimanan, tetapi juga karakter dan keterampilan generasi muda. Pernyataan itu dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober. Menurut Erwin yang juga seorang wartawan senior yangsaat ini menjabar Wakil Ketua Koordinatoriat Wartawan […]

  • Menkeu

    Menkeu Kunci Anggaran 50 Triliun ‘Ketidakpastian Ekonomi Global’

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali mengambil langkah tegas dengan memblokir atau mengunci anggaran kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 50 triliun pada tahun anggaran 2024. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari automatic adjustment atau penyesuaian otomatis belanja K/L untuk mengantisipasi ketidakpastian kondisi ekonomi global dan gejolak geopolitik. Kepala Biro Komunikasi […]

  • Terkait Pembatalan Tunjangan Anggota DPR RI,Ketua Fraksi Demokrat: Mohon Maaf, Kami Siap Dikritisi dan Siap Dievaluasi

    Terkait Pembatalan Tunjangan Anggota DPR RI,Ketua Fraksi Demokrat: Mohon Maaf, Kami Siap Dikritisi dan Siap Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PACITAN,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan permohonan maaf atas nama Fraksi Partai Demokrat terkait isu tunjangan anggota DPR. Ibas menunjukkan komitmennya untuk mendengarkan suara rakyat. “Kami siap dikritisi, siap dievaluasi, dan terus menjadi bagian dari aspirasi masyarakat,” ujar Ibas, menunjukkan komitmen FPD untuk senantiasa mendengarkan […]

  • Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN

    Istana Bantah Isu Mundur Sri Mulyani dan Menteri Lainnya

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, dengan tegas menanggapi isu mengenai potensi pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan beberapa menteri lainnya dari kabinet Indonesia Maju. Ari mengklaim bahwa seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju tetap solid dan berkomitmen membantu Presiden Joko Widodo hingga akhir masa jabatannya pada Oktober 2024. Baca juga: […]

  • HUT RI Ke-78, Momennya Rakyat Rindu Hidup Berkeadilan

    HUT RI Ke-78, Momennya Rakyat Rindu Hidup Berkeadilan

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Pemerintah seharusnya terus berupaya untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, energi, dan sumber daya manusia yang optimal. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPR RI Rafly Kande. Menurutnya,   sudah waktunya rakyat Indonesia untuk menikmati manfaat dari segala kebijakan yang digaungi Presiden Jokowi dalam masa jabatannya selama hampir 10 tahun terakhir. Dikatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kemerdekaan yang […]

expand_less