Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Pememerintah Diingatkan Soal Bonus bagi Timnas U-19 Setelah Juara Piala AFF

Pememerintah Diingatkan Soal Bonus bagi Timnas U-19 Setelah Juara Piala AFF

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Pemerintah diingatkan agar menyediakan bonus kepada pemain dan pelatih Timnas U-19 yang sudah bekerja keras demi menorehkan prestasi terbaik untuk Indonesia pada Piala ASEAN Football Federation (AFF). Para pemain dan pelatih telah menorehkan prestasi terbaik dan mengharumkan Indonesia di dunia persepakbolaan dunia,maka wajib harus diapresiasi dengan memberikan bonus yang layak.

“Selamat kepada Garuda Muda yang telah menorehkan prestasi terbaiknya untuk Indonesia. Sekarang giliran Pemerintah untuk menepati janji, berikan bonus yang sesuai dengan hasil kerja keras mereka,” kata AHP,demikian ia disapa, dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 keluar sebagai juara Piala AFF 2024 usai mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (29/7) malam. Menurut Andreas, keberhasilan ini patut untuk diberikan penghargaan yang setimpal karena seluruh pemain, pelatih dan tim pendukung sudah bekerja keras dan berdedikasi demi mengharumkan nama Indonesia.

“Tentu ini sudah kewajiban PSSI selaku induk sepakbola Indonesia, dan juga Kemenpora. Apalagi bagi atlet muda, bonus sangat bermanfaat untuk memotivasi pengembangan prestasi mereka,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Andreas menyebut imbalan berupa bonus bagi atlet berprestasi merupakan salah satu bentuk perhatian negara untuk kesejahteraan anak-anak muda ini. Adapun prinsip pemberian kesejahteraan bagi para atlet diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“UU No 11 Tahun 2022 sudah jelas mengamanatkan Pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan atlet. Kami meminta Pemerintah segera menindaklanjuti pemberian bonus bagi anggota Timnas U-19 karena berhasil menjadi juara Piala AFF,” jelas Andreas.

Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, kewenangan Pemerintah dalam konteks kesejahteraan atlet/olahragawan diatur dalam Pasal 20 ayat (5) huruf j. Terkait bonus bagi pemain sendiri pernah disinggung oleh manajemen Timnas Indonesia U-19, meski belum disampaikan besarannya.

Selain itu, Legislator asal dapil NTT 1 Partai PDI Perjuangan itu juga mendorong agar pemberian bonus dapat segera direalisasikan.

“Meski bonus ini bukan menjadi tujuan utama bagi atlet dalam berjuang, tapi keberhasilan Tim Garuda mengharumkan nama Indonesia harus mendapat imbalan,” ungkap Legislator dari Dapil NTT I tersebut.

Di sisi lain, Andreas menjelaskan bahwa UU Keolahragaan memiliki tujuan untuk meningkatkan pembangunan nasional dalam bidang keolahragaan dengan perencanaan yang matang, sistematis, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan. Ia lantas mengingatkan pentingnya pembibitan atlet sejak dini, termasuk lewat sekolah-sekolah.

“Maka penting sekali penyediaan infrastruktur olahraga yang merata dan memadai di setiap sekolah. Kemendikbud dan Kemenpora bisa bekerja sama dalam hal pencetakan atlet,” terang Andreas.

“Kalau perlu, kita juga bisa buat kurikulum pendidikan olahraga yang pastinya akan berguna bagi anak-anak yang punya bakat atau potensi di bidang olahraga,” sambungnya.

Andreas mengatakan, dunia pendidikan dan olahraga seharusnya dapat diselaraskan. Apalagi anak-anak memiliki bakat dan keunggulan masing-masing.

“Hari ini yang kita lihat adalah dukungan lebih banyak diberikan untuk anak-anak yang berprestasi di bidang akademik. Padahal ada kalanya anak-anak yang mungkin kurang di bidang akademik, tapi unggul di bidang olahraga. Ini yang harus dipetakan secara serius,” ujar Andreas.

Untuk itu, Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan dan olahraga berharap ada kolaborasi antara Kemendikbud dan Kemenpora dalam hal pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang olahraga. Menurut Andreas, Pemerintah bisa mencontoh negara-negara maju dalam pembibitan atlet lewat sekolah-sekolah.

“Lihat bagaimana mereka menyelaraskan dunia pendidikan dan olahraga. Perguruan tinggi berlomba-lomba merekrut memberi beasiswa atlet dari SMA-SMA yang punya banyak atlet berprestasi. Sekolah-sekolah juga jadi punya motivasi meningkatkan kualitas pendidikan olahraga mereka,” urainya.

“Itu mimpi besar kita ya, agar Indonesia punya sistem pendidikan olahraga yang optimal bagi anak-anak. Karena dari atlet-atlet berprestasi ini, nama Indonesia semakin besar di kancah internasional,” imbuh Andreas.

Andreas menyebut Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah juga stakeholder terkait perlu bersinergi dengan baik untuk mewujudkan sistem keolahragaan yang efektif.

“Kalau di kita kan seperti sendiri-sendiri aja jalannya. Harus ada sistem besar terpadu untuk membangun peningkatan kualitas keolahragaan Indonesia,” tukasnya.

“Karena pada dasarnya anak Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, hanya saja perlu diasah lebih dan diberikan ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Terkait kemenangan Timnas U-19 dalam Piala AFF, Andreas menuturkan keberhasilan ini bukan hanya sekadar trofi, namun langkah awal menuju cita-cita yang lebih besar, yaitu tampil di Piala Dunia mendatang. Ia berharap agar Timnas Indonesia U-19 tidak terlena dan terus berlatih juga berjuang.

“Jangan lengah. Teruslah berjuang dan kerja keras demi prestasi yang lebih besar. Terima kasih untuk semua pemain, pelatih, dan tim pendukung yang telah memberikan pencapaian membanggakan bagi Indonesia saat ini,” ucapnya.

“Kami dan seluruh masyarakat Indonesia akan selalu mendukung kalian. Garuda Muda teruslah terbang tinggi!” tutupnya.** DM.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba di Gedung DPR RI, Jokowi Mengenakan Pakaian Adat Tanimbar-Maluku

    Tiba di Gedung DPR RI, Jokowi Mengenakan Pakaian Adat Tanimbar-Maluku

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini ,Rabu (16/8/2023) menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara Kompleks DPR/MPR/DPD.RI pada pukul 08.35 WIB. Mengenakan busana Tanimbar,Maluku didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan disambut oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo,Ketua DPD RI, AA. LaNyalla Matalitti dan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin langsung menuju Ruang VIP,Gedung Nusantara. […]

  • Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Penebalan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako sebagai bagian dari paket stimulus yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat dan memicu pertumbuhan ekonomi mulai disalurkan bulan Juni ini. “Kita luncurkan juga di bulan Juni ini penebalan bansos, tambahan untuk mereka yang menerima sembako/BPNT, Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp200 ribu dikali dua bulan, […]

  • BKSAP DPR RI Kawal Investasi Bertanggung Jawab dalam Persoalan ASEAN-RAI

    BKSAP DPR RI Kawal Investasi Bertanggung Jawab dalam Persoalan ASEAN-RAI

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Ubud,msinews.com-Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengawal investasi bertanggung jawab, khususnya yang berkaitan dengan ruang lingkup pangan, pertanian, dan kehutanan di ASEAN atau dikenal dengan istilah ASEAN Responsible Agriculture Investment (ASEAN-RAI). Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela penyelenggaraan pertemuan multipihak kedua (second joint event) antara AIPA, […]

  • Jokowi Dukung PBNU Masuk Era Digitalisasi, Bagun Kekuatan

    Jokowi Dukung PBNU Masuk Era Digitalisasi, Bagun Kekuatan

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Jokowi  saat membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 1445 H/2023 M yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hamid, Jakarta, pada Senin, 18/9/2023 (Foto istimewa)Jakarta – Presiden Jokowi mendukung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam meningkatkan kekuatan besar Nahdliyin dengan digitalisasi sebagai pintu masuknya. “Saya setuju dan mendukung apa yang sedang dan […]

  • NTT Diguncang Gempa dengan Kekuatan Magnitudo 5,8, Tak Berpotensi Tsunami

    NTT Diguncang Gempa dengan Kekuatan Magnitudo 5,8, Tak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomai.News–Gempa Bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 5,8 pada Rabu 15 Agustus 2023 hari ini mengguncang wilayah Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan laporan dari BMKG Gempa Bumi yang mengguncang NTT tersebut terjadi pada pukul 10:54 WIB di wilayah Pantai Selatan Ende. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa Gempa Bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo […]

  • Mahkota “Maitreya” Crivijaya 

    Mahkota “Maitreya” Crivijaya 

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Noor ARTEFAK arkeologis seperti prasasti dan arca, dalam konteks ilmu komunikasi pada dasarnya merupakan alat atau media komunikasi. Oleh karena itu artefak dimaksud dapat dipandang sebagai representasi realitas ~ dalam konteks sejarah tentu mengandung pesan-pesan tentang peristiwa pada masa lampau. Arca Bodhisatva Maitreya adalah salah satu artefak arkeologis peninggalan Kerajaan Sriwijaya, yang […]

expand_less