Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Panja Biaya Pendidikan Komisi X DPR RDP dengan Pakar Pendidikan

Panja Biaya Pendidikan Komisi X DPR RDP dengan Pakar Pendidikan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menerima tiga pakar pendidikan untuk memberikan masukan dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Panja Biaya Pendidikan.

Dalam kesempatan itu Panja Biaya Pendidikan Komisi X DPR RI mengundang tiga pakar pendidikan, yakni Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D (rektor Universitas Paramadina), Prof. Dr. H. Nanang Fattah, M. Pd. (UPI Bandung), dan Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Yarsi).

Mantan wakil Gubernur Jawa Barat ini mengapresiasi masukan-masukan dari para pakar pendidikan terkait biaya pendidikan yang dipandang sangat dibutuhkan dalam Panja Biaya Pendidikan nanti.

“Masukan dari Ketiga narasumber itu bagus sekali, semakin terbuka. Karena biasanya kita bicara tentang pendidikan itu hanya yang ada di Kementerian Pendidikan, seperti tentang kurikulum, bicara tentang beasiswa, sarana dan prasarana. Tapi tadi ketiga narasumber kita menjelaskan bagaimana bahayanya kita jika tidak inves yang namanya human capital. Dimana Index human capital kita terendah di beberapa negara di Asia,” kata Dede usai RDP Panja Biaya Pendidikan di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Adapun masukan-masukan ini kata dia akan berdampak pada produktivitas generasi ke depan, yang hanya 52%. Itu artinya kita akan kalah jauh dengan berbagai negara lainnya dalam melakukan kompetisi nantinya.

“Pendidikan bukan hanya sekedar sekolah, tetapi mencari outputnya, tentang kemampuan siswa dalam mengolah pikirannya, adabnya, karakternya dan kemampuan sosial lainnya. Itu semua dimulai sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sampai perguruan tinggi.”kata Dede Yusuf.

Ketidakfokusan dukungan pemerintah itulah sehingga banyak persoalan yang muncul terkait dengan biaya-biaya pendidikan.

Nah,terkait dengan biaya pendidikan yang memang tidak ada yang murah. Menurutnya ilmu itu ada biaya, maka harus ada pengorbanan. Menjadi murah karena ada subsidi negara di dalamnya. Tetapi itu belum cukup, tapi karena yang ditanggung Negara hanya tiga puluh persen, sementara sisanya, 70 persen ditanggung oleh orang tua atau keluarga.

“Bagaimana kedepannya agar intervensi negara lebih besar lagi melalui anggaran pendidikan. Karena dari anggaran pendidikan itu, ternyata ada anggaran yang lebih besar yang dialokasikan oleh Kementerian Keuangan untuk biaya pendidikan ada di kementerian/lembaga lain dalam posisi idle . Artinya ada 100 triliun anggaran pendidikan yang tidak terpakai. Padahal sejatinya hal itu bisa digunakan untuk membiayai pendidikan tingga dan PAUD, sehingga pendidikan tidak berbiaya mahal,” paparnya.

Oleh karena itulah pihaknya bersyukur dibentuknya Panja Biaya Pendidikan ini. Sehingga bisa melihat, mendalami, dan memfokuskan semuanya terkait biaya pendidikan di negeri ini. Serta mana yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Hingga hasil dari Panja ini akan diserahkan ke pihak pemerintah dalam bentuk rekomendasi. ** DM.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Jasa EO Disorot, Kepala BGN Pastikan Demi Profesionalitas dan Efisiensi

    Anggaran Jasa EO Disorot, Kepala BGN Pastikan Demi Profesionalitas dan Efisiensi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

      Msinews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa penggunaan Event Organizer (EO) merupakan bagian dari kebutuhan strategis BGN sebagai lembaga baru yang tengah membangun sistem dan tata kelola operasional. Hal ini menjawab terkait penggunaan anggaran kisaran Rp113 miliar untuk jasa EO yang menjadi sorotan publik. “Sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk […]

  • Wamendagri Optimistis Penyaluran Tahap I Dana Otsus Papua Capai 100 Persen Pekan Ini

    Wamendagri Optimistis Penyaluran Tahap I Dana Otsus Papua Capai 100 Persen Pekan Ini

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

      Msinews.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk optimistis penyaluran tahap pertama Dana Otonomi Khusus (Otsus) di wilayah Papua akan segera tuntas dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin rapat percepatan penyaluran dana tersebut di lima pemerintah daerah, yang digelar secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (7/4/2026). […]

  • Prabowo Pangkas Masa Tunggu Haji,Ini Alasannya

    Prabowo Pangkas Masa Tunggu Haji,Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksi kan jajarannya untuk memangkas masa tunggu haji yang saat ini mencapai 26 tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pengawas Haji DPR Cucun Ahmad Syamsurijal dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di  di Hambalang, Bogor, Jawa Barat,Rabu 17 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Cucun mengatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Haji dan […]

  • Ada 9 Praksi Bakal Beri Pandangan Soal RUU APBN 2024, Berikut Nama-namanya

    Ada 9 Praksi Bakal Beri Pandangan Soal RUU APBN 2024, Berikut Nama-namanya

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–DPR RI menggelar Rapat Paripurna DPR RI membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN tahun 2024. Rencananya setiap fraksi di DPR RI akan memberikan pandangan umumnya terkait usulan RUU APBN 2024 yang diajukan pemerintah. Rapat Paripurna ini digelar di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Selasa (22/8/2023). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan diikuti […]

  • Demo AMPD di Bawaslu, Sebut Pilkada Sumsel 2024 Penuh Politik Uang

    Demo AMPD di Bawaslu, Sebut Pilkada Sumsel 2024 Penuh Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Koordinator lapangan AMPD (Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi), Januar Eka Nugraha menyatakan Pilkada Sumsel tercederai oleh “dugaan politik uang”dalam perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 Sumatera Selatan (Sumsel) yang diduga dilakukan pasangan Herman Deru-Cik Ujang. Pernyataan tersebut disampaikan saat menggelar aksi Demo di Kantor Bawaslu RI Jl. Thamrin Menteng, Jakarta Pusat Senin (9/12/2024). Ratusan […]

  • Kemnaker Periksa Kepatuhan Penggunaan TKA di PT WNI Morowali

    Kemnaker Periksa Kepatuhan Penggunaan TKA di PT WNI Morowali

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    msinews.com – Setelah melakukan pemeriksaan di kawasan Morowali Industrial Park (IMIP), Kementerian Ketenagakerjaan melalui Pengawas Ketenagakerjaan bersama Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah kembali melanjutkan pengawasan kepatuhan terhadap Norma Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Pemeriksaan kali ini dilakukan di PT WNI, Bahomotefe, Morowali, Sulawesi Tengah, pada 4–5 September 2025. Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kemnaker, Rinaldi […]

expand_less