Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ordo OFM Indonesia Gelar Seminar Kebangsaan : Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

Ordo OFM Indonesia Gelar Seminar Kebangsaan : Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com -Ordo Fratrum Minorum (OFM) Provinsi St. Michael Malaikat Agung Indonesia akan menggelar Seminar Kebangsaan dengan tema : Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis: Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan dan Tanggung Jawab Ekologis.

Diselenggarakan  dalam rangka memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 800 Tahun Kidung Segenap Ciptaan, serta 10 Tahun Ensiklik Laudato Si.

Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 08.30–14.00 WIB, bertempat di Ballroom Vinsensius Putra, Jl. Kramat Raya No. 134, Jakarta Pusat.

Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan dan Tanggung Jawab Ekologis

Dalam keterangannya, Romo Yohanes Wahyu Prasetyo OFM menyampaikan bahwa peringatan 80 tahun kemerdekaan menjadi momentum penting untuk merenungkan perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam mewujudkan keadilan sosial, sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila.

“Sebagai bangsa yang beriman, keadilan sosial dalam 80 tahun kemerdekaan Indonesia bukan hanya capaian, melainkan proyek etis dan spiritual yang terus diperjuangkan,” kata Romo Wahyu OFM dalam keterangan tertulis diterima media ini di Jakarta.

Tujuh Tujuan Utama Seminar Nasional OFM 2025.

Ditegaskan, bahwa iman dan spiritualitas agama-agama harus tetap menjadi roh yang menggerakkan bangsa dalam melahirkan kebijakan publik yang berkeadilan sosial dan ekologis.

“Gereja Katolik telah menjadi bagian integral dalam perjalanan bangsa ini, selalu hadir dan turut berkontribusi melalui kekayaan iman dan spiritualitasnya, terutama dalam isu-isu sosial dan keselamatan lingkungan hidup,” tambah nya.

Selain itu, Seminar ini bertujuan untuk mempertemukan refleksi iman, etika publik, dan perjuangan ekologis, sekaligus merumuskan arah baru yang lebih profetik dalam menyikapi krisis iklim dan kerusakan lingkungan di Indonesia.

Seminar Nasional  ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai keynote speaker dan narasumber utama, antara lain, Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Prof. Dr. Martin Harun OFM, teolog dan cendekiawan Katolik, Dr. Andreas Bernadinus Atawolo OFM, dosen dan aktivis keadilan sosial, dan Sandrayati Moniaga SH, pegiat HAM dan lingkungan hidup,serta Dr. Siti Maimunah, pakar keadilan ekologis dan perubahan iklim.

SebagI informasi, bahwa Seminar nasional ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman dengan pendekatan spiritual dan etis, serta memperkuat sinergi antara iman, kebijakan publik, dan lingkungan hidup. Adapun tujuh tujuan utama seminar ini adalah:

Pertama, merefleksikan visi kebangsaan berdasarkan sila kelima Pancasila dalam konteks 80 tahun Kemerdekaan RI.

Kedua,menilai ulang kebijakan publik di bidang kehutanan dan lingkungan hidup untuk menjamin pembangunan yang berkelanjutan dan adil.

Ketiga, menggali spiritualitas dari Kidung Segenap Ciptaan dan Laudato Si sebagai dasar etika ekologis bersama.

Keempat, menegaskan keadilan ekologis sebagai bagian integral dari keadilan sosial (ekologi integral).

Kelima, membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keberpihakan terhadap lingkungan hidup dan kaum miskin.

Keenam, merumuskan rekomendasi etik-moral dan strategis untuk perubahan gaya hidup dan arah kebijakan.

Ketujuh, menegaskan kembali komitmen bersama dan mencari cara-cara baru yang transformasional dan profetik dalam merawat bumi sebagai rumah bersama.

Spiritualitas Sebagai Fondasi Pembangunan Berkeadilan

Dalam konteks dunia yang semakin teknokratis, Romo Wahyu menekankan perlunya spiritualitas sebagai kekuatan moral untuk mengevaluasi arah pembangunan, paradigma kebijakan, dan merumuskan alternatif profetik yang membela keutuhan ciptaan dan martabat manusia.

Seminar ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi, tetapi sebagai ruang refleksi bersama antara iman, spiritualitas, kebijakan publik, dan keadilan sosial ekologis,”tulisnya.

Dalam menghadapi krisis iklim global, perusakan lingkungan hidup, dan ketimpangan sosial, seminar nasional ini menjadi salah satu inisiatif strategis untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dan spiritualitas dalam kebijakan publik dan gerakan sosial di Indonesia.

Melalui seminar ini, OFM Indonesia ingin menegaskan bahwa keadilan sosial dan keadilan ekologis adalah dua sisi dari satu panggilan iman, yang harus diperjuangkan secara bersamaan di tengah peringatan 80 tahun Indonesia merdeka.

Kegiatan refleksi ini terbuka untuk  umum, akademisi, tokoh agama, pegiat lingkungan, serta siapa saja yang peduli pada masa depan bangsa dan bumi kita bersama.** domi lewuk).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Lebih Indonesia Setelah Bertemu Peranakan Tionghoa Dari Negara Lain

    Menjadi Lebih Indonesia Setelah Bertemu Peranakan Tionghoa Dari Negara Lain

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Peranakan Tionghoa Indonesia atau keturunan Tionghoa yang lahir di Indonesia menjadi lebih Indonesia ketika bertemu dengan peranakan Tionghoa yang berasal dari negara lain. Bahkan istilah Chindo mulai diterima sebagai sikap nasionalisme. Demikian diungkapkan Selly Gouw, seorang youtuber dan Gen Z Influencer dalam bincang budaya dengan thema „Budaya Peranakan Tiongjoa Abad Ke-21, Mengulas Sejarah, Merintis Masa […]

  • BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca, Enam Pesawat Dikerahkan

    BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca, Enam Pesawat Dikerahkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meningkatkan kapasitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menambah jumlah pesawat yang dikerahkan. Total enam pesawat kini dioperasikan untuk mengantisipasi potensi hujan lebat yang diprediksi terjadi dalam sepekan ke depan. Penambahan armada dilakukan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih […]

  • Indonesia Dorong Penetapan Hari Danau Sedunia di World Water Forum ke-10

    Indonesia Dorong Penetapan Hari Danau Sedunia di World Water Forum ke-10

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Indonesia mendorong penetapan Hari Danau Sedunia dalam World Water Forum ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Penetapan Hari Danau Sedunia merupakan satu dari empat poin usulan yang dibawa Indonesia untuk bisa diangkat menjadi resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Sekretariat Panitia Penyelenggara Nasional World Water Forum ke-10 sekaligus Staf […]

  • KH Alamudin di Mata Kiai Maman: Rendah Hati dan Humanis

    KH Alamudin di Mata Kiai Maman: Rendah Hati dan Humanis

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com — Duka menyelimuti parlemen dan keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hari ini, Selasa (6/5), KH Alamudin Dimyati Rois, Anggota DPR RI sekaligus tokoh muda NU, wafat setelah beberapa hari lalu terlibat dalam insiden kecelakaan tragis di Pemalang, Jawa Tengah. Kepergian mendadak sosok yang akrab disapa Gus Alam itu mengejutkan banyak pihak, termasuk sahabat […]

  • Golkar Dinilai Lebih Cocok ke Prabowo, Berikut Penjelasan Menurut Pengamat

    Golkar Dinilai Lebih Cocok ke Prabowo, Berikut Penjelasan Menurut Pengamat

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai lebih cocok menjadi pendamping Calon Presiden (Capres) 2024 dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, Selasa (13/6/2023). Ujang Komaruddin menilai Partai Golkar lebih cocok berkoalisi dengan poros Prabowo Subianto ketimbang poros Capres dari PDIP, Ganjar Pranowo. “Kemungkinan lebih sreg ke Prabowo, […]

  • Raker dengan BNN, Legislator Kalsel Ungkap Peredaran Narkoba di Dapilnya

    Raker dengan BNN, Legislator Kalsel Ungkap Peredaran Narkoba di Dapilnya

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Dalam rapat kerja yang digelar Komisi III DPR RI dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), anggota DPR RI Aboe Bakar menyampaikan urgensi penguatan BNN untuk memperkuat pemberantasan narkoba di Indonesia. Ia menegaskan, salah satu fokus utama dari visi Presiden Prabowo Subianto adalah pemberantasan narkoba yang merusak generasi muda bangsa. “Salah satu Asta Cita Presiden Prabowo […]

expand_less