Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Ke Lumajang, Mensos Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

Ke Lumajang, Mensos Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lumajang,msinews.com -Pemberdayaan menjadi kata kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Hal ini ditegaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat berdialog dengan 294 pilar sosial di Pendopo Aria Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (30/5/2025).

“Bansos itu sementara, berdaya selamanya. Maka di era Presiden Prabowo, aspek pemberdayaan kita perkuat, agar masyarakat tidak hanya bertahan hidup, tapi bisa mandiri,” ujar Gus Ipul.

Turut hadir dalam pertemuan ini Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar, Sekretaris Daerah Agus Triyono, Ketua DPRD Oktafiyani, jajaran OPD, dan para tamu undangan.

Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan paradigma dari perlindungan sosial menuju pemberdayaan menjadi dasar terbentuknya Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat oleh Presiden Prabowo.
“Tujuannya jelas, agar bansos dan pemberdayaan berjalan seimbang. Jangan sampai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) larut menikmati bantuan, tapi semangat bangkitnya hilang,” kata dia.

Menteri Sosial juga mengajak pemerintah daerah Lumajang untuk fokus pada program-program pemberdayaan yang berbasis data. Menurutnya, keberhasilan intervensi sosial sangat bergantung pada ketepatan data, di sinilah peran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi sangat penting.

“Semua intervensi harus berbasis DTSEN. Jangan hanya berdasarkan katanya camat atau kepala desa. Kalau datanya belum tepat, perbaiki. Tapi jangan abaikan DTSEN. Ini tolong betul-betul dijaga. Ibu Bupati dan Pak Sekda adalah penentu akurasi data di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga memperkenalkan model pemberdayaan berbasis potensi lokal. Salah satunya adalah pemanfaatan pelepah pisang untuk diolah menjadi kertas bernilai ekonomi tinggi.
“Lumajang ini sentra pisang. Maka sangat cocok dikembangkan model pemberdayaan berbasis pelepah pisang,” katanya.

Usulan ini disambut baik oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Kemensos terhadap pengentasan kemiskinan di Lumajang.

“Kehadiran Gus Ipul hari ini bukan cuma membawa semangat, tapi juga solusi. Beliau datang membawa alat, pelatihan, bahkan pembeli produknya sudah disiapkan. Ini langkah konkret—pasarnya disiapkan, lalu orangnya dilatih dan dibantu,” ujar Indah.

Sebagai tindak lanjut, Kemensos akan melatih warga dari dua desa, yakni Desa Ranuyoso (Kecamatan Ranuyoso) dan Desa Klanting (Kecamatan Sukodono), untuk mengolah pelepah pisang menjadi produk yang bernilai jual.

Indah menjelaskan bahwa Lumajang memiliki lebih dari 6.000 hektare lahan pohon pisang, tersebar di wilayah Senduro, Pasirian, hingga Tempursari, termasuk di lahan-lahan Perhutani.

“Di Senduro, hampir setiap pekarangan pasti ada pohon pisang. Jadi sumber daya ini sangat potensial,” kata dia.

Lebih lanjut, Bupati Indah juga mendukung penuh upaya graduasi KPM Program Keluarga Harapan (PKH). Ia membagikan kabar gembira, bahwa satu anak KPM dari Desa Ranuyoso telah berhasil lulus sarjana, dan tahun ini akan menyusul empat anak KPM lainnya diwisuda.

“Mudah-mudahan makin banyak KPM yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada bansos,” ujarnya.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sama-sama Tim Pabrikan Aprilia, Motor Maverick Vinales dan Aleix Espargaro Berbeda

    Sama-sama Tim Pabrikan Aprilia, Motor Maverick Vinales dan Aleix Espargaro Berbeda

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Banyak yang mengira Maverick Vinales dan Aleix Espargaro menggunakan motor identik di MotoGP 2023. Namun meski sama-sama membela tim pabrikan Aprilia Racing, motor Maverick Vinales dan Aleix Espargaro ternyata berbeda. Di luar setting ergonomi atau elektronik yang pasti berbeda untuk setiap pembalapnya, ada beberapa perbedaan mendasar dari kedua motor. Perbedaan ini sengaja dibuat karena dua rider […]

  • Jadi Pejabat (Pj.) Gubernur BI, Destry Damayanti Komitmen Jaga Rupiah dan Sistem Keuangan

    Jadi Pejabat (Pj.) Gubernur BI, Destry Damayanti Komitmen Jaga Rupiah dan Sistem Keuangan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Ahad (26/7/2026) resmi menetapkan, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti sebagai Pejabat (Pj.) Gubernur Bank Indonesia. Ia menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. Adapun, penetapan Destry sebagai Pj. Gubernur BI diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Ahad (26/7/2026), sehari […]

  • KPK Dalami Kemungkinan Pembagian Jatah ke DPR dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

    KPK Dalami Kemungkinan Pembagian Jatah ke DPR dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Perkembangan terbaru mengenai kasus dugaan korupsi kuota haji di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mendalami informasi adanya tambahan kouta kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 2023 hingga 2024. Demikian yang disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo ,di Gedung Merah Putih […]

  • politisi pkb

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan. Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, […]

  • Mahasiswa FEB Unimus Edukasi Anak Indonesia di Malaysia tentang Pentingnya Menabung

    Mahasiswa FEB Unimus Edukasi Anak Indonesia di Malaysia tentang Pentingnya Menabung

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Kegiatan pengabdian internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) di Sekolah Bimbingan Migran (SBM) Kampung Bharu, Malaysia, berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif berpartisipasi, sementara guru-guru SBM Kampung Bharu menyambut hangat kehadiran tim FEB Unimus. Kegiatan ini mengusung pelatihan pembuatan celengan kreatif sebagai cara praktis menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Menurut Edy […]

  • Pemilu Mendekat

    Formappi Heran, Fraksi di DPR Tolak Klausul Gubernur ditunjuk Presiden, Ini Ulasannya:

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia atau Formappi, Lucius Karus, mengungkapkan keheranannya terhadap mayoritas fraksi di DPR yang menolak klausul gubernur Jakarta ditunjuk presiden dalam Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ). Meski RUU itu telah disetujui sebagai inisiatif DPR RI, hanya fraksi PKS yang menolak saat rapat paripurna pada 5 Desember […]

expand_less