Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggota Pansus RUU Ruang Udara Terima Aspirasi Maskapai

Anggota Pansus RUU Ruang Udara Terima Aspirasi Maskapai

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com -Dewan Perwakilam Rakyat Republik Indonesia, melalui Panitia Khusus (Pansus) DPR RI kembali melakukan Rapat Dengan Pendapat terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara, Selasa (1/7/2025) siang.

Adapun, Pansus terdiri dari lintas komisi di DPR RI, mulai komisi I, III dan V mengadakan RDP bersama maskapai penerbangan seperti Sriwijaya, Garuda dan Lion Group di Ruang Rapat Komisi XIII, Nusantara II, Kompleks Senayan.

Sementara pihak pelaku maskapai dihadiri langsung pimpinannya. Dalam kesempatan itu, para pembawa aspirasi  mengungkapkan keluhannya bahwa penataan rute udara saat ini masih belum optimal dalam mendukung efisiensi operasi penerbangan sipil.

Garuda Indonesia mencontohkan rute Jakarta-Denpasar yang harus memutar karena melintasi wilayah latihan militer sehingga menambah jarak hingga puluhan mil dan konsumsi bahan bakar ratusan kilogram.

Sedangkan pihak Lion Group yang mengoperasikan lebih dari 300 pesawat juga mengeluhkan sejumlah rute domestik yang terpaksa menghindari wilayah terbatas dan memperpanjang jarak tempuh.

Kondisi tersebut dinilai mempengaruhi biaya operasional yang saat ini didominasi harga bahan bakar sebesar 35 hingga 40 persen.

Untuk itu maskapai mendorong adanya pengaturan yang lebih fleksibel melalui RUU pengelolaan ruang udara termasuk penerapan skema fleksibel use of airspace pada kondisi damai.

“Selain untuk efisiensi, penataan ulang ruang udara juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menurunkan harga tiket bagi masyarakat,” ucap Presiden Direktur Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi.

Ia mencontohkan penerbangan Jakarta ke Makassar saat ini tidak bisa langsung lurus karena harus memutar melewati ke Semarang.

“Kalau kita bicara Jakarta ke Makassar, tidak bisa kita tarik garis lurus dari Jakarta langsung ke Makassar. Kita harus terbang dulu Jakarta-Semarang, Semarang baru pindah ke atas, dampaknya adalah harga tiket yang menjadi mahal,” sambungnya.

Dalam pemaparannya, maskapai juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi hub penerbangan internasional, seperti di Medan, Batam, dan Pontianak, jika pengelolaan ruang udara diatur lebih terpadu dan strategis.

Anggota Pansus dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical mengungkapkan RUU Ruang Udara ini sangat penting khususnya efisiensi pada tarif penerbangan karena bermanfaat bagi masyarakat.

“Bukan cuma sekadar efisien, tapi berkontribusi juga untuk lingkungan. Sehingga pengelolaan ruang udara ini menjadi payung aturan yang mungkin bisa dilaksanakan oleh teman-teman maskapai untuk menciptakan penerbangan yang efisien, yang secure, danmemberikan dampak positif kepada manusia dan lingkungan,” tutur Deng Ical.

“Juga lebih murah, lebih adaptif, lebih family, artinya masyarakat bisa merasakan perbedaan setelah ada aturannya dengan sebelumnya,” sambung legislator asal Sulawesi Selatan ini.**

Editor : tim redaksi

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Cairkan Anggaran Rp32,1 Triliun dalam Setengah Bulan untuk Pogram MBG

    BGN Cairkan Anggaran Rp32,1 Triliun dalam Setengah Bulan untuk Pogram MBG

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mencairkan anggaran Rp32,1 triliun dalam waktu satu setengah bulan untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut pencairan tersebut sebagai yang terbesar dalam sejarah pemerintahan Indonesia dalam periode waktu secepat itu. “Hari ini badan gizi sudah mencairkan Rp 32,1 […]

  • Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia buka-bukaan reaksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pasca mengetahui bahwa Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Oktober 2022 lalu. Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa di WTO perihal larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkankan pada tahun 2019. Menteri Bahlil menyatakan bahwa, pasca […]

  • BP Taskin Nilai Sekolah Rakyat Sangat Strategis, Selesaikan Dua Masalah Sekaligus

    BP Taskin Nilai Sekolah Rakyat Sangat Strategis, Selesaikan Dua Masalah Sekaligus

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto memiliki tujuan utama memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan. Saking strategisnya, BP Taskin bahkan menyebut Sekolah Rakyat yang dijalankan Kemensos sebagai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis. “Karena ini sangat strategis memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan, kami anggap ini sesuatu yang sangat prioritas seperti […]

  • IPO 2025: Agar Berfungsi Optimal, Pengelolaan Zakat dan Wakaf Perlu Kementerian Tersendiri

    IPO 2025: Agar Berfungsi Optimal, Pengelolaan Zakat dan Wakaf Perlu Kementerian Tersendiri

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pengelolaan Zakat dan Wakaf saat ini dinilai belum terintegrasi dengan baik. Dampaknya, keempat instrumen ekonomi Islam tersebut belum dapat berfungsi lebih optimal dalam pemberdayaan ekonomi umat, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan sosial yang lebih merata. Bahkan jika memungkinkan, pengelolaan zakat dan wakaf sebaiknya berada di bawah kementerian tersendiri. Hal ini diungkapkan dalam acara Islamic […]

  • Paus Fransiskus akan Kunjungi Indonesia Bulan September 2024

    Paus Fransiskus akan Kunjungi Indonesia Bulan September 2024

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024. Menag menegaskan pemerintah sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari otoritas Vatikan terkait rencana kedatangan Paus Fransiskus. “Berdasarkan surat dari Vatikan yang diterima pemerintah Indonesia, Paus Fransiskus akan hadir pada 3 September 2024. Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi bangsa Indonesia,” […]

  • Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakartya,msinews.com-Rancangan Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) dinilai terlalu terburu-buru dan belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation). Selain itu, belum menunjukkan adanya kekhususan yang ada untuk kota Jakarta di setiap pasalnya. Demikian kata Anggota Badan Legislasi DPR RI Ansory Siregar. “Fraksi PKS berpendapat (RUU DKJ) belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna ya, belum […]

expand_less