Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Timwas Haji DPR Tanya Soal Haji Backpacker Meninggal di Mina

Timwas Haji DPR Tanya Soal Haji Backpacker Meninggal di Mina

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madinah, Arab Saudi ,msinews.com-Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menggelar rapat bersama Kementerian Agama (Kemenag) di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, Arab Saudi. Rapat ini diadakan untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 dan membahas berbagai isu terkait haji, mulai dari kesiapan kepulangan Jemaah haji Indonesia ke Tanah Air, termasuk kuota tambahan dan maraknya haji ilegal.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, dalam rapat tersebut menyoroti masalah haji ilegal yang semakin marak. Menurutnya, fenomena ini merupakan dampak dari praktik oknum travel nakal yang menyebabkan banyak warga menjadi korban.

“Visa itu yang mengurusi Dirjen Haji dan Umroh, jadi ini warga kita. Saya tidak memandang ini legal atau ilegal, tapi rakyat kita jadi korban. Saya tidak terima,” tegas Abdul Wahid, di Daker Madinah, Arab Saudi.

Abdul Wahid juga menyinggung video viral yang menunjukkan banyak jemaah meninggal dan tergeletak di pinggir jalan di Mina. Ia mempertanyakan apakah di antara mereka ada jemaah backpacker dari Indonesia yang mendapatkan visa non-haji.

“Itu mungkin jemaah di luar kita, tapi mungkin nggak karena disebutkan adalah jemaah backpacker yang meninggal di jalan-jalan? Apakah ada? Saya justru kalau mereka terjadi seperti itu, rata-rata yang memberikan visa non-haji ini harus bertanggung jawab,” kata Abdul Wahid.

Lebih lanjut, Abdul Wahid menekankan pentingnya tanggung jawab pemerintah terkait isu ini dan meminta Kemenag untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi guna mengatasi masalah visa ziarah menjelang musim haji.

“Kalau kita setop di Indonesia, tapi Arab Saudi memberikan peluang, sejauh mana negosiasi lagi tadi yang disampaikan oleh Pak Iskan, kita harus keras,” tuturnya.

Rapat evaluasi ini juga dihadiri oleh Anggota Timwas DPR RI Ace Hasan Syadzily (Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar), Abdul Wahid (Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Gerindra), Muhammad Ali Rida (Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar), Arteria Dahlan (Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP), dan Ina Ammania (Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PDIP). Dari pihak Kemenag, hadir Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Hilman Latief beserta jajarannya.

Selama rapat, sejumlah isu penting terkait pelaksanaan haji dibahas secara mendalam. Salah satunya adalah pengalihan 10 ribu kuota tambahan untuk haji khusus yang dinilai menyalahi aturan. Anggota Timwas Haji DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, mengkritik keras keputusan Kemenag yang dianggap bertentangan dengan hasil Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dan Keputusan Presiden No 6 tahun 2024 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa alokasi kuota tambahan ini seharusnya diperuntukkan untuk mengurangi daftar tunggu haji reguler yang mencapai 5,2 juta orang. Ia juga menyayangkan keputusan Kemenag yang mengubah kebijakan secara sepihak tanpa melalui proses pembahasan di DPR RI.

“Kementerian Agama tidak bisa mengambil kebijakan sepihak karena pasti akan berdampak kepada penggunaan anggaran, jumlah petugas, dan pengaturan lainnya yang telah disepakati bersama dalam Raker Komisi VIII DPR RI dan hasil Panja Biaya Haji,” jelas Ace.

Dengan adanya berbagai isu yang dibahas dalam rapat tersebut, Timwas DPR RI mendesak Kemenag untuk segera mengkaji ulang kebijakan terkait kuota tambahan dan melakukan tindakan tegas terhadap praktik haji ‘ilegal’ guna memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat. ** sipres.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cari Destinasi Tempat Wisata yang Paling Cocok Bersama Keluarga Tersayang, Kunjungi Taman Batu Purwakarta

    Cari Destinasi Tempat Wisata yang Paling Cocok Bersama Keluarga Tersayang, Kunjungi Taman Batu Purwakarta

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Purwakarta,msinews.com – Bagi kamu yang sedang mencari tempat Wisata tak usah khawatir lagi, kunjungi Taman Batu Purwakarta. Objek Wisata Taman Batu Purwakarta ini, tempat paling cocok dikunjungi bersama keluarga tercinta saat berlibur. Wisata yang berada di salah satu wilayah Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, yakni Taman Batu ini. Ternyata tempat paling populer dan banyak diminati […]

  • Pangdam II Sriwijaya Panen Raya Singkong di Lubuklinggau

    Pangdam II Sriwijaya Panen Raya Singkong di Lubuklinggau

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, msinews.com – Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI M Naudi Nurdika bersama Pj Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansah serta Dandim 0406 Lubuklinggau Letkol Inf Arie Prasetyo Widyo Broto. Turut pula menyertai Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Bobby Kusumawardhana S.I.K, Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi Sik hinga Ketua Persit KCK PD II/Sriwijaya Ny Rika Naudi Nurdika, […]

  • Debat Kedua Pilgub 2024,  KPU Sumsel Angkat Tema Ini

    Debat Kedua Pilgub 2024,  KPU Sumsel Angkat Tema Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Penyelarasan kebijakan pusat-daerah jadi tema debat kedua oleh para pasangan calon pilgub Sumsel 10 November 2024. “Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan penyelarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi salah satu tema debat publik kedua Pilkada 2024,” kata komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Handoko di Palembang, Sabtu,(9/11/2024). Dilansir dari Antaranews,debat calon kepala daerah […]

  • Tok-tok.. MK Perpanjang Masa Jabatan Pimpinan KPK Menjadi 5 Tahun

    Tok-tok.. MK Perpanjang Masa Jabatan Pimpinan KPK Menjadi 5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,InfomsiNews–Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan putusan nomor 112/PUU-XX/2022 mengenai perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK menjadi lima tahun ber laku juga untuk pimpinan KPK saat ini. MK meminta Presiden segera menerbitkan surat keputusan perpanjang jabatan pimpinan KPK. “Dalam konteks perkara a quo, oleh karena dalam pertimbangan hukum putusan MK nomor 112/PUU-XX/2022 adalah untuk menjawab masa jabatan pimpinan […]

  • Bangsa dan Gereja yang Terluka

    Bangsa dan Gereja yang Terluka

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 313
    • 0Komentar

    “Siapa yang menembak mati pilot Egon Irawan dan Co-Pilot Baskoro Adi Anggoro pada 11 Februari 2026 di Boven Digul?” Oleh Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman Wajah militer Indonesia di Tanah Papua Barat digambarkan dengan jelas dan terang oleh alm. Frans Lieshout, OFM tentang pengalamannya sekitar 62 tahun silam tepatnya pada 1 Mei 1963. “Saya sempat […]

  • Gubernur Kaltim Janji Perjuangkan Status SHM Warga Perumahan Korpri Loa Bakung

    Gubernur Kaltim Janji Perjuangkan Status SHM Warga Perumahan Korpri Loa Bakung

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berjanji mencari jalan keluar atas persoalan status kepemilikan rumah warga Perumahan Korpri Loa Bakung. Warga Loa Bakung saat ini diketahui masih mengantongi Hak Guna Bangunan (HGB) dan berharap status tersebut dapat ditingkatkan menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Menurut Rudy, Perumahan Korpri Loa Bakung merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. […]

expand_less