Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Meningkatnya Kecelakaan Transportasi Studi Tour, Karena Tanpa Pengawasan

Meningkatnya Kecelakaan Transportasi Studi Tour, Karena Tanpa Pengawasan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com- Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Meningkatkan Keselamatan Transportasi Study Tour”.

Kegiatan rutin KWP ini dilaksanakan pada Kamis (6/6/2024) bertempat di Ruang PPID, Gedung Nusantara I,Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat,menghadirkan pembicara antara lain, Anggota Komisi V DPR, Syahrul Aidi Maazat, Pengamat Transfortasi, Deddy Herlambang (Masyarakat Transportasi Indonesia/MTI),dan Praktisi Media, Andus Simbolon.

Dalam pemaparannya, Syahrul mengatakan bahwa pemberian dispensasi atau keringanan yang berlebihan oleh pihak berwenang pada bus pariwisata merupakan penyebab utama tingginya angka kecelakaan dalam kegiatan studi tour sejak beberapa tahun terakhir.

Ia menilai, tingginya angka kecelakaan tersebut terlihat dari data yang menunjukkan dalam dua tahun terakhir saja terjadi 15 kecelakaan pada bus pariwisata. Adapun Bus tersebut disewa tanpa pengawasan yang ketat dari sisi aspek keselamatan.

Terkini katabdia, yang paling tragis adalah kecelakaan studi tur SMPN 3 Depok yang menewaskan 11 orang akibat rem blong dan spesifikasi kendaraan yang bermasalah.

“Dari 67 bus pariwisata yang sempat diperiksa oleh Kementerian Perhubungan baru-baru ada 12 bus yang masa berlaku KIR-nya habis dan ada sembilan bus yang tidak diperpanjang dan bahkan palsu,” kata Syahrul.

Politis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat mengkhawatirkan sehingga tidak aneh kalau kecelakaan pada bus pariwisata sering berulang dengan penyebab yang kurang lebih sama.

“Jadi, bentuk dispensasi yang berlebihan pada bus pariwisata terlihat ketika kendaraan itu tidak menjalani ramp check saat akan melakukan operasi.”

Anggota Komisi V DPR RI menilai ada juga keengganan aparat kepolisian maupun dinas perhubungan untuk melakukan pengecekan di lapangan ketika bus pariwisata tersebut dioperasikan oleh pemilik pengelola.

Nah, kondisi yang demikian membuat bus tersebut lolos dari pengawasan selain tidak masuk terminal tertentu untuk pengecekan sehingga berpotensi mengalami kecelakaan.

“Sebenarnya sudah ada Peraturan Menteri Perhubungan tentang wajibnya kendaraan itu untuk dilakukan KIR. Hanya saja saya melihat aturannya tidak tegas termasuk juga soal koordinasi,” kata Syahrul.

Sementara itu, pengamat transportasi, Dedi Herlambang mengakui selama ini pengawasan operasi bus pariwisata dari Dinas Perhubungan lemah.

Menurutnya, aspek keselamatan seperti rem pada bus wisata tidak diperiksa yang seharusnya dilakukan setiap enam bulan. Dedi juga mengakui banyaknya perlakuan istimewa terhadap bus pariwisata membuat kecelakaan kian tinggi dalam kegiatan studi tur pelajar.

“Kita seperti kucing-kucingan dengan maling pak. Bus pariwisata tidak masuk terminal. Pelatnya di kota lain, operasinya juga di wilayah lain,” sesalnya.

Sedangkan praktisi media Andus Simbolon memberikan catatan terkait peristiwa bus pariwisata yang merenggut nyawa para pelajar tersebut karena kelalaian manajemen pengelolaan sarana transportasi dan instansi terkait.

“Nah bagi saya ini harus menjadi catatan tersendiri buat pemerintah bagaimana peristiwa-peristiwa yang mati sia-sia ini jangan terulang kembali . Komisi V DPR RI telah menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini terdapat 12 dari 67 bus pariwisata itu tidak layak namun dipaksa beroperasi oleh pemiliknya.” sesal Andus. * dom.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Praperadilan Karen Agustiawan

    Sidang Praperadilan Karen Agustiawan Ditunda, Buntut KPK Molor

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sidang perdana praperadilan pemohon Karen Agustiawan dan termohon Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) tertunda santu Minggu buntut lembaga antiraswah molor waktu. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan semula menjadwalkan Senin 16/10/2023 namun harus mebuat agenda kembali pada Rabu 25/10/2023. Sidang Praperadilan Karen, hari itu seharusnya mencakup pemeriksaan Surat Kuasa dan pembacaan permohonan oleh kuasa […]

  • Mensos dan Wamensos Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

    Mensos dan Wamensos Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Inspektur […]

  • Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, William Yani Wea Pertegas 5 Poin Sikap

    Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, William Yani Wea Pertegas 5 Poin Sikap

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 162
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Keadilan dan Kebijakan Publik yang sekaligus juga merupakan Ketua Umum Serikat Pekerja Informal, Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP IMPPI), William Yani Wea, menolak pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) Kompol Cosmas Kaju Gae. Hal ini beralasan menyusul pertimbangan tentang keadilan, profesionalisme dan perlindungan aparat yang mengabdi. “Kami, […]

  • Perkuat Diplomasi Pertahanan, Kasad Jalin Kemitraan Strategis dengan Tentara Rakyat Vietnam

    Perkuat Diplomasi Pertahanan, Kasad Jalin Kemitraan Strategis dengan Tentara Rakyat Vietnam

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Hanoi,msinews.com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan resmi dan pertemuan bilateral dengan _Chief of the General Staff Vietnam People’s Army_, General Nguyen Tan Cuong, di Hanoi, Senin (19/5/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama militer antara TNI Angkatan Darat dan Tentara Rakyat Vietnam. Pertemuan […]

  • Pembangunan Gedung Sekolah SMA Unggul Garuda Di Konawe Selatan Capai  87,58 Persen

    Pembangunan Gedung Sekolah SMA Unggul Garuda Di Konawe Selatan Capai  87,58 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    KONSEL,MSINEWS.COM-Pemerintah terus mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan hampir selesainya pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, yang dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis sains, teknologi, dan inovasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, […]

  • Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat: Tekan Angka Putus Sekolah dengan Permudah Akses Layanan Pendidikan

    Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat: Tekan Angka Putus Sekolah dengan Permudah Akses Layanan Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat, S.S. M.Mmengimbau agar tekan angka putus sekolah dengan berbagai upaya yang mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan pendidikan. “Angka putus sekolah harus ditekan serendah-rendahnya. Setiap anak bangsa didorong untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya untuk mewujudkan bangsa yang berdaya saing,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat […]

expand_less