Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Wamen BUMN Beberkan ada Komplain Siemens soal LRT Buatan INKA.

Wamen BUMN Beberkan ada Komplain Siemens soal LRT Buatan INKA.

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, InfomsiNews–Pengerjaan proyek pembangunan LRT Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (LRT Jabodebek) rupanya menyisakan sejumlah masalah. Waktu penyelesaian molor hingga biaya investasinya yang membengkak cukup besar akibat beberapa kesalahan teknis.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo membeberkan ada beberapa kesalahan teknis yang mungkin tidak perlu terjadi apabila perencanaan dilakukan dengan matang dan terkoordinir antar-pihak. Pasalnya perbedaan spesifikasi pada masing-masing rangkaian kereta ringan berjumlah 31 unit trainset yang dibuat PT INKA (Persero).

Kartika mengungkapkan akibat perbedaan spesifikasi pada trainset membuat sistem perangkat lunak (software) harus diperbaiki, sehingga dampak pada biaya dikeluarkan menjadi lebih tinggi.

Siemens, kontraktor menggarap software development mengaku ikut terkena getahnya karena ongkos pengembangan perangkat lunak LRT membengkak. Perusahaan asal Jerman ini pun sampai melayangkan protes terkait masalah spesifikasi kereta LRT buatan Madiun ke Kementerian BUMN.

“Siemens suatu hari call meeting, komplain sama saya. ‘Pak ini software-nya naik cost-nya’ ‘Kenapa?’ ‘Spek (spesifikasi) kereta INKA-nya ini, baik dimensi, berat, maupun kecepatan dan pengeremannya berbeda-beda satu sama lain’,” ungkap Tiko menirukan percakapannya dengan pihak Siemens dikutip Kompas pada Kamis, (3/8/2023).

Lebih lanjut Tiko mengatakan akibat spesifikasi yang berbeda-beda dan sulit diintegrasikan dengan software milik Siemens, membuat kereta LRT kala itu tidak bisa berhenti tepat di peron stasiun.

Tiko menyebut seharusnya setiap rangkaian kereta yang tanpa masinis itu harus berhenti sejajar antara gate di stasiun dan pintu kereta. Menurutnya karena perangkat lunak LRT Jabodebek perlu disesuaikan kembali agar memiliki toleransi yang mampu membuat masing-masing rangkaian kereta berbeda spesifikasi itu bisa berhenti pada posisi yang sama.

“Jadi 31 kereta itu beda spek semua. Jadi software-nya mesti dibikin toleransinya lebih lebar, supaya bisa men-capture berbagai macam dari spek itu,” jelasnya.

Tiko mengucapkan bahwa koordinasi amburadul bisa menjadi kesalahan kordinasi antara pihak yang menggarap proyek. Ia menganggap hal tersebut menjadi tantangan yang harus diperbaiki ke depannya

“Karena prasarananya waktu dibangun tidak ngobrol dengan spek sarananya. Di Indonesia banyak terjadi begini. Tapi ya itulah, bagian dari belajar, ini harus kita beresin satu-satu,” kata Tiko

Sementara untuk perancang software development kata Tiko digarap oleh Siemens, dan infrastruktur persinyalan dikerjakan oleh PT Len Industri (Persero). Ia menganggap tidak ada integrator atau penghubung antar-keempat pihak tersebut.

“Karena prasarananya waktu dibangun tidak ngobrol dengan spek sarananya. Di Indonesia banyak terjadi begini. Tapi ya itulah, bagian dari belajar, ini harus kita beresin satu-satu,” kata Tiko.

Namun dari banyaknya komponen yang terlibat dalam proyek, sambung Tiko, tidak ada integrator atau penghubung antar-keempat pihak tersebut. Alhasil, setiap komponen bekerja masing-masing tanpa sistem integrator.

“Di semua proyek besar itu ada sistem integrator, tapi ini enggak ada. Jadi semua komponen proyek itu berjalan liar tanpa ada integrator di tengah,” ucap dia.

Penjelasan INKA Senior Manager Humas dan Perwakilan PT INKA Agung Dwi Cahyono menegaskan, pihaknya telah membuat kereta LRT Jabodebek sesuai dengan spesifikasi teknis dari operator LRT Jabodebek yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

“INKA selaku produsen LRT Jabodebek adalah produk yang kami serahkan ke PT KAI telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang diterbitkan oleh PT KAI,” ujar Agung

Namun dia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai spesifikasi sistem LRT Jabodebek yang dikomplain oleh Siemens.

Sekedar diketahui pengerjaan fisik dan prasarana LRT Jabodebek melibatkan empat kontraktor 3 diantaranya dari BUMN dan 1 perusahaan asing. Keempat perusahaan antara lain PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor pembangunan lintasan rel, stasiun, serta sarana pendukungnya, lalu PT INKA (Persero) sebagai produsen trainset kereta ringan.

Pengerjaan fisik dan prasarana LRT Jabodebek melibatkan empat kontraktor utama yang terdiri dari 3 BUMN dan 1 perusahaan asing. Keempat perusahaan tersebut antara lain PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor pembangunan lintasan rel, stasiun, serta sarana pendukungnya, lalu PT INKA (Persero) sebagai produsen trainset kereta ringan. Sementara untuk perancang software development digarap oleh Siemens. Terakhir untuk infrastruktur persinyalan dikerjakan oleh PT Len Industri (Persero). (**)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Fokus Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Dan Berkelanjutan, Kebijakan Fiskal 2025

    Pemerintah Fokus Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Dan Berkelanjutan, Kebijakan Fiskal 2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta,msimewa.com – Pemerintah menyampaikan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 20 Mei 2024.  Adapun, KEM PPKF 2025 disusun pada masa transisi dari pemerintahan saat ini untuk pemerintahan selanjutnya dan mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Dalam siaran persnya, Kementerian Keuangan RI menyatakan, […]

  • Aksi Masa Geruduk PT. Bank UOB, Udut Duit Rp21 Miliar Digelapkan

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Aksi masa Bakornas Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Pengurus Besar HMI geruduk kantor pusat PT. Bank UOB Indonesia Jl. Tamrin Jakarta Pusat. Mereka mendesak agar kasus pengelapan uang tabungan deposito Rp.21 M milik nenek bisa dipertanggungjawabkan. Para aksi menyatakan persekongkolan kejahatan perbankan di Bank UOB terjadi secara terstruktur dan sistemik. Tak cukup sampai […]

  • Tinta Emas buat Polda Sumsel: Capai Penghargaan Reformasi Birokrasi Polri WBK WBBM Versi Musrenbang Polri 2024

    Tinta Emas buat Polda Sumsel: Capai Penghargaan Reformasi Birokrasi Polri WBK WBBM Versi Musrenbang Polri 2024

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) Polri 2024 berlangsung di The St Regis Jakarta, Rajawali Place Jl HR Rasuna Said Kav. B/4 Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (08/07/), menjadi momen spesial bagi jajaran Polda Sumatra Selatan (Sumsel). Dalam Musrenbang tersebut, Polda Sumsel berhasil meraih beberapa penghargaan pembangunan Zona Integritas Reformasi Birokrasi Polri […]

  • Fit4Care 2026 Padukan Olahraga dan Aksi Sosial di Sentul City

    Fit4Care 2026 Padukan Olahraga dan Aksi Sosial di Sentul City

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 379
    • 0Komentar

    BOGOR,MSINEWS.COM- Lebih dari 1.000 orang mengikuti Fit4Care-Miles of Hope 2026 yang diselenggarakan Profesional dan Usahawan Katolik (Pukat) Keuskupan Sufragan Bogor di Sentul City, Sabtu (12/9/2026). Ajang tersebut tidak semata-mata mengajak masyarakat berolahraga. Fit4Care juga membawa misi sosial dengan menghubungkan aktivitas kebugaran dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketua Umum Pukat Bogor Monica Kusjanti menyebut respons […]

  • Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

    Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JENEWA,MSINEWS.COM — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berada di Jenewa, Swiss, membawa pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kehadiran negara dalam melindungi pekerja Indonesia, termasuk awak kapal perikanan yang bekerja di sektor berisiko tinggi. Pesan tersebut akan ditegaskan Menaker dalam rangkaian Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-114, salah satunya melalui agenda penyerahan instrumen […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1446H/2025 M jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Sabtu (29/3/2025). “Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025,” ujar Menag […]

expand_less