Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Edi Permadi, Tenaga Profesional Lemhanas

DUNIA transportasi Indonesia kembali berduka. Bus yang mengangkut pelajar SMA asal Depok kembali mengalami kecelakaan di daerah Subang, Jawa Barat. Kecelakaan ini menelan korban jiwa, 11 orang meninggal. Saat ini Polisi dan pihak terakait masih sedang melakukan penyelidikan dari kecelakaan tersebut.

Di sisi lain, tentu saja ada sejumlah hal yang sudah bisa terlihat dan harus mendapat perhatian untuk perbaikan.

Kondisi jalan terlihat cukup baik walaupun perlu ada peningkatan secara khusus terkait dengan adanya rambu sebelum turunan agar para pengendara bisa mengantisipasinya. Dengan adanya rambu misalkan turunan atau belokan tajam, pengendara bisa mengurangi kecepatan maksimum, penggunaan gigi rendah sebelum masuk ke jalan menurun.

Aspek lainnya adalah kondisi kendaraan dan kompetensi serta kesehatan/ kesiapan supir. Dalam hal ini ada yang perlu ditekankan berkaitan dengan kemampuan dan kompetensi supir dalam melakukan antisipasi kondisi darurat dan juga antisipasi keamanan dari kendaraan sebelum dikendarai.

Kami melihat bahwa kemampuan devensive driving perlu ditingkatkan atau dimiliki oleh pengemudi kendaraan umum. Kemampuan defensive driving adalah pengecekan list keamanan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Bila salah satu dari sistem keamanan kendaraan tidak berfungsi maka segera melakukan perbaikan atau menunda perjalanan.

Kemampuan pengendara perlu juga ditingkatkan untuk dapat mengendalikan kendaraan truck atau bis. Dalam konteks rem ada tiga sistem pengereman dalam truck maupun bis. Pertama, ada hidrolik, kedua Air Over Hydraulic (AOH), dan ketiga Full Air Brake (FAB). Untuk tipe sistem hidrolik yang memakai minyak rem. Tentu gaya pengeremannya tergantung pada pijakan kaki, baik kuat atau lemahnya. Sistem hidrolik juga sering dibantu dengan booster. Kemudian karena memakai cairan, pengecekan kebocorannya juga lebih mudah.

Sistem rem kedua adalah AOH, di mana sistem ini gabungan dari hidrolik dan pneumatic (udara). Sistem pneumatic menekan piston silinder yang nantinya menekan kampas rem secara hidrolis. Namun, masalah dari sistem AOH ini adalah ketika sistem hidrolisnya bocor, maka rem akan blong. Oleh karena itu, muncul sistem pengereman ketiga yakni FAB atau semuanya sudah menggunakan udara bertekanan tinggi.

Selain dari sistem rem tersebut, defensive driving adalah kompetensi untuk mengurangi kecepatan dengan menurunkan ke gigi lebih rendah dan tetap mengendalikan stir pengemudi.

Dari sisi penegakan compliance untuk kendaraan umum dan kendaraan beresiko tinggi perlu ditingkatkan. Pengemudi dapat menolak bila ketika pengecekan kendaraan ditemukan kondisi tidak aman. Pemegang izin atau Perusahaan wajib untuk menjaga kendaraan dalam kondisi aman dan layak beroperasi. Proses penegakan hukum berkaitan dengan compliance sangat perlu ditegakkan untuk menghindari fatality atau korban berikutnya.

Terakhir adalah penggunaan rem tangan dan juga kemampuan pengemudi untuk memahami. Itu semua juga menjadi bagian dari mengendalikan kendaraan selama salah satu dari sistem tidak berfungsi secara tiba-tiba pada saat berkendara.

Sebagai mahluk Tuhan selain dari kemampuan pengecekaan sebelum berkendara, memiliki kemampuan defensive driving kita tetap berdoa agar terus dilindungi secara aman dan selamat sampai tujuan. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasad Hadiri Panen Raya oleh Presiden, Bentuk Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Kasad Hadiri Panen Raya oleh Presiden, Bentuk Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Majalengka – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri kegiatan panen raya padi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025). Panen raya ini juga dilaksanakan serentak di 14 Provinsi dan 157 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memperkuat terwujudnya program ketahanan […]

  • Paus Fransiskus akan Kunjungi Indonesia Bulan September 2024

    Paus Fransiskus akan Kunjungi Indonesia Bulan September 2024

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024. Menag menegaskan pemerintah sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari otoritas Vatikan terkait rencana kedatangan Paus Fransiskus. “Berdasarkan surat dari Vatikan yang diterima pemerintah Indonesia, Paus Fransiskus akan hadir pada 3 September 2024. Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi bangsa Indonesia,” […]

  • Kejagung Geledah GoTo, Kasus Korupsi Chromebook Rp10 T Memanas!

    Kejagung Geledah GoTo, Kasus Korupsi Chromebook Rp10 T Memanas!

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengintensifkan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam proyek pengadaan jutaan unit perangkat Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019 hingga 2022. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar memastikan tim penyidik telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting melalui penggeledahan. “Penyidik memang telah melaksanakan serangkaian penggeledahan […]

  • Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang  Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

    Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pemerhati telematika terkemuka, Roy Suryo, mengangkat isu yang krusial terkait dengan integritas Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses Pemilu 2024. Dalam sorotannya, Roy Suryo menekankan perlunya pemeriksaan dan audit forensik terhadap teknologi informasi yang mendasari Sirekap. 1. Perlunya Audit Forensik Total pada Sirekap Saat […]

  • Kapolda Sumsel Sikapi Illegal Drilling, Pemprov Sumsel Sepakati Bentuk Satgas

    Kapolda Sumsel Sikapi Illegal Drilling, Pemprov Sumsel Sepakati Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Marak kasus illegal drilling di Provinsi Sumsel, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin hingga berdampak banyak korban jiwa masyarakat, menyita perhatian Polda Sumsel dan Pemprov Sumsel. Pj Gubernur Sumsel Elen Setiyadi setuju dibentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus menanggani kasus illegal drilling secara komprehensif. Persiapan pembentukan Satgas akan dilakukan pada Rabu (24/07), dengan mengundang […]

  • Ketua Yayasan MSI,Rivano Osmar : Pemerintah Harus Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Pendidikan Layak

    Ketua Yayasan MSI,Rivano Osmar : Pemerintah Harus Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Pendidikan Layak

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Permasalahan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 menuai sorotan publik termasuk Ketua Yayasan Mitra Sejahtera Indonesia (MSI), Rivano Osman. Lulusan ekonomi Universitas Indonesia ini meminta agar permasalahan yang terjadi di semua daerah itu diselesaikan dengan baik-baik. Pernyataan Rivano merespon masalah yang terjadi di lembaga penyelenggara pendidikan pasca penerapan sistim PPDB tahun 2023 mencuat di publik. […]

expand_less