Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Perempuan ICMI Siap Dukung Program Unggulan Presiden RI Terpilih

Perempuan ICMI Siap Dukung Program Unggulan Presiden RI Terpilih

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyatakan siap mendukung program unggulan Presiden Republik Indonesia yang sudah sah terpilih untuk periode mendatang, khususnya Program Makan Siang dan Susu Gratis bagi siswa sekolah karena diyakini akan membantu perkembangan anak dengan kecukupan gizi.

“Program Makan siang dan susu gratis ini sangat bagus dampaknya untuk perkembangan anak khususnya siswa sekolah, sehingga diharapkan ke depan anak Indonesia menjadi manusia unggul dan berkualitas,tidak ada lagi gizi buruk,” demikian dipaparkan Ketua DPP Perempuan ICMI, Dra Welya Safitri MSi dalam Halal Bihalal keluarga besar Perempuan ICMI bersama SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat), Inkowapi (Induk Koperasi Pengusaha Indonesia) dan Bank BTN, yang bertemakan; Silaturahmi memperkuat persaudaraan dan jaringan ekonomi sesama ummat pada Jum’at (26 April 2024) di Hotel Oasis Amir, Jakarta.

Dirinya menegaskan, bahwa DPP Perempuan ICMI siap mendukung program unggulan makan siang dan susu gratis tersebut agar berdampak positif terhadap ekonomi kerakyatan yang merupakan ranah konsentrasi ICMI sejak berdirinya dahulu.

Welya sependapat dengan Sharmila, Ketua Umum INKOWAPI, yang menyatakan bahwa jika nanti program ini dilaksanakan dengan melibatkan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar manfaatnya mampu mendongkrak roda usaha koperasi dan UMKM di Sekolah itu sendiri.

“Sebab kalau pelaksana program itu menggandeng koperasi dan UMKM di sekitar sekolah, maka manfaatnya buat kemajuan ekonomi rakyat akan sangat dahsyat dan memberikan pemerataan kesejahteraan ekonomi yang dirasakan langsung oleh rakyat,” jelas Sharmila yang juga Wakil Sekretaris Jenderal ICMI.

Wanita yang sudah berkali-kali mendapatkan penghargaan ini mengatakan, koperasi dan UMKM dapat dilibatkan sebagai pemasok bahan baku Program Makan Siang dan Susu Gratis ini.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir memberikan sambutan di acara tersebut, Wakil Ketua Umum ICMI, Prio Budi Santoso yang menegaskan bahwa program ekonomi kerakyatan adalah program unggulan ICMI dan merupakan bagian dari ekonomi Pancasila yang bertujuan mensejahterakan rakyat.

“Sejak berdirinya, ICMI sudah menjadikan program ekonomi kerakyatan sebagai program unggulan ICMI dan diharapkan masuk menjadi program nasional kelak,” ujar Prio dalam sambutannya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa momentum halal bihalal, juga seharusnya menjadi momentum persatuan umat dari friksi-friksi politik yang terjadi sebelumnya.

“Bukankah Allah juga memerintahkan umat Islam untuk bersatu dan melarang berpecah-belah, sebagaimana disebutkan dalam surat Ali Imran ayat 103,” tegas Prio.

Karena itu, Ia mengajak seluruh komponen bangsa dapat bersatu menjalankan program unggulan presiden terpilih yang menginginkan munculnya generasi-generasi cerdas, dengan Program Makan Siang dan Susu Gratis.

Turut hadir sebagai narasumber, Prof Aries Mufti yang membahas bagaimana upaya keras Korea Selatan bangkit melalui ekonomi kerakyatan, meski usia kemerdekaan negaranya hanya berbeda 2 hari dengan Republik Indonesia.

“Korea Selatan itu hanya berbeda usia kemerdekaannya 2 hari lebih dulu dari Indonesia, tapi dengan semangat Seamaul Umdong-nya mampu melesat melebihi negara kita, semangat inilah yang harus ditiru,” pungkas Aris.

ICMI akan selalu hadir untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. ICMI yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.*  (sipres).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minus Malum Pelayanan Jemaah Haji 2024, Ini Kata Pengamat Haji

    Minus Malum Pelayanan Jemaah Haji 2024, Ini Kata Pengamat Haji

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi Dengan tema Evaluasi dan Catatan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024/1445 Hijriah. Dalam kesempatan itu, pengamat Haji, Ade Marfuddin mengatakan, haji baru saja bergerak selesai, semua jamaah sudah fokus di Mekah kalau sudah selesai banyak catatan-catatan dari temuan dari panwas. “Tentunya kalau saya […]

  • Jelang Kunjungan Paus Fransiskus , Ini Rekayasa Lalulintas di Jakarta

    Jelang Kunjungan Paus Fransiskus , Ini Rekayasa Lalulintas di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menjelang kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan di DKI Jakarta selama 3-6 September 2024. “Sehubungan dengan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3-6 September 2024, kami melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan yang akan dikunjungi dan pelaksanaan misa akbar,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta […]

  • PPATK: Bansos Disalahgunakan Penerima Terlibat Judi Online, Korupsi dan Terorisme

    PPATK: Bansos Disalahgunakan Penerima Terlibat Judi Online, Korupsi dan Terorisme

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap fakta mengejutkan, lebih dari 100 Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bantuan sosial atau bansos teridentifikasi terlibat dalam kegiatan pendanaan terorisme. Selain itu, sejumlah NIK bansos juga ditemukan terkait dengan tindak pidana korupsi dan narkotika. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, Kamis 10 Juli 2025, Sebagaimana dikutip dari Antara, […]

  • Pemerintah Diharapkan Permudah Regulasi Permodalan untuk UMKM

    Pemerintah Diharapkan Permudah Regulasi Permodalan untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah diharapkan mempermudah akses untuk memperoleh modal kepada UMKM melalui regulasi yang ajek. Tanpa upaya ini, baginya, UMKM akan kesulitan bertahan di tengah gempuran persaingan usaha terutama impor yang semakin sengit. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI Nuroji. Ia mengatakan, berdasarkan informasi terbaru dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan lebih dari 60 persen […]

  • Mensos  Saifullah Yusuf :  Korban Longsor Batam akan Dapat Santunan Kemensos

    Mensos Saifullah Yusuf : Korban Longsor Batam akan Dapat Santunan Kemensos

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Batam,msinews.com– Kementerian Sosial menurunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) membantu warga yang terdampak sekaligus mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di kawasan Sekupang Batam. Longsor yang terjadi pada Senin (13/1/2025) pukul 01.30 dini hari tersebut mengakibatkan 5 rumah rusak, empat orang meninggal dunia dan beberapa orang terluka. “Kemensos sudah mengerahkan Tagana Batam untuk membantu proses pencarian dan […]

  • Fatma Gus Ipul Ungkap Pentingya Bahasa Isyarat : Jembatan Komunikasi dengan Teman Tuli

    Fatma Gus Ipul Ungkap Pentingya Bahasa Isyarat : Jembatan Komunikasi dengan Teman Tuli

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos Fatma Saifullah Yusuf menekankan pentingnya memahami bahasa isyarat sebagai jembatan komunikasi dengan teman tuli. Tanpa mengenal dan memahami bahasa isyarat, mustahil meningkatkan kepedulian terhadap mereka. “Sebelum kita bisa meningkatkan kepedulian dan kesadaran kita terhadap mereka, kita harus lebih dulu memahami bahasa isyarat yang sekarang ini akan kita pelajari,” […]

expand_less