Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Jumat Agung, Peringatan Penyaliban dan Wafatnya Yesus

Jumat Agung, Peringatan Penyaliban dan Wafatnya Yesus

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Hari ini, 29 Maret 2024 umat Kristiani memperingati perayaan Jumat Agung,sengsara dan wafatnya Tuhan Yesus .

Peristiwa Jumat Agung termasuk dalam Tri Hari Suci jelang perayaan Paskah yang jatuh pada Minggu (31/3/2024).

Lalu apa makna dari Jumat Agung bagi umat Kristiani? 

Dalam Injil Sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas) arus utama tradisi Kristen menyatakan bahwa perjamuan terakhir Yesus bersama murid-murid-Nya pada malam sebelum penyaliban adalah seder Paskah.

Artinya, tanggal kematian Yesus jatuh pada 15 Nisan dalam Kalender Yahudi atau pada hari pertama (dimulai saat matahari terbenam) Paskah.

Sedangkan menurut Kalender Gregorian (Barat), tanggal kematian Yesus adalah 7 April. Namun, menurut Injil Yohanes, Paskah belum dimulai ketika perjamuan terakhir Yesus diadakan, yang akan menandai tanggal kematian-Nya pada 14 Nisan.

Walau demikian, umat Kristen tidak memperingati tanggal tersebut. Sebaliknya, mereka mengikuti tanggal Paskah yang tampaknya fleksibel dan sesuai kalender lunisolar Yahudi bukan kalender matahari Gregorian.

Adapun, perbedaan pendapat pada saat itu menjadi dasar penanggalan Jumat Agung pada 20 Maret atau kemungkinan tanggal pertama Paskah dan 23 April.

Perjamuan Terakhir Yesus, wafat, dan kebangkitan-Nya diperingati dalam satu peringatan pada malam sebelum Paskah. Sejak itulah, ketiga peristiwa penting tersebut diperingati secara terpisah hingga Paskah menjadi peringatan Kebangkitan Yesus.

 Liturgi Jumat Agung

Adapun, perayaan liturgi Jumat Agung mengalami berbagai perubahan selama berabad-abad. Gereja Katolik Roma misalnya, ritual liturgi misa tidak dirayakan pada hari Jumat Agung meskipun liturgi dilakukan.

Sedangkan pada Abad Pertengahan, hanya imam yang memimpin dan mengambil Komuni Kudus yang dikuduskan di misa Kamis Putih. Sementara umat Katolik melakukan komuni pada Jumat Agung sejak tahun 1955.

Dalam buku Hari Raya Liturgi, perayaan Minggu Paskah tidak pernah dialihkan ke hari Jumat Agung. Adapun alasannya, Jumat Agung merupakan perayaan khusus yang berkonsentrasi untuk memperingati sengsara dan kematian Yesus.

Jumat Agung menegaskan bahwa kesengsaraan dan kematian Tuhan dikenang secara istimewa dan tersendiri. Maka itu, Jumat Agung dipisahkan dari Paskah yang merupakan hari kebangkitan dan kemenangan.

Prosesi Jumat Agung

Pada Setiap Jumat Agung, umat Kristiani mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus. Hari Jumat Agung dirayakan sebagai upacara agung tanpa Ekaristi karena fokus pada sengsara dan wafat Tuhan yang membawa keselamatan bagi umat-Nya.

Dalam proses ini, suasana liturgis yang dibangun pada Jumat Agung merupakan suasana hormat, khidmat, dan syukur atas penebusan dan keselamatan yang umat Kristiani terima melalui salib.

Sementara Misteri sengsara dan wafat Tuhan di salib merupakan misteri kasih Allah yang besar dan mengambil bentuk paling dramatis.

Mengutip pendapat Mysterium Crucis-Mysterium Paschale oleh Johanis Ohoitimur, dkk, ibadah Jumat Agung terdiri dari tiga bagian yaitu Ibadat Sabda, Penghormatan Salib, dan Perayaan Komuni.

Dalam Missale Romanum 1570, komuni pada Jumat Agung dikhususkan untuk imam. Namun pada pembaruan pekan suci tahun 1955/1956 sampai sekarang, komuni diberikan kepada seluruh umat. **dom.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Oleh : Made Supriatma SALAH SATU penasehat Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 kemarin adalah Tom Lembong. Ia memberi masukan dalam bidang ekonomi. Tom Lembong pernah menjadi Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Menteri Perdagangan di periode pertama pemerintahan Joko Widodo. Tuduhan yang dikenakan kepada Tom Lembong sangat serius. Dia dituduh memberikan ijin impor gula sebanyak […]

  • Last Contact, Pesawat Flying Club Jatuh di BSD Serpong

    Last Contact, Pesawat Flying Club Jatuh di BSD Serpong

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Kecedlakaan penerbangan kembali terjadi. Kali ini sebuha pesawat latih Indonesia Flying Club,dikabarkan jatuh di Jalan Lapangan Sunburst, BSD, Serpong, Tangerang Selatan, pada Minggu siang, (19/5/2024). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan peristiwa tersebut. “Benar (ada pesawat jatuh). Korban yang meninggal dunia,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, […]

  • Komisi IV : Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran pada Petani

    Komisi IV : Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran pada Petani

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Komisi IV DPR RI menyambut baik penambahan kuota pupuk bersubsidi yang semula hanya 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Penambahan tersebut mendapatkan apresiasi meskipun di dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Tani masih diperlukan 12 juta ton. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budhy Setiawan. Menurutnya, meskipun masih terdapat kekurangan […]

  • Ganti Menteri-Ganti Kurikulum dan Independensi Pendidikan

    Ganti Menteri-Ganti Kurikulum dan Independensi Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Oleh : Ratu Tiara WAKIL Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Riset, Stella Christie menyita perhatian banyak kalangan sebab latar belakangnya yang mentereng sebagai akademisi dan ilmuwan. Sebagai alumnus Universitas Harvard, Wamen Stella mengatakan perbedaan antara pendidikan di luar negeri dan di Tanah Air, terkhususnya Perguruan Tinggi. “Pendidikan tinggi itu bagaimana knowledge atau pengetahuan baru dibuat. […]

  • Bawaslu Cegah Serangan Fajar Pemilu 2024 dengan Patroli 24 Jam

    Bawaslu Cegah Serangan Fajar Pemilu 2024 dengan Patroli 24 Jam

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turut aktif dalam mencegah potensi ‘serangan fajar‘ pada Pemilu 2024 dengan melakukan patroli intensif selama 24 jam. Dilaporkan bahwa patroli ini telah dimulai sejak dimulainya masa tenang pada 11 Februari 2024. Menurut pernyataan anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, patroli pengawasan telah diaktifkan sejak awal masa tenang untuk memastikan keamanan […]

  • Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

    Menkeu dan DPR RI Tak Setuju PMN 10 T untuk PLN, Apa Cerita?

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

        Jakarta, MSINews – Menkeu Sri Mulyani dan Komisi XI DPR RI sepakat untuk tidak merestui pemberian PMN senilai Rp10 triliun untuk PT PLN (Persero) pada tahun ini. Keputusan ini diambil setelah berbagai pertimbangan yang matang. Sri Mulyani, mengungkapkan penolakan ini didasarkan pada situasi ekonomi yang sedang berjalan. Ia juga tidak merestui suntikan PNM […]

expand_less