Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » ICW Ungkap Caleg DPR Mantan Narapidana Korupsi, Berikut Namanya :

ICW Ungkap Caleg DPR Mantan Narapidana Korupsi, Berikut Namanya :

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) baru-baru ini merilis daftar yang mencengangkan terkait para mantan narapidana kasus korupsi yang kini tengah mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024. Mereka yang sebelumnya terlibat dalam kasus korupsi, kini berupaya kembali ke panggung politik dengan berkompetisi di kancah pemilihan legislatif.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi pemilu2024.kpu.go.id pada Senin (19/2/2024), progres pemilihan legislatif (pileg) sudah mencapai 64,24 persen dari total 11.028 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan 7.084 TPS telah melaporkan hasilnya.

Baca juga : Komnas HAM Minta KPU RI Segera Koreksi Data Suara Pemilu

Namun, yang menjadi sorotan adalah perolehan suara bagi caleg DPR RI mantan narapidana kasus korupsi, yang diumumkan secara real count oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai berikut:

Golkar:

  1. Teuku Muhammad Nurlif, Dapil Aceh I nomor urut 1 dengan 22.762 suara.
  2. Syahrasaddin, Dapil Jambi nomor urut 6 dengan 3.593 suara.
  3. Wendy Melfa, Dapil Lampung I nomor urut 5 dengan 11.656 suara.
  4. Iqbal Wibisono, Dapil Jawa Tengah I nomor urut 2 dengan 7.289 suara.
  5. Nurdin Halid, Dapil Sulawesi Selatan II nomor urut 1 dengan 33.657 suara.
  6. Bernard Sagrim, Dapil Papua Barat Daya nomor urut 2 dengan 5.549 suara.

Nasdem:

  1. Abdillah, Dapil Sumatra Utara I nomor urut 5 dengan 2.186 suara.
  2. Eep Hidayat, Dapil Jawa Barat IX nomor urut 1 dengan 24.603 suara.
  3. Dikdik Darmika, Dapil Jawa Barat XI nomor urut 9 dengan 613 suara.
  4. Sani Ariyanto, Dapil Jawa Tengah VIII nomor urut 4 dengan 4.908 suara.
  5. Rahudman Harahap, Dapil Sumatra Utara I nomor urut 4 dengan 1.912 suara.

PKB:

  1. Susno Duadji, Dapil Sumatra Selatan II nomor urut 2 dengan 10.431 suara.
  2. Huzrin Hood, Dapil Kepulauan Riau nomor urut 2 dengan 9.536 suara.
  3. Rino Lande, Dapil Jawa Timur V nomor urut 7 dengan 43.142 suara.
  4. Yansen Akun E, Dapil Kalimantan Barat II nomor urut 1 dengan 7.675 suara.

Hanura:

  1. Sandi Suwardi Hasan, Dapil Jawa Timur IV nomor urut 1 dengan 5.252 suara.
  2. Wa Ode Nurhayati, Dapil Sulawesi Tenggara nomor urut 1 dengan 5.385 suara.

Demokrat:

  1. Evy Susanti, Dapil Jawa Barat III nomor urut 5 dengan 983 suara.
  2. Lukas Uwuratuw, Dapil Maluku nomor urut 4 dengan 2.598 suara.
  3. Thaib Armaiyn, Dapil Maluku Utara nomor urut 1 dengan 5.506 suara

Baca juga : Gugatan Praperadilan Harun Masiku Ditolok, MAKI Siap Ajukan Gugatan Baru.

Penampilan para mantan narapidana kasus korupsi dalam perolehan suara ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Sebagian menyambutnya sebagai kesempatan kedua bagi para mantan narapidana untuk berkontribusi dalam proses politik, sementara yang lain mengkritik keras kehadiran mereka dalam arena politik, meragukan integritas dan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi.

Sementara ICW sendiri menyatakan keprihatinannya terhadap fenomena ini, memperingatkan bahwa kembalinya para mantan narapidana kasus korupsi ke panggung politik dapat merusak moralitas politik dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi politik.

Dengan masih tersisa sekitar 35,76 persen TPS yang belum melaporkan hasilnya, perkembangan situasi politik terkait perolehan suara caleg mantan narapidana kasus korupsi masih akan terus dipantau oleh publik serta lembaga pemantau pemilu. (Ata)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Jatiluwih Siap Pamer Potensi ke Delegasi World Water Forum ke-10

    Desa Jatiluwih Siap Pamer Potensi ke Delegasi World Water Forum ke-10

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/ Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali, siap memamerkan potensi tata kelola air dengan kearifan lokalnya saat menerima kunjungan delegasi World Water Forum ke-10. “Kami pastikan dengan kunjungan ke Jatiluwih ini kesiapan sebagai site visit dari delegasi World Water […]

  • Cek, Berapa Banyak AK Petani Muda Indonesia Saat Ini

    Cek, Berapa Banyak AK Petani Muda Indonesia Saat Ini

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Badan Pusat Statistik (BPS) merilisbhasil Sensus Pertanian 2023 menunjukkan bahwa petani muda (Generasi Z atau milenial) mengalami penurunan dalam 10 tahun terakhir. Sebagai inform as I bahwa AK (Angka Kerja) usia 25 keatas per Frebuari Hi ng ga Augustus 2023 tercatat ada 17.213.504 orang. dan Augustus berjumlah 17.288.987 orang. Dalam rilisanya BPS mencatat petani muda […]

  • LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

    LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM -Pernyataan Hakim Konstitusi Saldi Isra yang mengungkap adanya manuver yang tidak lazim di dalam proses pengambilan keputusan di Mahkamah Konstitusi terhadap uji materi batas usia calon presiden dan calon wakil presiden mendapat sorotan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, hal itu menunjukkan Indonesia semakin krisis negarawan, karena semua lembaga sudah berpolitik praktis. […]

  • Ketua DPR, Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Kelancaran Mudik Lebaran 2024

    Ketua DPR, Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Kelancaran Mudik Lebaran 2024

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, apalagi mengingat beberapa waktu lalu terjadi longsor di ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 64 arah Jakarta-Sukabumi. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. “Saya minta kepada Pemerintah untuk bisa menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik karena kabarnya akan ada jutaan orang yang melakukan mudik mulai hari ini […]

  • DPP NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Anggota DPR RI,Per 1 September 2025

    DPP NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Anggota DPR RI,Per 1 September 2025

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem resmi menonaktifkan dua orang kadernya ,yakni  Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan Fraksi NasDem di DPR RI periode 2024-2029. Adapun, Keputusan tersebut berlaku mulai Senin, 1 September 2025. Kebijakan tersebut setelah mencermati dinamika masyarakat yang sedang berkembang saat ini Ketua Umum Partai Nasdem Haji Surya Paloh dengan ini menegaskan […]

  • Refleksi Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 ; Soekarno,Ende dan Katolik

    Refleksi Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 ; Soekarno,Ende dan Katolik

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    “Tuan Sukarno. Jika suatu saat Tuan kembali lagi ke Ende, Tuan akan datang sebagai presiden Indonesia.” ( Pater Huijtink meramalkan). Jakarta,msinews.com-Hari ini tepat tanggal 1 Juni. Masyarakat dan bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila, sebagai dasar negara NKRI, yang dirumuskan dan diusulkan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan […]

expand_less