Tak Sekadar Kejar IPK, Wamenaker Minta Para Mahasiswa Bangun Kompetisi
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAGELANG— Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa tidak hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah, tetapi juga membangun kompetensi dan pengalaman nyata agar siap bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja.
Pesan itu disampaikan Afriansyah saat membuka Untidar Job Fair 4.0 & Disnaker Goes to Campus 2026 bertema _Bridging Talents, Building Futures_ di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026).
“Kepada mahasiswa Untidar, saya berpesan jangan hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi kejarlah kompetensi dan pengalaman. Jangan pula sekadar mencari pekerjaan, tetapi bangunlah kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja,” kata Afriansyah.
Menurut Afriansyah, kolaborasi ini menunjukkan komitmen negara mendampingi pencari kerja sejak masa persiapan.
“Pemerintah tak lagi sekadar menerapkan konsep _link and match_, tetapi mengembangkannya menjadi _Connect to Grow_ yang menghubungkan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga pasar kerja secara terintegrasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang. Bagi Afriansyah, magang bukan jalan buntu, melainkan pintu masuk menuju dunia kerja sekaligus investasi masa depan.
“Di kampus saudara belajar teori, namun di tempat magang saudara belajar menerapkannya menjadi hasil nyata, sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim,” tuturnya.
Afriansyah turut menekankan pentingnya semangat Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam membangun jalur penyiapan talenta Indonesia.**
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar