Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » IPH Sejumlah Komoditas Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan

IPH Sejumlah Komoditas Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-— Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) menjaga stabilitas harga acuan di tengah kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada sejumlah komoditas, khususnya beras, minyak goreng, dan cabai. Langkah tersebut perlu dilakukan dengan berpedoman pada data guna menjaga harga tetap stabil sesuai dengan Harga Acuan Penjualan maupun Harga Acuan Pembelian (HAP).

Tomsi menegaskan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Ia menekankan pentingnya Pemda turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi harga sekaligus mengambil langkah pengendalian yang tepat sasaran.

“Kami hanya sedikit mengingatkan kembali bahwa tujuan kita agar harga tidak melebihi HAP. Oleh sebab itu, kita berusaha sekeras-kerasnya. Sekarang teman-teman daerah juga kami minta untuk turun ke lapangan turun ke pasar, cek betul, dan lakukan upaya-upaya serta langkah-langkah [pengendalian],” katanya.

Tomsi menambahkan, HAP merupakan harga yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga terkait sehingga perlu dijaga dan dipertahankan. Menurutnya, kemampuan Pemda dalam menjaga harga sesuai acuan merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus keberhasilan dalam mengendalikan harga komoditas. Jika harga tidak dapat dipertahankan sesuai HAP, kenaikan harga komoditas akan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ada penghargaan terhadap suatu peraturan di mana HAP tidak boleh dilanggar. Ini yang harus kita kejar sebagai suatu prestasi, demikian juga dampaknya, masyarakat akan merasakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tomsi menyoroti kenaikan harga beras yang terjadi di 132 kabupaten/kota. Ia meminta agar pembahasan dalam rakor tidak berhenti pada gambaran umum, tetapi langsung diarahkan pada daerah dan komoditas yang mengalami kenaikan. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Untuk komoditas minyak goreng, Tomsi menilai peningkatan penyaluran melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membawahi komoditas tersebut dapat membantu menjaga harga tetap terkendali. Ia meminta Pemda memastikan langkah pengendalian dilakukan berdasarkan data mengenai daerah yang mengalami kenaikan harga agar intervensi yang diberikan tepat sasaran.

“Tolong fokus, perhatikan data dari BPS. Minta data sebelum hari Senin daerah mana daerah mana [yang mengalami kenaikan harga]. Supaya apa? Supaya upaya kita tidak upayanya ke kanan, yang naiknya di kiri. Tidak tepat sasaran. Nah, ini kami berharap minggu-minggu ke depan kita lebih fokus,” tuturnya.

Sementara itu, untuk komoditas cabai, Tomsi mendorong kementerian/lembaga (K/L) terkait bersama Pemda melakukan langkah konkret melalui penanaman cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah. Upaya tersebut perlu didasarkan pada data daerah yang mengalami kenaikan harga agar intervensi benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Berikutnya berkaitan juga dengan cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah. Bapak-Ibu sekalian, teman-teman yang di kabupaten ini juga harusnya sudah bisa mengatasi karena dari tahun 2022, kita rapat inflasi cabai rawit, cabai merah, dan ini merupakan, bukan merupakan sesuatu hal yang sulit,” ungkapnya.

Rakor tersebut turut dihadiri secara langsung oleh Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Sarpono, Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Yusra Egayanti, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Raden An An Andri Hikmat. ** [puspen kemendagri].

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komandan Lanal (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan menghadiri Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 141/Aneka Yudha Jaya Perkasa (AYJP). Pemberangkatan pasukan itu dilakukan dari Dermaga B Pelabuhan Boom Baru Palembang, Jum’at (14/06), dalam rangka latihan pratugas dan penugasan ke wilayah Papua. Dalam upacara pelepasan […]

  • Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day di Monas

    Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day di Monas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri Peringatan May Day atau Hari Buruh bertempat di pelataran Monumen Nasional,Jakarta pusat,Jumat [1/5/2026]. Hal tersebut dispaikan oleh  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal. Ia mengatakan keputusan ini diambil setelah diskusip selama 1,5 jam dengan Presiden Prabowo Subianto. Iqbal lanjutnya, bahwa pertemuan itu, diputuskan […]

  • Demo AMPD di Bawaslu, Sebut Pilkada Sumsel 2024 Penuh Politik Uang

    Demo AMPD di Bawaslu, Sebut Pilkada Sumsel 2024 Penuh Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Koordinator lapangan AMPD (Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi), Januar Eka Nugraha menyatakan Pilkada Sumsel tercederai oleh “dugaan politik uang”dalam perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 Sumatera Selatan (Sumsel) yang diduga dilakukan pasangan Herman Deru-Cik Ujang. Pernyataan tersebut disampaikan saat menggelar aksi Demo di Kantor Bawaslu RI Jl. Thamrin Menteng, Jakarta Pusat Senin (9/12/2024). Ratusan […]

  • DPR Singgung Gugatan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Dalam Sidang Usia Cawapres

    DPR Singgung Gugatan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Dalam Sidang Usia Cawapres

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Keterangan DPR RI dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait batasan usia minimal capres-cawapres. Dalam pembacaan keterangannya, DPR sempat menyinggung gugatan pimpinan KPK Nurul Ghufron terkait batasan usia minimal pimpinan KPK. Keterangan DPR RI ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III Habiburokhman mengatakan beberapa putusan MK mempertimbangkan batasan usia minimum […]

  • Sumur Minyak Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kapolda Sumsel Minta SKK Migas Tutup Sumur Secara Permanen

    Sumur Minyak Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kapolda Sumsel Minta SKK Migas Tutup Sumur Secara Permanen

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sungai Lilin, msinews.com – Sumur minyak ilegal berlokasi di rawa areal Sungai Dawas Parung Dusun V Desa Srigunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin kembali terbakar, pada Minggu (21/7/2024), Kebakaran diduga kuat akibat kesengajaan, yaitu dengan membuka valve penutup sumur. Merusak pipa saluran minyak ke seller atau bak penampungan berdampak menimbulkan semburan dan tumpahan minyak […]

  • Ada 7,39 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Mensos ; Diganti Warga Tak Mampu Sesuai DTSEN

    Ada 7,39 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Mensos ; Diganti Warga Tak Mampu Sesuai DTSEN

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan 7,3 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dinonaktifkan karena tidak tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan dinilai sudah sejahtera. “Penerima bantuan PBI JKN, ada alokasi Rp96,8 juta, usulan bupati/walikota se-Indonesia. Dari pemadanan data yang ada, terdapat Rp7,3 juta […]

expand_less