Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureud

Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureud

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk membuka kembali akses melaut bagi nelayan. Pengerukan diprioritaskan pada sisi kiri hilir muara agar kapal dapat melintas lebih cepat tanpa harus menunggu seluruh pekerjaan rampung.

Pendangkalan akibat timbunan lumpur pascabencana hidrometeorologi November 2025 telah menyulitkan kapal nelayan melewati muara. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memengaruhi mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan pengerukan sisi kiri menjadi langkah taktis agar akses nelayan dapat segera dipulihkan, sementara pekerjaan di bagian muara lainnya terus berjalan.

“Untuk penanganan ini, saya sudah mengarahkan agar pengerukan dilakukan di sebelah kiri terlebih dahulu. Dengan begitu, masyarakat yang ingin melaut bisa lebih cepat memanfaatkan jalur tersebut. Kalau menunggu seluruhnya selesai, masyarakat tetap tidak bisa melaut,” kata Sibral saat meninjau normalisasi muara Krueng Meureudu, Sabtu (15/8/2026).

Normalisasi mencakup pengerukan muara sepanjang 500 meter hingga kedalaman sekitar empat meter. Jalur sisi kiri ditargetkan mulai dapat dilalui kapal nelayan pada Agustus, sedangkan keseluruhan pekerjaan diharapkan selesai pada November 2026.

“Kami akan mengerahkan ekskavator amfibi untuk mempercepat penanganan. Mudah-mudahan pekerjaan sepanjang 500 meter di muara ini dapat diselesaikan lebih cepat dan memberikan hasil sesuai harapan masyarakat,” ujar Sibral.

Staf Humas Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Jamaluddin menjelaskan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memprioritaskan sisi kiri muara. Progres normalisasi saat ini berada di kisaran 35–40 persen, sedangkan pengerjaan jalur prioritas tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu setengah bulan.

Dukungan anggaran tahap awal untuk pekerjaan tersebut berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp37 miliar. Alokasi tambahan sekitar Rp50 miliar direncanakan tersedia pada akhir Agustus guna melanjutkan dan menuntaskan normalisasi muara.

Pembukaan kembali jalur muara diharapkan menghidupkan aktivitas perikanan secara bertahap. Dengan akses yang lebih aman, nelayan dapat kembali melaut, distribusi hasil tangkapan kembali bergerak, dan pendapatan keluarga yang sempat terdampak dapat berangsur pulih.

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan mendorong penyelesaian pekerjaan sebelum puncak musim hujan. “Puncak musim hujan berada pada Oktober, November, dan Desember. Kami berharap sebelum memasuki periode tersebut seluruh penanganan dapat diselesaikan,” kata Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran.

Satgas PRR juga membuka ruang koordinasi untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan hambatan teknis maupun administratif selama pelaksanaan pekerjaan. “Jika terdapat kendala di lapangan, segera sampaikan kepada Satgas PRR agar kita dapat bersama-sama mengurai akar masalah dan menyiapkan solusi yang memadai,” ujar Imran.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waka Otorita Singung ke Jokowi IKN Bisa Tenggelam ‘Buka Alasannya di Artikel ini:

    Waka Otorita Singung ke Jokowi IKN Bisa Tenggelam ‘Buka Alasannya di Artikel ini:

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News-Wakil Kepala (Waka) Otorita IKN Nusantara Dhony Rahajoe menceritakan perbincangannya bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika ia baru dilantik. Pasalnya peringatan Ibu Kota Negara (IKN) dengan nama Nusantara bisa tenggelam Dhony mengatakan, yang pindah ke kawasan IKN Nusantara, Kalimantan Timur, tidak hanya pertahanan dan keamanan (hankam) serta gedung-gedung, tetapi juga masyarakat. Menurutnya, pendekatan pembangunan […]

  • Dirut Pupuk Diganti, Erick Tohir Minta Industri Pupuk Melebar ke Petrokimia

    Dirut Pupuk Diganti, Erick Tohir Minta Industri Pupuk Melebar ke Petrokimia

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia menggantikan Bakir Pasaman yang telah menjabat sejak 2020. Dalam sebuah perombakan kepemipinan tersebut Erick menginginkan Pupuk Indonesia melebarkan sayap usahanya ke bisnis petrokimia. Pupuk Indonesia diharapkan dapat memproduksi green amonia dan juga blue amonia yang bisa menjadi BBM. […]

  • Anita Jacoba Gah : Jangan Pindah Tugaskan Guru PPPK Swasta ke Sekolah Negeri

    Anita Jacoba Gah : Jangan Pindah Tugaskan Guru PPPK Swasta ke Sekolah Negeri

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com-Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, kembali angkat bicara terkait nasib para guru PPPK Swasta yang harus dialihkan ke sekolah negeri. Polemik ini sepertinya tak kunjung selesai. Hal ini menyebabkan banyak sekolah swasta yang akhirnya kehilangan guru-guru berpengalaman. Oleh karena itu, Anita Jacoba Gah meminta Kemendikbudristek untuk segera mencari solusi atas masalah ini sehingga tidak […]

  • BupatI Pemalang Ditangkap KPK, Ini Kronologinya

    BupatI Pemalang Ditangkap KPK, Ini Kronologinya

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Terkini,lembaga antirasuah kembali menangkap Bupati Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro,Selasa 28 Juli 2026. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil  Ketua KPK,Fitron Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta. “Benar,” kata Fitroh Rohcahyanto ketika dikonfirmasi wartawan terkait OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Rabu […]

  • Lambatnya Belanja Anggaran, Purbaya Ancam Bekukan Dana Kementerian Hingga Pemda

    Lambatnya Belanja Anggaran, Purbaya Ancam Bekukan Dana Kementerian Hingga Pemda

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 276
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lambatnya realisasi belanja anggaran oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (pemda). Purbaya enegaskan tidak akan ragu membekukan anggaran apabila dana yang telah dialokasikan tidak segera dibelanjakan secara optimal dan tepat sasaran. Purbaya menyebut persoalan keterlambatan belanja anggaran bukan hal baru dan telah berlangsung selama puluhan tahun. […]

  • Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau-Pulau Kecil Raja Ampat

    Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau-Pulau Kecil Raja Ampat

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Lembaga lingkungan Greenpeace Indonesia mendesak pemerintah untuk segera menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil Raja Ampat, Papua Barat Daya. Adapun, seruan ini menyusul laporan terbaru yang menunjukkan dampak lingkungan serius akibat eksploitasi tambang nikel yang terus berlangsung di kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia. “Raja Ampat adalah surga biodiversitas […]

expand_less