Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan pemutakhiran informasi, pusat gempa berada di laut pada kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Gempa dirasakan kuat di sejumlah wilayah NTT hingga Sulawesi Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusdalops dan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang merasakan dampak guncangan gempa terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kondisi masyarakat dan dampak yang ditimbulkan.

Berdasarkan laporan pendahuluan Kodim Sikka, gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Dua korban meninggal dunia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Data korban masih dalam proses verifikasi dan pendataan lebih lanjut oleh tim di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI dan Polri masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. BNPB bersama BPBD Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan korban serta memastikan kondisi masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

Di Kabupaten Nagekeo, gempa dirasakan sangat kuat selama kurang lebih satu menit. Sebagian besar masyarakat merasakan guncangan dan berhamburan keluar rumah. BPBD Kabupaten Nagekeo berkoordinasi dengan instansi terkait menyusul adanya peringatan dini tsunami serta melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang berada di wilayah pesisir.

Kondisi serupa dilaporkan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Barat. Masyarakat merasakan gempa sangat kuat selama kurang lebih satu menit dan sebagian besar warga keluar rumah. BPBD di kedua wilayah tersebut melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengarahkan evakuasi masyarakat yang berada di kawasan pesisir.

Gempa juga dirasakan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, antara lain Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Maros. Masyarakat di beberapa wilayah tersebut turut merasakan guncangan dan sebagian berhamburan keluar rumah.

Pascagempa utama, tercatat beberapa aktivitas gempa susulan. Gempa susulan dengan kekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pada pukul 05.13.53 WIB, kemudian Magnitudo 6,2 pada pukul 05.28.40 WIB dan Magnitudo 5,6 pada pukul 05.37.19 WIB. Sejumlah gempa susulan lainnya juga tercatat, termasuk Magnitudo 5,5. Berdasarkan informasi sementara, gempa-gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.

BNPB masih melakukan pemutakhiran data terkait dampak gempa bumi di wilayah terdampak. Pendataan meliputi korban jiwa, korban luka-luka, kerusakan bangunan, maupun dampak lainnya. Informasi mengenai perkembangan korban dan kerusakan akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi petugas di lapangan.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah serta informasi peringatan dini dari BMKG. Masyarakat juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dan potensi tsunami dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah, serta TNI-Polri.

BNPB bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak, melakukan evakuasi dan penanganan korban, serta memastikan keselamatan masyarakat.

Data dan informasi dalam laporan ini bersifat sementara dan masih dapat berkembang sesuai hasil pendataan serta verifikasi di lapangan. Perkembangan data dan informasi akan kami sampaikan secara berkala.** [Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB].

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla di Enam Provinsi, BPNB Berhasil Padamkan 71.274,29 Hektare Lahan

    Karhutla di Enam Provinsi, BPNB Berhasil Padamkan 71.274,29 Hektare Lahan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lahan gambut sekitar 6 provinsi mencapai 72.008 hektare, dari luasan itu, sebanyak 71.274,29 hektare telah berhasil dipadamkan. Penegasan tersebut di sampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konprensi pers seusai rapat Koordinasi lintas Kementerian di Graha Marinir, Kwitang Jakarta, pada […]

  • Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Panitia Khusus (Pansus) DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara menyatakan pembahasan regulasi tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, DPR bersama pemerintah memasuki tahap sinkronisasi sejumlah norma strategis. Wakil Ketua Pansus Pengelolaan Ruang Udara DPR RI, Amelia Anggraini, mengatakan sinkronisasi itu meliputi penegasan kedaulatan ruang udara, pembagian kewenangan sipil dan […]

  • Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS

    Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS Pasca Pengumuman Hasil Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada Kamis pagi menguat setelah pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tentang hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, terkait pasangan presiden dan wakil presiden terpilih. Menurut data awal perdagangan, rupiah dibuka naik 55 poin atau 0,35 persen menjadi Rp15.668 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.723 per […]

  • Kondisi Pluralitas Manusia dan Kepemimpinan Ir.H. Eddy Santana, M.T

    Kondisi Pluralitas Manusia dan Kepemimpinan Ir.H. Eddy Santana, M.T

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Oleh Indra Darmawan, S.Fil POLITIK terkadang terkesan jauh dari keseharian Anda. Namun, politik adalah sesuatu untuk semua orang. Anda berpartisipasi dalam politik ketika Anda tampil aktif di depan umum dan mendiskusikan masalah-masalah umum dengan orang lain. Misalnya Anda dengan artikel opini di surat kabar atau dengan terlibat dalam aksi demonstrasi. Berbicara dan tampil di depan […]

  • Dari Uhud Kenang Boedi Oetomo yang Menyala

    Dari Uhud Kenang Boedi Oetomo yang Menyala

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DI bukit ini, Rasulullah terluka. Sahabat gugur. Pasukan tercerai-berai. Tapi dari puing kepedihan itu, mereka tidak mati. Mereka introspeksi. Membenahi barisan. Lalu bangkit menjadi kekuatan yang tak terkalahkan. 1.283 tahun kemudian, di Batavia, dr. Wahidin dan dr. Sutomo melakukan hal yang sama. Bangsa sedang terpuruk dalam penjajahan. Tapi mereka memilih bergerak. Dari ruang kecil. Tanpa […]

  • BKSAP dan CDA Korea Selatan Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan

    BKSAP dan CDA Korea Selatan Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Bidang kerja sama Pendidikan dan Kebudayaan menjadi topik utama dalam pertemuan Pimpinan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dengan Wakil Duta Besar Korea Selatan yang menjabat sebagai Kuasa Usaha Sementara (chargé d’affaires/CDA) Park Soo-Deok, pada Selasa (29/10/2024). Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BKSAP Muhammad Husein Fadlulloh. Adapun pertemuan tersebut merupakan bagian penting agar Indonesia […]

expand_less