Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Selamat Hari Pajak Nasional 14 Juli 2026

Selamat Hari Pajak Nasional 14 Juli 2026

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA-Hari ini 14 Juli 2026. Penetapan ini disahkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 pada 22 Desember 2017, dan pertama kali diperingati secara resmi pada 14 Juli 2018.

Adapun, tanggal ini dipilih untuk mengenang momen bersejarah pada 14 Juli 1945 ketika istilah “pajak” pertama kali dicantumkan dalam Rancangan UUD 1945  oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Dikisahkan, bahwa pada sidang BPUPKI tanggal 14 Juli 1945, pembahasan mengenai keuangan negara menjadi agenda penting.

Untuk diketahui, istilah dan landasan mengenai pungutan pajak secara resmi tercantum dalam Bab VII Pasal 23 Rancangan UUD 1945.

Jadi, tanggal ini atau 14 Juli menjadi landasan bahwa pajak telah menjadi pilar utama pembiayaan negara bahkan sejak sebelum kemerdekaan diproklamasikan.

Walau demikian, istilah dan institusi perpajakan telah ada dan berkembang sejak masa kerajaan dan penjajahan kolonial, peringatan Hari Pajak Nasional secara resmi baru ditetapkan dan disahkan pada tahun 2018 oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Untuk diketahui bahwa, Peringatan Hari Pajak Nasional 2026 tanggal 14 Juli mengusung tema besar “Perluasan Basis Pajak Sebagai Strategi Ketahanan Fisikal di Tengah Dinamika Global”.

Dalam setiap tahunnya, pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengusung tema terkait peringatan tersebut, yang menjadi fokus kampanye untuk memperkuat kepatuhan, dan mendorong partisipasi wajib pajak.

Singkat kata, sejarah peringatan tersebut berawal dari sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

Ketika itu, Ketua BPUPKI, Radjiman Wedyodiningrat. Menjadi tokoh pertama yang menyebut istilah “pajak” dalam pembahasan terkait sistem keuangan negara yang dibentuk pasca kemerdekaan Indonesia.

Saat itu, Radjiman Wedyodiningrat mengusulkan agar pemungutan pajak diatur berdasarkan hukum.

Pada tahun 14 Juli 1945, rancangan kedua Undang-Undang Dasar disampaikan dan memuat ketentuan tentang pajak. Jadi, tanggal 14 Juli lah kemudian dikenal sebagai tonggak lahirnya sistem perpajakan Indonesia, sekaligus menjadi dasar penetapan Hari Pajak Nasional.

Dari berbagai sumber/Tim redaksi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

    Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Oleh Syamsul Noor Fajri DALAM Surat Yohanes 1 Nomor 1-4 dinyatakan, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah (1). Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah (2). Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan (3). Dalam […]

  • Aster Kasad Buka Bimtek Strategi dan Digitalisasi Program Swasembada Pangan TA 2025

    Aster Kasad Buka Bimtek Strategi dan Digitalisasi Program Swasembada Pangan TA 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dalam sebuah langkah strategis dan visioner menuju kemandirian pangan nasional, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) “Strategi dan Digitalisasi Program Swasembada Pangan Tahun Anggaran 2025,” yang digelar di Hotel Golden Boutique Jakarta, Selasa (27/5/2025). Bimtek ini tak sekadar forum pelatihan […]

  • Wawancara Imajiner dengan ESP E-RA Membangunkan Sumsel dari Tidur Panjang

    Wawancara Imajiner dengan ESP E-RA Membangunkan Sumsel dari Tidur Panjang

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    E-RA merupakan koordinat definitif hasil perpaduan antara absis Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T (ESP) dan ordinat Dr. Riezky Aprilia, S.H.,M.H. (RA). E-RA terpanggil untuk memenuhi aspirasi banyak tokoh masyarakat Sumsel agar tampil memimpin Sumsel mencapai Kegemilangan, sebagaimana Kegemilangan Sriwijaya berhasil menjadi ikon terbesar di Nusantara, yang menorehkan sejarah mendunia dalam rentang kekuasaan tak kurang […]

  • Pendaki Lansia Meninggal di Puncak Gunung Pesagi, Lambar

    Pendaki Lansia Meninggal di Puncak Gunung Pesagi, Lambar

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews.com – Seorang pendaki asal Kota Bumi Lampung Utara dikabarkan meninggal dunia di puncak gunung pesagi Lampung Barat (Lambar). Diketahui korban merupakan seorang pria Lanjut Usia (Lansia) bernama Sape’i berumur 64 tahun yang mendaki pada Sabtu 24 Februari 2024 lalu melalui jalur pendakian via Hujung. Kejadian tersebut dibenarkan oleh Peratin (Kepala Desa) Pekon (Desa) […]

  • Eva Monalisa ; Status Kelembagaan LMKN Sebelum Miliki Kewenangan Penarikan dan Distribusi Royalti!

    Eva Monalisa ; Status Kelembagaan LMKN Sebelum Miliki Kewenangan Penarikan dan Distribusi Royalti!

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Eva Monalisa menyoroti status kelembagaan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang dinilai belum memiliki posisi hukum yang tegas antara lembaga negara dan entitas swasta. Menurutnya, ketidakjelasan posisi tersebut berdampak langsung pada akuntabilitas pengelolaan keuangan, termasuk mekanisme audit atas royalti yang dihimpun. Demikian disampaikan oleh RI Eva Monalisa dalam Rapat […]

  • Pahlawan yang Terlupa Luka

    Pahlawan yang Terlupa Luka

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Oleh: Erwin Siregar/Wartawan Senior Di atas tanah yang pernah bergolak, jejak sejarah tertulis dengan darah dan jerit, tahun sembilan delapan, langit merah membara, rakyat turun, bukan untuk pesta—tapi luka. Ia yang dulu digugat, dengan tuduhan yang tak ringan: korupsi, nepotisme, kekuasaan yang mencekik, namun kini, dikenang sebagai pahlawan? Apakah waktu telah menghapus ingatan, atau nurani […]

expand_less