Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Pasar Johar bukan sekadar episentrum perdagangan, melainkan saksi bisu denyut nadi transportasi massal di Kota Semarang. Jika pada era 1980-an kawasan ini menjadi hub utama tempat bermuaranya puluhan trayek Bus DAMRI dan angkutan kota, kini potret tersebut telah bergeser secara drastis._

Ironisnya, di tengah upaya menghidupkan kembali pasar bersejarah ini, infrastruktur penunjang seperti halte justru berdiri membisu tanpa fungsi. Menghidupkan kembali konektivitas transportasi ke dalam pasar bukan lagi sekadar pilihan rute, melainkan langkah strategis untuk merajut kembali kejayaan ekonomi dan aksesibilitas kawasan cagar budaya ini.

Di Kawasan Pasar Johar, terdapat fasilitas halte bus yang saat ini terbengkalai. Padahal, untuk mendongkrak aktivitas dan meramaikan pasar, pemerintah daerah bisa mengalihkan atau memperpanjang rute Trans Semarang agar langsung masuk ke kawasan tersebut.

Sejak awal operasionalnya pada era 1980-an, Bus DAMRI di Semarang telah menjadikan Pasar Johar sebagai pusat tujuan trayek utama, seperti rute Pasar Babadan–Pasar Johar, Jrakah-Pasar Johar dan Pasar Jatingaleh–Pasar Johar. Tak hanya bus, sejumlah rute angkutan kota (angkot) pun berpusat di sini, mulai dari Sampangan, Karangayu, Tlogosari, Tanah Mas, Tegalwareng, Genuk, Banyumanik, hingga Kabluk. Namun kini, pusat integrasi tersebut telah beralih ke Simpang Lima. Pergeseran ini membuat Halte Simpang Lima bersama Halte Balaikota menjadi halte tersibuk di Kota Semarang karena melayani hampir seluruh koridor Trans Semarang.

Jika sejumlah rute Trans Semarang, baik koridor utama maupun rute feeder (pengumpan) berhasil dimasukkan ke dalam Kawasan Pasar Johar, manfaat yang dihasilkan akan sangat signifikan. Manfaat ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan penataan ruang kota.

*Pertama, dampak ekonomi (mengaktifkan _economic multiplier effect_ )* . Meningkatkan kunjungan pembeli, Pasar Johar sebagai pusat grosir dan ritel bersejarah membutuhkan aksesibilitas yang mudah untuk menarik pengunjung. Kehadiran Trans Semarang yang langsung berhenti di dalam kawasan pasar akan menurunkan hambatan psikologis masyarakat untuk datang, sehingga potensi transaksi pedagang meningkat. Kemudian efisiensi biaya logistik dan perjalanan. Transportasi publik yang andal dan murah akan menekan pengeluaran transportasi bulanan bagi para pedagang, pegawai pasar, maupun pembeli. Penghematan biaya transportasi ini dapat dialihkan untuk konsumsi barang di dalam pasar.

*Kedua, peningkatan aksesibilitas dan keadilan sosial ( _social inclusivity_ )* . Kemudahan bagi kelompok rentan, Pasar Johar dihuni oleh beragam demografi, termasuk lansia, perempuan, dan pekerja sektor informal (seperti buruh gendong). Armada Trans Semarang, terlebih jika menggunakan armada _low deck_ (lantai rendah), memberikan aksesibilitas yang ramah, aman, dan berkeadilan bagi mereka untuk bermobilitas tanpa harus berjalan jauh ke jalan raya luar kawasan. Selain itu, konektivitas antarwilayah yang lebih luas dengan menghubungkan Pasar Johar langsung ke koridor utama, warga dari wilayah pinggiran Semarang (seperti Mangkang, Penggaron, Cangkiran, atau Gunungpati) dapat menuju pusat perdagangan ini dengan sekali atau dua kali naik kendaraan secara efisien.

*Ketiga, efisiensi jaringan dan optimalisasi infrastruktur transportasi* . Pemanfaatan aset halte yang mangkrak dengan memasukkan bus ke dalam kawasan akan menghidupkan kembali infrastruktur halte yang saat ini tidak termanfaatkan. Hal ini mengoptimalkan belanja modal ( _capex_ ) yang dulu telah dikeluarkan pemerintah untuk membangun halte tersebut. Disamping itu, mengurai kepadatan di hub utama (Simpang Lima dan Balaikota), saat ini, beban transit Trans Semarang menumpuk di Halte Simpang Lima dan Balaikota. Menjadikan Pasar Johar sebagai salah satu titik akhir atau titik singgah alternatif akan mendistribusikan akumulasi penumpang (passenger load) secara lebih merata di pusat kota.

*Keempat, manajemen lalu lintas dan lingkungan (modal _shift_ )* . Mereduksi emisi lokal, konsentrasi polusi udara dari kendaraan pribadi yang merayap di kemacetan sekitar Pasar Johar dapat ditekan jika mobilitas masyarakat diwadahi oleh transportasi massal, terutama jika menggunakan armada bus listrik yang ramah lingkungan.

*Kelima, revitalisasi Kawasan Cagar Budaya dan wisata ekonomi* . Pasar Johar bukan sekadar tempat belanja, melainkan kawasan heritage yang berdekatan dengan Kota Lama Semarang dan Masjid Agung Kauman. Integrasi Bus Trans Semarang ke dalam kawasan ini mendukung konsep _Transit-Oriented Development_ (TOD) skala mikro, di mana kawasan bersejarah dihidupkan kembali melalui akses transportasi publik yang terintegrasi, menjadikannya lebih hidup dan menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

*Catatan akhir*
Mengembalikan rute transportasi umum ke jantung Pasar Johar bukanlah sekadar perkara teknis memodifikasi trayek bus. Langkah ini adalah wujud komitmen nyata untuk menghidupkan kembali roh kawasan bersejarah, memberdayakan ekonomi kerakyatan, dan mewujudkan keadilan mobilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sudah saatnya Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah progresif untuk mengaktifkan kembali halte yang terbengkalai tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan rekayasa lalu lintas yang tepat, masuknya kembali Bus Trans Semarang ke Pasar Johar akan menjadi katalisator kebangkitan kawasan cagar budaya ini, sekaligus mengukuhkan Semarang sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.

_*Djoko Setijowarno* , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Memajukan Desa, Kapten Purnawirawan Muhammad Dante Wakafkan Tanah untuk Jalan Setapak

    Demi Memajukan Desa, Kapten Purnawirawan Muhammad Dante Wakafkan Tanah untuk Jalan Setapak

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PALI, msinews.com – Pembangunan jalan setapak Rabat Beton, berlokasi di Desa Tanah Abang Utara, PALI, merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur guna kesejahteraan warga. Kepala Desa Tanah Abang Utara Rio Adi Candra, S.Kep mengemukakan, pembangunan jalan setapak Rabat Beton tidak lepas dari kesediaan warga mewakapkan tanah hak miliknya. Kades Rio Adi sangat […]

  • Kasad Hadiri Halal Bihalal Presiden dengan PPAD dan Keluarga Besar TNI-Polri

    Kasad Hadiri Halal Bihalal Presiden dengan PPAD dan Keluarga Besar TNI-Polri

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri acara Halal Bihalal Presiden RI Prabowo Subianto dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) dan Keluarga Besar TNI-Polri yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Acara Halal Bihalal yang diinisiasi oleh PPAD ini dihadiri lebih dari 1.200 purnawirawan TNI-Polri, para sesepuh TNI-Polri, beberapa Menteri […]

  • Presiden Prabowo Kepada Para Kepala Daerah, Mudah-mudahan Saudara Kuat, Yang Ragu “Mundur”

    Presiden Prabowo Kepada Para Kepala Daerah, Mudah-mudahan Saudara Kuat, Yang Ragu “Mundur”

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah ; gubernur-wakil gubernur,bupati-wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 20 Frebuari 2025. Dalam pidato singkatnya, kepala negara berjanji akan datang pada acara retret kepala daerah di Akmil,Mgelang pada 21 Frebuari 2025. Presiden Prabowo Subianto berharap para kepala daerah akan kuat […]

  • Komisi IX DPR : Iuran BPJS Kesehatan Harus Disesuaikan dengan Kemampuan Masyarakat

    Komisi IX DPR : Iuran BPJS Kesehatan Harus Disesuaikan dengan Kemampuan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Manado,msinews.com –Anggota Komisi IX DPR RI Itet Tridjajati mengatakan bahwa, Kemenkes RI harus mencari solusi atas kendala kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut. Misalnya, dengan terbitnya Pertaruran Daerah (Perda) yang mengatur bahwa iuran BPJS Kesehatan ditentukan berdasarkan kemampuan finansial dalam satu keluarga. Pernyataan itu lantaran, tingkat Kepesertaan BPJS Kesehatan saat ini dinilai masih minim. Hal itu lantaran […]

  • Menaker Imbau Calon Peserta Magang Jangan Terburu-Buru Mendaftar

    Menaker Imbau Calon Peserta Magang Jangan Terburu-Buru Mendaftar

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengimbau para calon peserta program pemagangan agar tidak tergesa-gesa dalam mendaftar ke perusahaan. Pasalnya, rentang waktu pendaftaran masih cukup panjang, yakni mulai tanggal 7 hingga 12 Oktober 2025. “Jadi tidak perlu terburu-buru. Besok, lusa, atau sampai tanggal 12 masih bisa mendaftar,” ujar Menaker di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Menaker menjelaskan bahwa […]

  • Maruarar Sirait Resmi Keluar dari PDIP, Pilih Mengikuti Jejak Jokowi

    Maruarar Sirait Resmi Keluar dari PDIP, Pilih Mengikuti Jejak Jokowi

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait, mengumumkan keputusannya untuk resmi keluar dari partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Maruarar menyatakan bahwa ia memilih mengikuti jalan politik Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Baca juga : Jokowi Igatkan Nadiem Naikan Anggaran Riset Sebelum Ada Presiden Baru “Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Mega, […]

expand_less