Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

Urgensi Menghidupkan Rute Trans Semarang di Pasar Johar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Pasar Johar bukan sekadar episentrum perdagangan, melainkan saksi bisu denyut nadi transportasi massal di Kota Semarang. Jika pada era 1980-an kawasan ini menjadi hub utama tempat bermuaranya puluhan trayek Bus DAMRI dan angkutan kota, kini potret tersebut telah bergeser secara drastis._

Ironisnya, di tengah upaya menghidupkan kembali pasar bersejarah ini, infrastruktur penunjang seperti halte justru berdiri membisu tanpa fungsi. Menghidupkan kembali konektivitas transportasi ke dalam pasar bukan lagi sekadar pilihan rute, melainkan langkah strategis untuk merajut kembali kejayaan ekonomi dan aksesibilitas kawasan cagar budaya ini.

Di Kawasan Pasar Johar, terdapat fasilitas halte bus yang saat ini terbengkalai. Padahal, untuk mendongkrak aktivitas dan meramaikan pasar, pemerintah daerah bisa mengalihkan atau memperpanjang rute Trans Semarang agar langsung masuk ke kawasan tersebut.

Sejak awal operasionalnya pada era 1980-an, Bus DAMRI di Semarang telah menjadikan Pasar Johar sebagai pusat tujuan trayek utama, seperti rute Pasar Babadan–Pasar Johar, Jrakah-Pasar Johar dan Pasar Jatingaleh–Pasar Johar. Tak hanya bus, sejumlah rute angkutan kota (angkot) pun berpusat di sini, mulai dari Sampangan, Karangayu, Tlogosari, Tanah Mas, Tegalwareng, Genuk, Banyumanik, hingga Kabluk. Namun kini, pusat integrasi tersebut telah beralih ke Simpang Lima. Pergeseran ini membuat Halte Simpang Lima bersama Halte Balaikota menjadi halte tersibuk di Kota Semarang karena melayani hampir seluruh koridor Trans Semarang.

Jika sejumlah rute Trans Semarang, baik koridor utama maupun rute feeder (pengumpan) berhasil dimasukkan ke dalam Kawasan Pasar Johar, manfaat yang dihasilkan akan sangat signifikan. Manfaat ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan penataan ruang kota.

*Pertama, dampak ekonomi (mengaktifkan _economic multiplier effect_ )* . Meningkatkan kunjungan pembeli, Pasar Johar sebagai pusat grosir dan ritel bersejarah membutuhkan aksesibilitas yang mudah untuk menarik pengunjung. Kehadiran Trans Semarang yang langsung berhenti di dalam kawasan pasar akan menurunkan hambatan psikologis masyarakat untuk datang, sehingga potensi transaksi pedagang meningkat. Kemudian efisiensi biaya logistik dan perjalanan. Transportasi publik yang andal dan murah akan menekan pengeluaran transportasi bulanan bagi para pedagang, pegawai pasar, maupun pembeli. Penghematan biaya transportasi ini dapat dialihkan untuk konsumsi barang di dalam pasar.

*Kedua, peningkatan aksesibilitas dan keadilan sosial ( _social inclusivity_ )* . Kemudahan bagi kelompok rentan, Pasar Johar dihuni oleh beragam demografi, termasuk lansia, perempuan, dan pekerja sektor informal (seperti buruh gendong). Armada Trans Semarang, terlebih jika menggunakan armada _low deck_ (lantai rendah), memberikan aksesibilitas yang ramah, aman, dan berkeadilan bagi mereka untuk bermobilitas tanpa harus berjalan jauh ke jalan raya luar kawasan. Selain itu, konektivitas antarwilayah yang lebih luas dengan menghubungkan Pasar Johar langsung ke koridor utama, warga dari wilayah pinggiran Semarang (seperti Mangkang, Penggaron, Cangkiran, atau Gunungpati) dapat menuju pusat perdagangan ini dengan sekali atau dua kali naik kendaraan secara efisien.

*Ketiga, efisiensi jaringan dan optimalisasi infrastruktur transportasi* . Pemanfaatan aset halte yang mangkrak dengan memasukkan bus ke dalam kawasan akan menghidupkan kembali infrastruktur halte yang saat ini tidak termanfaatkan. Hal ini mengoptimalkan belanja modal ( _capex_ ) yang dulu telah dikeluarkan pemerintah untuk membangun halte tersebut. Disamping itu, mengurai kepadatan di hub utama (Simpang Lima dan Balaikota), saat ini, beban transit Trans Semarang menumpuk di Halte Simpang Lima dan Balaikota. Menjadikan Pasar Johar sebagai salah satu titik akhir atau titik singgah alternatif akan mendistribusikan akumulasi penumpang (passenger load) secara lebih merata di pusat kota.

*Keempat, manajemen lalu lintas dan lingkungan (modal _shift_ )* . Mereduksi emisi lokal, konsentrasi polusi udara dari kendaraan pribadi yang merayap di kemacetan sekitar Pasar Johar dapat ditekan jika mobilitas masyarakat diwadahi oleh transportasi massal, terutama jika menggunakan armada bus listrik yang ramah lingkungan.

*Kelima, revitalisasi Kawasan Cagar Budaya dan wisata ekonomi* . Pasar Johar bukan sekadar tempat belanja, melainkan kawasan heritage yang berdekatan dengan Kota Lama Semarang dan Masjid Agung Kauman. Integrasi Bus Trans Semarang ke dalam kawasan ini mendukung konsep _Transit-Oriented Development_ (TOD) skala mikro, di mana kawasan bersejarah dihidupkan kembali melalui akses transportasi publik yang terintegrasi, menjadikannya lebih hidup dan menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

*Catatan akhir*
Mengembalikan rute transportasi umum ke jantung Pasar Johar bukanlah sekadar perkara teknis memodifikasi trayek bus. Langkah ini adalah wujud komitmen nyata untuk menghidupkan kembali roh kawasan bersejarah, memberdayakan ekonomi kerakyatan, dan mewujudkan keadilan mobilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sudah saatnya Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah progresif untuk mengaktifkan kembali halte yang terbengkalai tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan rekayasa lalu lintas yang tepat, masuknya kembali Bus Trans Semarang ke Pasar Johar akan menjadi katalisator kebangkitan kawasan cagar budaya ini, sekaligus mengukuhkan Semarang sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.

_*Djoko Setijowarno* , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Revisi UU Sisdiknas Harus Satukan Sistem Pendidikan Nasional, Ini Kata Prof. Atip Latipulhayat

    Soal Revisi UU Sisdiknas Harus Satukan Sistem Pendidikan Nasional, Ini Kata Prof. Atip Latipulhayat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merupakan langkah strategis untuk menyatukan seluruh elemen pendidikan nasional ke dalam satu sistem yang utuh. Revisi ini, kata Atip, bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan upaya mengembalikan marwah sistem pendidikan nasional sesuai amanat konstitusi. “Revisi ini bukan hanya karena […]

  • Pangdam II/Swj Sambut Panglima TNI dan Kasad, Tinjau Latgabma SGS 2024 di Baturaja

    Pangdam II/Swj Sambut Panglima TNI dan Kasad, Tinjau Latgabma SGS 2024 di Baturaja

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Baturaja, msinews.com – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI M. Naudi Nurdika menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta rombongan di Bandara Lanudad Gatot Soebroto Waytuba, Kab. Way Kanan, Provinsi Lampung, Kamis (29/08/2024). Kedatangan Panglima TNI dan Kasad bersama rombongan dalam rangka meninjau Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) bertaraf […]

  • PADMA Indonesia Desak Pemda TTS Segera Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

    PADMA Indonesia Desak Pemda TTS Segera Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia  (Pelayanan Advokasi Keadilan dan Perdamaian Indonesia), Gabriel Goa menegaskan,pentingnya  Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Oleh karena itu ia merekomendasikan agar lembaga tersebut segera dibentuk oleh Pemerintah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Kepulauan NTT. “Pasal 28 G ayat 2 UUD Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap […]

  • Keterangan Kejati Terkait OTT Kadisnakertrans Sumsel

    Keterangan Kejati Terkait OTT Kadisnakertrans Sumsel

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan Vanny Yulia Eka Sari, S.H, M.H mengemukakan perihal terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatra Selatan. Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu atas perintah, izin, dan persetujuan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatra Selatan. Vany pada Minggu (10/01) […]

  • Presiden Jokowi

    Presiden Jokowi dan Para Menteri Makan Malam Bersama dan Sapa Masyarakat di Makassar

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Makassar, MSINews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara makan malam yang diadakan di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu malam (21/2). Kehadiran beliau disambut antusias oleh masyarakat setempat, menambah kesan meriah di tempat tersebut. Menurut siaran pers yang diterima di Jakarta pada Kamis pagi, suasana di pusat perbelanjaan semakin […]

  • Sambut Ramadan 1446 Hijriah, TNI AD dan Warga Bersatu Bangun Masjid Babus Salam

    Sambut Ramadan 1446 Hijriah, TNI AD dan Warga Bersatu Bangun Masjid Babus Salam

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Semangat kebersamaan dan gotong royong menggelora di Desa Tambuha, Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, saat personel Koramil 1412-05/Pakue bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecoran plat atap Masjid Babus Salam, sepekan belakangan ini. Dipimpin Danramil 1412-05/Pakue, Kapten Inf Sudarto, kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah serta mempererat kemanunggalan dengan […]

expand_less