Mercado Culinário Indonésio 2026, KBRI Lisabon Hadirkan Cita Rasa Nusantara,Ada Sate Lilit dari Bali
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dubes RI untuk Lisbon,Portugal, .M. Susi Marleny Bachsin. Foto; kemenlu kbri Lisbon,Portugal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LISBON,PORTUGAL,SINEWS.COM — Diplomasi Budaya dan Kuliner Indonesia di Portugal terus dilakukan oleh Indonesia. Melalui acara Mercado Culinário Indonésio 2026, KBRI Lisabon Hadirkan Cita Rasa Nusantara.Kegiatan ini dilakukan oleh perwakilannya Kedutaan Besar Republik Indonesia di Lisabon, Portugal, kembali menghadirkan kekayaan kuliner dan budayanya dala kegiatan Mercado Culinário Indonésio 2026 yang diselenggarakan pada akhir Mei 2026,tepatnya pukul 12.00–16.00 waktu setempat, di Pelataran Gedung KBRI Lisabon,Portugal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya dan kuliner Indonesia di Portugal, sekaligus mendukung program Pemerintah Indonesia “Spice Up the World”, yang bertujuan memperkuat eksistensi kuliner Indonesia di pasar internasional.
”Semangat memperkenalkan Indonesia melalui cita rasa Nusantara, Mercado Culinário Indonésio 2026 menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia dengan kekayaan rempah yang telah dikenal dunia sejak berabad-abad lalu. Sekitar 570 pengunjung datang untuk menikmati berbagai menu autentik Indonesia yang disajikan oleh komunitas dan pelaku kuliner Indonesia di Portugal,” dikutip KBRI Lisbon dalam laman kemenlu ri.
Berbagai tenant atau peserta kuliner turut meramaikan acara, di antaranya Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Lisabon, Bali do Cais Restaurant, serta komunitas dan usaha kuliner Indonesia seperti Warung Salma, Satay House, Waroeng Badjoe, Dapur Benfica dan Pawon.
Tak hanya kuliner saja, kegiatan ini juga menghadirkan produk ekonomi kreatif dari Jewellery by Mimi Papilaya dan QUAD Sports.
Para pencinta kuliner juga disuguhi hiburan pertunjukan budaya Indonesia,di antaranya tari tradisional “Ondel-Ondel” Jakarta, demonstrasi pencak silat dari Satria Muda Indonesia, pertunjukan angklung lagu “I have a dream” dan “Yamko rambe Yamko” yang menghibur seluruh pengunjung kegiatan Mercado Culinário Indonésio 2026.
Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Lisbon,Portugal, Y.M. Susi Marleny Bachsin menyampaikan bahwa kuliner merupakan salah satu sarana diplomasi yang efektif untuk mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara.
“Indonesia memiliki kekayaan kuliner dan rempah yang luar biasa. Melalui Mercado Culinário Indonésio 2026, kami ingin memperkenalkan kehangatan budaya Indonesia kepada masyarakat Portugal sekaligus memperkuat persahabatan kedua negara melalui cita rasa Nusantara,” kata Dubes RI di Lisabon.
Momen ini para peserta ikut menikmati kuliner Nusantara di Kota Lisbon,Portugal,seperti bakso,juga sate.Tak ketinggalan Sate Liloit khas Bali turut memanjakan lida masyarakat Indonesia di Kota Lisbon.
Lanjutnya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam dengan karakter rempah yang kuat.
Rempah-rempah Indonesia seperti cengkih, pala, kayu manis, lada, dan kunyit telah menjadi bagian penting sejarah perdagangan dunia sekaligus membentuk identitas kuliner Indonesia yang dikenal kaya rasa dan penuh warna.
Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Portugal yang memiliki ketertarikan terhadap budaya dan makanan Asia. Salah satu pengunjung asal Portugal, Maria Silva, mengaku terkesan dengan keberagaman rasa dan suasana hangat yang dihadirkan dalam acara tersebut.
“Saya senang bisa hadir tahun ini karena tahun sebelumnya saya melewatkannya. Saya sangat suka dengan kuliner Indonesia, seperti Sate, Rendang dan beberapa makanan yang baru saya coba hari ini yaitui Onde-onde, Rempeyek dan Es Cendol. Harapannya kegiatan ini rutin dilaksanakan dan semoga tahun depan saya bisa membeli Batik juga, bukan hanya kuliner” ujar Maria Silva, salah satu pengunjung asal Lisabon.
Dia berharap, melalui Mercado Culinário Indonésio 2026, KBRI Lisabon dapat semakin mendekatkan masyarakat Portugal dengan Indonesia melalui pendekatan people-to-people contact, sekaligus memperkuat hubungan budaya kedua negara.
Selain menikmati sajian kuliner dan pertunjukan budaya, pengunjung juga berkesempatan memperoleh berbagai door prize menarik dari KBRI Lisabon, Peserta Mercado Culinário Indonésio, dan Quad Sports.
Untuk diketahui, bahwa kgiatan ini terbuka untuk umum yang diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan budaya yang hangat bagi masyarakat Indonesia, warga Portugal, serta komunitas internasional pencinta kuliner dan budaya Asia. Salam budaya, sukseskan promosi Kuliner Nusantara.//
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Lisabon/Editor; domi dese.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar