Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Bakal Periksa Rekening Pejabat Eselon I sampai III

Menkeu Purbaya Bakal Periksa Rekening Pejabat Eselon I sampai III

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperketat pengawasan internal dengan memeriksa rekening tabungan seluruh pejabat eselon I hingga III di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Langkah Menkeu Purbaya ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan sekaligus bahan pertimbangan dalam rotasi dan promosi jabatan.

Purbaya menegaskan pemeriksaan dilakukan menyeluruh, terutama terhadap pejabat yang berpotensi menduduki jabatan lebih tinggi.

“Saya punya akses untuk pejabat saya, semuanya, tetapi yang saya periksa sampai eselon III, karena yang mau naik kan yang di situ. Nanti kalau yang di bawahnya mau naik, kita lihat lagi. Eselon I juga saya lihat,” kata Purbaya di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan rekening tabungan dilakukan di luar mekanisme Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pegawai secara mandiri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Di luar LHKPN. LHKPN juga kita lihat masuk akal atau enggak, terus dibandingkan dengan uangnya yang di bank dari tahun ke tahun gimana,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Purbaya menyebut belum ditemukan lonjakan saldo yang mencolok pada rekening pejabat, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Ia menilai hal tersebut menunjukkan kemampuan pejabat dalam mengelola keuangan secara rapi.

“Angka saldo tabungannya normal-normal saja termasuk yang diproses (KPK). Jadi sepertinya orang pajak, bea cukai dan orang keuangan sudah jago memanage saldo di tabungan,” ucap Purbaya.

Purbaya menambahkan pengawasan tidak berhenti pada satu sumber data. Menurutnya, berbagai instrumen pengawasan tetap bisa digunakan untuk menelusuri potensi penyimpangan.

“Tapi Anda jangan anggap enteng, saya masih bisa lihat dari tempat yang lain atau orang lain bisa lihat. Jadi, yang penting Anda bersih, lurus, harusnya tidak ada masalah. Masalah kesejahteraan nanti kami pikirkan supaya Anda bisa duduk tenang itu cukup tanpa harus melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Purbaya menekankan bahwa secerdik apa pun seseorang menyembunyikan penyimpangan, pada akhirnya akan tetap terdeteksi.

Ia menyinggung penerapan tiga lini pertahanan dalam tata kelola dan manajemen risiko di Kemenkeu sebagai instrumen pengawasan berlapis.

“Harapan masyarakat ada di pundak Anda dan saya pastikan pengawasan juga berjalan. Jadi pilihannya jelas, jaga amanah atau minggir,” imbuh Purbaya.

Selain itu, ia mengingatkan para pejabat agar tidak abai terhadap pengawasan bawahan. Menurutnya, ketidaktahuan atasan atas pelanggaran anak buah tidak bisa dijadikan alasan untuk lepas dari tanggung jawab.

“Jangan sampai terlibat, tetapi jangan juga sampai dikibulin. Bawahannya main-main, atasannya nggak tahu. Jadi saya ingin kita ambil langkah strategis sampai ke level-level Kakanwil kita mutasikan,” tegas Purbaya.

Ia menegaskan satu tindakan penyimpangan dapat merusak kepercayaan publik yang dibangun oleh ribuan pegawai lainnya. Karena itu, Kemenkeu tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas sesuai tingkat pelanggaran.

“Mulai dari mutasi ke wilayah terpencil, sampai penghentian sesuai tingkat pelanggarannya. Ini bukan karena saya emosi atau mau gaya-gaya, tetapi ini karena negara tidak boleh kalah oleh penyimpangan,” pungkasnya.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com – Pagar Laut di Tangerang, Banten berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR Pangeran Khairul Saleh.  Ia menyebut jika adanya pagar laut yang terjadi di pesisir Tangerang yang menjadi polemik dianggap sudah melanggar HAM karena merampas kedaulatan rakyat. Menurut Pangeran Khairul Saleh bahwa ada prinsip-prinsip yang […]

  • Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo mengingatkan kepada seluruh kader FKPPI, setelah berhasil melalui Pemilu 2024 dengan baik, kini waktunya FKPPI kembali menjadi lokomotif dalam menjaga persaudaraan kebangsaan dalam menghadapi Pilkada 2024. Jangan sampai karena perbedaan pilihan politik, membuat perpecahan […]

  • Pengurus dan Kader PKK Diminta Pahami Pentingnya Literasi Keuangan di Tingkat Keluarga

    Pengurus dan Kader PKK Diminta Pahami Pentingnya Literasi Keuangan di Tingkat Keluarga

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Para pengurus dan kader PKK  harus memahami pentingnya literasi keuangan di tingkat keluarga. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian . Menurutnya, kemampuan tersebut diperlukan agar masyarakat mampu memilah informasi serta mengelola keuangan secara bijak dan tepat guna. “Mudah-mudahan dengan literasi ini, pemahaman ini, […]

  • Legislator Tetap Support Subsidi untuk Pro Rakyat yang Berhak Membutuhkan

    Legislator Tetap Support Subsidi untuk Pro Rakyat yang Berhak Membutuhkan

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pendistrubusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Anggota Komisi VII DPR Sartono Hutomo meminta kepada Pemerintah agar dapat mengontrol nya dengan baik dan benar. Hal itu agar dapat efisien dan penyalahgunaan subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi yang benar-benar membutuhkannya. agar subsidi tersebut bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal ini merespon wacana Pemerintah sebelumnya akan melakukan […]

  • Gegara Aniaya Pegawai Magang Kabid BKD Lampung Dicopot

    Gegara Aniaya Pegawai Magang Kabid BKD Lampung Dicopot

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Geger DRZ, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, dilaporkan dikarena ada dugaan menganiaya AF, pegawai magang BKD Provinsi Lampung, Selasa (8/8/2023) akhirnya Dicopot dari jabatannya. Menanggapi persoalan tersebut Inspektur Inspektorat Lampung Fredy mengatakan, saat diperiksa, DRZ mengaku telah menganiaya AF. Dia menyebut Geburnur Arinal telah menarik kembali situs jabatan dari […]

  • MPR for Papua Minta Pemda Saling Bersinergi, Dukung Pengendalian Minol di Papua Barat

    MPR for Papua Minta Pemda Saling Bersinergi, Dukung Pengendalian Minol di Papua Barat

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Maraknya peredaran minuman beralkohol (Minol) ilegal di Ibu Kota Provinsi Papua Barat, Manokwari, telah menjadi perhatian publik dan menuai polemik beberapa pekan terakhir. Respons serius juga disampaikan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk Papua (MPR for Papua). Lembaga yang beranggotakan para wakil rakyat (DPR dan DPD) dan didirikan oleh MPR RI sebagai wadah komunikasi dan penyelesaian […]

expand_less