Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » A.M Sangadji, Usulan Nama Pahlawan dari Maluku yang Disimpan Dibalik Meja

A.M Sangadji, Usulan Nama Pahlawan dari Maluku yang Disimpan Dibalik Meja

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM – Di tanah yang melahirkan banyak pejuang, nama Abdoel Moethalib Sangadji atau A.M. Sangadji terus bergema dalam ingatan rakyat Maluku.

Sudah lebih dari dua dekade, masyarakat di kepulauan itu menanti pengakuan negara atas jasa sang tokoh pergerakan nasional. Namun, hingga hari ini, nama A.M. Sangadji belum juga masuk dalam daftar Pahlawan Nasional.

Bagi rakyat Maluku, penantian itu sudah terlalu lama, mereka lelah melihat nama A.M Sangadji hanya disebut di seminar dan pidato peringatan hari pahlawan, tapi tak pernah diucapkan dalam Keputusan Presiden.

A.M. Sangadji, tokoh pergerakan nasional asal Maluku yang dikenal berjuang bersama H.O.S. Cokroaminoto dan Haji Agus Salim. Usulan A.M Sangadji sebagai pahlawan nasional hanya sampai di meja administrasi pemerintah.

Anggota DPR RI asal Maluku, Saadiah Uluputty, menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya pemerintah dalam merespons usulan yang sudah lama disampaikan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

“Sudah terlalu lama Maluku menunggu. A.M. Sangadji bukan hanya pejuang Maluku, tapi pejuang bangsa. Beliau berjuang bersama tokoh-tokoh nasional, namun hingga kini seolah dilupakan. Ini bukan sekadar soal gelar, ini soal penghargaan terhadap sejarah dan keadilan,” tegas Saadiah kepada wartawan, Selasa (11/11).

Ia menilai pemerintah pusat kurang memberi perhatian serius terhadap dokumen dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku sejak bertahun-tahun lalu.

“Semua berkas dan kajian akademik sudah diserahkan. Seminar nasional, dukungan DPRD, hingga rekomendasi TP2GD Maluku sudah lengkap. Apa lagi yang ditunggu? Jangan sampai perjuangan tokoh dari Timur selalu dinomorduakan,” ujarnya.

A.M. Sangadji dikenal sebagai dokter rakyat yang mengabdikan hidupnya untuk membantu kaum kecil di masa penjajahan.

Ia aktif dalam Indische Partij dan Sarekat Islam, serta dikenal sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional yang menanamkan semangat kemerdekaan di hati rakyat.

Namun hingga kini, namanya belum juga disematkan dalam deretan Pahlawan Nasional yang diakui negara.

“Ini ironis. Kita sering berbicara tentang persatuan, tapi ketika tokoh dari Timur berjasa besar, pengakuan itu begitu sulit datang. Apakah nilai perjuangan harus diukur dari letak geografis?,” tanya Saadiah.

Saadiah menegaskan, penetapan A.M. Sangadji sebagai pahlawan nasional bukan hanya persoalan administratif, tetapi wujud penghargaan terhadap sejarah bangsa yang dibangun bersama dari Sabang sampai Merauke.

Ia menyerukan agar pemerintah pusat mendengar aspirasi rakyat Maluku dan memberikan keadilan bagi para pejuang yang telah berkorban tanpa pamrih.

“Kita bukan bangsa besar kalau kita lupa pada mereka yang telah berjuang. A.M. Sangadji sudah menorehkan jejak dalam darah perjuangan bangsa. Sudah saatnya negara menorehkan namanya di hati rakyat melalui gelar Pahlawan Nasional,” ujarnya dengan nada haru.

Bagi masyarakat Maluku, protes ini bukan sekadar soal gelar, melainkan jeritan moral atas ketimpangan penghargaan sejarah.

Nama A.M. Sangadji mungkin belum tercatat secara resmi sebagai pahlawan nasional, namun di hati rakyat Maluku, ia telah lama hidup sebagai simbol perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanah air yang sejati. ** (Siptess).

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Mulyani Mulai Main Titip, Ada apa? Berikut Penjelasanya:

    Sri Mulyani Mulai Main Titip, Ada apa? Berikut Penjelasanya:

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemenkeu pada masa sekarang ini sudah mulai main titip. Usut punya usut Sri Mulyani menitipkan pesan ke 937 pejabatnya yang baru dilantik. Pesan pertama, Sri Mulyani bahwa pegawai akan dihadapkan pada berbagai tantangan pekerjaan. Ia menyebut keuangan negara memiliki fungsi strategis sehingga, seluruh pejabat harus bersinergi. “Di mana pun anda sekarang ini ditempatkan, […]

  • Mardani Ali Sera ; Saatnya Birokrasi Lepas dari Cengkeraman Politik

    Mardani Ali Sera ; Saatnya Birokrasi Lepas dari Cengkeraman Politik

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Putusan MK untuk membentuk lembaga independen pengawas ASN, bukan sekadar koreksi hukum, melainkan ujian politik bagi pemerintah dan parlemen. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. “Keputusan ini bukan sekadar koreksi atas penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), tetapi juga peringatan keras agar reformasi birokrasi tidak tergelincir ke arah […]

  • Pengembang Taman Kencana, Kangkangi Gubernur DKI 30 Tahun

    Pengembang Taman Kencana, Kangkangi Gubernur DKI 30 Tahun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengembang Taman Kencana Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, sudah 30 tahun belum juga menyerahkan Fasum dan Fasos ke Pemerintah terkait. Gubernur DKI, akan berikan sanksi ke pengembang yang menunda kewajiban. Terbongkarnya Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) ketika konflik warga dengan ketua Rukun014, hingga mediasi Camat Kalideres baru-baru ini, Minggu 28/10/2023. […]

  • Kemensos Beri Bantuan Kepada Puluhan Kelompok Miskin dan Rentan di Solo

    Kemensos Beri Bantuan Kepada Puluhan Kelompok Miskin dan Rentan di Solo

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, Kementerian Sosial (Kemensos) membantu puluhan kelompok miskin dan rentan meretas usaha ekonomi. Mereka mendapatkan bantuan dari Kemensos itu, berbagai macam bantuan usaha, produksi seperti kue, usaha menjahit, jualan es, dan sebagainya. Bantuan ATENSI melalui Kemensos diberikan kepada 29 orang yang terdiri dari kluster anak, kluster disabilitas, kluster rentan dan kluster lanjut usia, serta kluster […]

  • Kepala BGN : Program MBG membuk peluang kerja lebih baik bagi Permpuan

    Kepala BGN : Program MBG membuk peluang kerja lebih baik bagi Permpuan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Kongres pejuang perempuan Indonesia merupakan forum strategis yang menghimpun suara perempuan dari berbagai latar belakang. Adapun, bertujuan  memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana,  dalam keterangan tertulis di Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini serta mempererat kolaborasi lintas sektor […]

  • Calon DPRD PPP

    Calon DPRD PPP Nomor Empat, Ajak Santri Menjadi Pemimpin Masa Depan Untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pandeglang MSINews.com – Salah satu Calon DPRD Nomor urut Empat (4) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, TB Ahmad Humaini Idrus Asrorie memotivasi, santri dan santriwati untuk menjadi garda terdepan untuk mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia. Ia menekankan janji politiknya yang akan menjadikan sebagai penghubung antara rakyat dan ulama dan kyai. “Motivasi saya […]

expand_less