Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ketua LKSN Jakarta Selatan, Liya Kusdaliyah ; Anak Sebagai Aset Bangsa,Pencegahan Bullying di Sekolah

Ketua LKSN Jakarta Selatan, Liya Kusdaliyah ; Anak Sebagai Aset Bangsa,Pencegahan Bullying di Sekolah

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM– Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua .Lembaga Komite Sekolah Nasional (LKSN) DPC Jakarta Selatan,Liya Kusdaliyah, SE bersama Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan,saat menggelar seminar bertema Penguatan Karakter dan Pencegahan Bullying di Sekolah di Gedung Dinas Pendidikan Jakarta, Kamis  (2/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan upaya mencegah perundungan (bullying) di sekolah. Giat tersebut terus digencarkan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari sekolah, orangtua, hingga aparat penegak hukum.

Ketua LKSN Jakarta Selatan Liya Kusdaliyah, SE menegaskan, anak adalah aset tak ternilai yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan. Menurutnya, kolaborasi dengan Sudin Pendidikan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan karakter dan mengedukasi dampak psikologis bullying, baik bagi korban maupun pelaku.

“Harapan kami, acara ini menambah wawasan guru dan komite sekolah untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying,” ujar Liya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Wilayah I sekaligus Plt Wilayah II, Drs. Sarwoko, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.

“Terima kasih kepada LKSN Jakarta Selatan karena peduli dengan peningkatan kualitas pendidikan. Semoga langkah ini bisa diikuti oleh wilayah lain,” kata Sarwoko.

Selain seminar, kegiatan dimeriahkan dengan penampilan seni tari Betawi Nyi Demplon oleh siswa SMP Muhammadiyah 9 Jakarta.

Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Shara Zakia Nisa, S.Psi (PUSPEKA), Gloria Siagian, M.Psi, Psikolog (Direktur Jejak Kaki Psikolog), serta AKP Citra Ayu Civilia dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Budaya Aman dan Nyaman

Psikolog Shara Zakia menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan gembira.

“Budaya positif di sekolah menjadi kunci tumbuh kembang anak yang optimal,” katA Shara Zakia.

Sementara Gloria Siagian menyoroti dampak serius bullying terhadap anak. Ia menyebut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mencatat 3.800 kasus perundungan pada 2023, dengan mayoritas berupa bullying fisik (55,5%).

Pada 2024, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) juga melaporkan 573 kasus kekerasan di sekolah, madrasah, dan pesantren.

“Sekolah seharusnya menjadi benteng kasih, bukan tempat menindas. Lingkungan yang aman adalah hadiah terbaik bagi generasi penerus,” ujarnya.

Ancaman Cyberbullying

Dari aspek hukum, AKP Citra Ayu Civilia mengingatkan bahaya perundungan daring (cyberbullying). Ia menegaskan pentingnya literasi digital agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif.

“Data UNICEF Indonesia (2021) menyebut satu dari tiga anak pernah mengalami perundungan online. Remaja perempuan paling rentan karena stereotip gender dan seksualisasi di media sosial,” katanya.

Seminar ini menutup rangkaian kegiatan kolaborasi LKSN dengan Sudin Pendidikan Jakarta Selatan, yang sebelumnya juga mengadakan sosialisasi peran komite sekolah, lomba kebersihan sekolah, hingga peringatan Hari Anak Nasional.//

Editor ; domi lewuk/tim redaksi.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani mengatensi khusus perkembangan kasus kematian tragis Brigadir Muhammad Nurhadi yang terjadi di Gili Trawangan, Lombok Utara, pada 16 April 2025. Dewi mendesak agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan menyeluruh. “Seharusnya dengan adanya kematian, hasil forensik dan bukti lainnya, kasus […]

  • KPK Panggil Ketua DPD PDIP Lampung, Buntut Duit Haram SYL

    KPK Panggil Ketua DPD PDIP Lampung, Buntut Duit Haram SYL

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – KPK Panggil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung terkait kasus korupsi exs mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), buntut duit haram SYL. Sudin dipanggil untuk memberikan kesaksian dalam penyelidikan ini. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK panggil ketua DPD PDIP provinsi Lampung, yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, untuk meminta […]

  • Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Rp 16 Miliar di Tolikara, Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPKP Perwakilan Papua

    Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Rp 16 Miliar di Tolikara, Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPKP Perwakilan Papua

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia mendesak Presiden Joko Widodo melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia mengevaluasi kinerja Kepala BPKP Provinsi Papua terkait hasil audit investigatif penyimpangan atau penyalahgunaan keuangan di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (7/7/2024), Ketua KOMPAK Indonesia Gabriel de Sola menjelaskan, berdasarkan laporan […]

  • Prabowo Klaim Selamatkan Rp300 Triliun APBN Lewat Efisiensi Anggaran

    Prabowo Klaim Selamatkan Rp300 Triliun APBN Lewat Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Presiden Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil menyelamatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp300 triliun yang berpotensi diselewengkan atau dikorupsi, melalui kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025. Menurut Prabowo, langkah tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 ayat (4) Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan penggunaan sumber daya ekonomi secara efisien demi kemakmuran yang […]

  • PT KAI Tanggung

    PT KAI Tanggung Biaya Pendidikan Anak, Korban Kecelakaan KA

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bandung, MSINews.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan komitmennya untuk menanggung biaya pendidikan anak-anak korban kecelakaan tragis antara Kereta Api Turangga dan Kereta Api Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1). Direktur Utama, Didiek Hartantyo, menyatakan bahwa perusahaan akan menanggung biaya pendidikan anak-anak dari empat korban kecelakaan yang merupakan pegawai PT […]

  • Ganjar Pranowo Pertanyakan Survei Elektabilitasnya Selalu Turun?

    Ganjar Pranowo Pertanyakan Survei Elektabilitasnya Selalu Turun?

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan kekecewan hingga kebingungannya terhadap hasil survei elektabilitas belakangan ini. Meskipun beberapa survei menempatkannya di urutan ketiga dengan elektabilitas yang menurun, Ganjar mempertanyakan hal ini. Menurutnya, sambutan meriah dari masyarakat saat kampanye keliling seharusnya mencerminkan kondisi psikologis yang positif. Baca juga : Mahasiswa FH UI […]

expand_less