Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rapat di Istana, Mensos Gus Ipul Lapor ke Presiden Penanganan Korban Unjuk Rasa

Rapat di Istana, Mensos Gus Ipul Lapor ke Presiden Penanganan Korban Unjuk Rasa

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Dalam rapat tersebut Gus Ipul memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Sosial. Di antaranya tentang pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pengembangan Sekolah Rakyat, hingga penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler dan adaptif yang menjadi tulang punggung perlindungan sosial.

“Bansos adalah instrumen utama pemerintah untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan. Tidak hanya dalam situasi normal, tetapi juga ketika terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya,” ujar Gus Ipul.

Bansos reguler, lanjutnya, merupakan program perlindungan sosial yang diberikan secara rutin dan berkesinambungan untuk mengurangi beban hidup keluarga miskin dan rentan. Hal ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bantuan bersyarat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga, Program Sembako untuk menjamin akses pangan bergizi dengan harga terjangkau, serta bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas agar kelompok rentan tetap terlindungi.

Di sisi lain, bansos adaptif menjadi instrumen penting saat terjadi guncangan, baik bencana alam maupun non-alam. Bansos ini bersifat fleksibel dan segera diberikan berdasarkan hasil asesmen lapangan.

“Bagi korban meninggal, ahli waris menerima santunan Rp15 juta. Untuk korban luka berat diberikan Rp5 juta, dan bila dibutuhkan dapat dilanjutkan dengan dukungan pemulihan, rehabilitasi, bahkan program pemberdayaan,” jelasnya.

Bansos adaptif juga menyasar korban konflik sosial, demonstrasi, maupun keadaan darurat lainnya. Prinsipnya, negara tidak membedakan apakah korban dari masyarakat atau petugas lapangan, karena keduanya adalah warga negara yang harus mendapat perhatian.

Gus Ipul menegaskan, penyaluran santunan untuk korban bencana sosial unjuk rasa ricuh, sudah mulai dilakukan sejak kemarin. Prosesnya dilaksanakan secara langsung. Ahli waris korban meninggal dunia menerima bantuan secara pribadi, sementara korban luka berat mendapat santunan langsung baik di rumah sakit atau tempat tinggalnya.

Ia menambahkan, distribusi santunan  dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah sesuai domisili korban.

“Selain di Jakarta, santunan juga akan kita salurkan ke Makassar, Yogyakarta, dan sejumlah titik lain sesuai dengan data korban yang sudah masuk. Kita ingin memastikan semua keluarga yang berduka maupun korban luka mendapat perhatian dari negara,” ujarnya.

Semua bantuan sosial yang diberikan Kementerian Sosial berasal dari APBN. Artinya, ini adalah uang rakyat yang dikembalikan lagi untuk kepentingan rakyat. Karena itu, penyalurannya harus benar-benar tepat sasaran, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Selain soal bansos, rapat juga membahas arah kebijakan Kemensos ke depan. DTSEN akan menjadi basis utama data penerima agar lebih akurat, sementara Sekolah Rakyat ditargetkan hadir di lebih banyak daerah pada 2026. Program ini dirancang untuk memberi akses pendidikan dan pemberdayaan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar tidak terjebak dalam lingkaran kemiskinan.

“Nilai bansos jangan hanya dipandang dari nominal rupiahnya, melainkan sebagai wujud kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran negara di tengah rakyat yang sedang tertimpa musibah,” tutup Gus Ipul.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Armada 2025, Lanal TBK Ajak Siswa TK Hang Tuah Belajar Laut dari Atas KAL Pelawan

    Hari Armada 2025, Lanal TBK Ajak Siswa TK Hang Tuah Belajar Laut dari Atas KAL Pelawan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) menggelar rangkaian kegiatan Joy Sailing dan Lomba Menggambar bagi siswa-siswi TK Hang Tuah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Armada RI Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla, yang berlangsung pada Rabu pagi menggunakan […]

  • masa protes masalah rohingya

    Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai […]

  • Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersama dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar di Kompleks Parlemen, Senin (17/11/2025). Adapun, Rapat ini digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, khususnya terkait kebijakan moneter, intermediasi perbankan, serta pengawasan […]

  • Otorita IKN Fasilitasi Ritual Adat Dayak dan Paser Sebagai Restu Pembangunan

    Otorita IKN Fasilitasi Ritual Adat Dayak dan Paser Sebagai Restu Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kaltim,msinews.com-Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memfasilitasi 12 lembaga dan masyarakat adat di sekitar IKN maupun Kalimantan Timur untuk selenggarakan ritual adat Dayak dan Paser, sebagai bentuk restu dari leluhur untuk pembangunan IKN di tanah Kalimantan agar berjalan lancar dan aman. Pada pelaksanaannya, Ritual Adat tahun 2024 ini, berlangsung selama dua hari yakni Sabtu-Minggu  […]

  • Menko Polkam: Tugas Prajurit di Perbatasan Menentukan Wibawa Indonesia

    Menko Polkam: Tugas Prajurit di Perbatasan Menentukan Wibawa Indonesia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 320
    • 0Komentar

    NATUNA,MSINEWS.COM– Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago meninjau pasukan Yon Komposit 1/Gardapati serta prajurit TNI dan Polri yang bertugas di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menko Polkam juga meninjau Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I) guna memastikan kesiapan pertahanan dan keamanan […]

  • Utang dari Spanyol 6,49 Triliun Untuk KKP Firman Soebagyo; Tidak Urgensi dan Hanya Menambah Beban Utang Negara

    Utang dari Spanyol 6,49 Triliun Untuk KKP Firman Soebagyo; Tidak Urgensi dan Hanya Menambah Beban Utang Negara

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Pemerintah Indonesia telah melakukan pinjaman luar negeri sebesar Rp. 6,49 triliun kepada Instituto de Credito Oficial (ICO) Sapanyol dan Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) Spanyol, untuk membiayai proyek Maritime and Fisheries Integrated Surveillance System (MFISS) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Diketahui bahwa berdasarkan surat pemberitahuan dari Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu yang […]

expand_less