Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Vatikan,msinews.com-Pemimpin Gereja Katolik sedunia dan Kepala Negara Vatikan,Paus Leo XIV mengatakan bahwa keputusan,hubungan,dan tindakan harus berakar pada antikekerasan.

Dikatakan bahwa, untuk mempromosikan perdamaian memerlukan pelatihan hati dan pikiran orang-orang untuk peduli terhadap orang lain dan memahami kebaikan bersama.

“Anak-anak dan kaum muda kita perlu merasakan budaya kehidupan, dialog, dan rasa saling menghormati. Di atas segalanya, mereka membutuhkan kesaksian dari pria dan wanita yang mewujudkan cara hidup yang berbeda dan tanpa kekerasan,” katanya saat audiensi di Vatikan pada 30 Mei,dikutip ucanews indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu dengan orang-orang yang terlibat dalam inisiatif “Arena Perdamaian” yang dimulai tahun lalu dengan gerakan-gerakan rakyat dan organisasi-organisasi Katolik yang berkomitmen untuk bekerja demi perdamaian dan keadilan.

Adapun, inisiatif tersebut diluncurkan pada 18 Mei 2024, selama kunjungan Paus Fransiskus ke Kota Verona, Italia, tempat ia bertemu dengan sekitar 12.500 orang yang terlibat dalam kelompok-kelompok akar rumput dan organisasi-organisasi Katolik untuk berdoa bagi perdamaian di Arena Verona, sebuah ampiteater Romawi yang dibangun tahun 30.

Ia kembali mengenang, Paus Fransiskus mengatakan bahwa “membangun perdamaian dimulai dengan berdiri di samping para korban dan melihat berbagai hal dari sudut pandang mereka.”

“Pendekatan ini penting untuk melucuti hati, pendekatan, dan mentalitas, serta mengecam ketidakadilan sistem yang membunuh dan didasarkan pada budaya membuang,” kata Paus Leo XIV.

”Diperlukan keberanian antara Maoz Inon, seorang Israel yang orang tuanya dibunuh oleh Hamas, dan Aziz Sarah, seorang Palestina yang saudara laki-lakinya dibunuh oleh tentara Israel,” selama acara di Verona tersebut. Kedua sahabat itu bekerja sama dan “gestur mereka tetap menjadi kesaksian dan tanda harapan. Kami berterima kasih kepada mereka karena hadir di sini hari ini.”

Banyak kekerasan yang terjadi

Paus Leo menyebut, bahwa terlalu banyak kekerasan yang terjadi di dunia dan masyarakat kita. Dengan begitu banyak perang, terorisme, perdagangan manusia, dan agresi yang meluas, katanya, anak-anak dan kaum muda membutuhkan panutan dari orang-orang yang memilih nonkekerasan.

“Setiap kali mereka yang telah menderita ketidakadilan dan kekerasan menolak godaan untuk membalas dendam, mereka menjadi agen paling kredibel dari proses pembangunan perdamaian nonkekerasan,”tandasnya.

“Nonkekerasan, sebagai metode dan gaya, harus membedakan keputusan, hubungan, dan tindakan kita.Jalan menuju perdamaian menuntut hati dan pikiran yang terlatih dalam kepedulian terhadap sesama dan mampu memahami kebaikan bersama di dunia saat ini,” katanya.

Meski demikian kata Paus Leo, “kita perlu memulihkan kesabaran yang dibutuhkan agar proses ini dapat terjadi.”

“Perdamaian yang autentik terbentuk dari dasar, dimulai dari tempat, komunitas, dan lembaga lokal, dan dengan mendengarkan apa yang mereka katakan kepada kita,” imbuhnya.

“Dengan cara ini, kita menyadari bahwa perdamaian mungkin terjadi ketika ketidaksepakatan dan konflik yang ditimbulkannya tidak dikesampingkan, tetapi diakui, dipahami, dan diatasi.”

Itulah sebabnya mengapa karya “gerakan dan asosiasi rakyat sangat berharga” dan mengapa mereka menumbuhkan harapan, katanya.

“Anda sedang menjalankan proyek dan kegiatan yang melayani individu dan kebaikan bersama secara konkret” dalam dialog dengan semua orang. Ketika berbicara tentang nonkekerasan sebagai metode dan gaya, Injil dan ajaran sosial Gereja merupakan sumber dukungan bagi umat Kristen, dan “juga dapat bertindak sebagai kompas bagi semua orang,”tuturnya.

Apabila ingin ada perdamaian, maka orang tidak bisa hanya bergantung pada lembaga politik. Semua lembaga pendidikan, ekonomi, dan sosial  harus menjadi “lembaga perdamaian,” di mana cita-cita dalam ensiklik Paus Fransiskus “Fratelli Tutti, terkait Persaudaraan dan Persahabatan,” menemukan ekspresi dan orang-orang “beralih dari ‘saya’ ke ‘kita,’ dalam semangat solidaritas.”

Oleh karena itu, Pemimpin gereja katolik roma sedunia itu mendorong kelompok-kelompok tersebut untuk menjadi “ragi persatuan, persekutuan, dan persaudaraan.

“Persaudaraan perlu dipulihkan, dikasihi, dialami, diwartakan, dan disaksikan dengan harapan penuh iman bahwa hal itu memang mungkin, berkat kasih Allah yang ‘dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus,’” tutupnya.

Sumber: ucanews indonesia.

Editor ; tim redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cak Rochim dan DPC PKB Surabaya Rayakan Harlah ke-25 Bersama Anak Yatim

    Cak Rochim dan DPC PKB Surabaya Rayakan Harlah ke-25 Bersama Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta_Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Surabaya menggelar Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-25 Tahun PKB di Kantor DPC PKB Surabaya, kawasan Ketintang, Jumat malam (28/7/2023). Momentum Harlah ke-25 Tahun ini dirayakan dengan pemotongan tumpeng dan berbagi kebahagiaan sekaligus berdoa bersama anak-anak yatim, pengurus dan sejumlah calon anggota legislatif (caleg) baik di tingkat […]

  • Nah Ramai Sebut Penetapan Tersangka Panji Gumilang Bentuk Kriminalisasi. ‘Baca Apa Alasannya?

    Nah Ramai Sebut Penetapan Tersangka Panji Gumilang Bentuk Kriminalisasi. ‘Baca Apa Alasannya?

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Penetapan Panji Gumilang atas dugaan penistaan agama lantas mendapatkan pembelaan dan respons yang mengerucut dari sejumlah organisasi Hingga Kuasa yang menyebut kasus ini adalah bentuk kriminalisasi. Hal tersebut disampaikan mulai dari Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia PBHI Ketua PBHI Julius Ibrani, menilai penetapan pimpinan Pondok Pesantren Al_Zaytun  Panji Gumilang (PG) sebagai tersangka penistaan […]

  • DPR RI Ingatkan, Barang Kiriman PMI dari Laur Negeri Bukan untuk Komersial

    DPR RI Ingatkan, Barang Kiriman PMI dari Laur Negeri Bukan untuk Komersial

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Penerapan aturan impor yang berdampak bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendapat sorotan dari Anggota Komisi IX DPR RI,Edy Wuryanto. Ia menilai, banyaknya barang bawaan milik PMI yang pulang kampung adalah hal yang wajar. Edy meyakini, barang kiriman atau bawaan PMI bukan bertujuan komersil, melainkan kebutuhan keluarga mereka di kampung halaman. “Mereka tidak sering pulang. Ada yang […]

  • Erick Tohir Targetkan 25 Persen Dirksi BUMN Kaum Perempuan

    Erick Tohir Targetkan 25 Persen Dirksi BUMN Kaum Perempuan

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementrian BUMN Erick Tohir sampaikan keinginannya untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi siapa saja tanpa memandang gender. “Ya mukin kami akan menargetkan pada 2023 sebanyak 25 persen direksi BUMN berasal dari kaum perempuan,” kata Erick saat membuka kegiatan Goes To Campus 2023 kali ini ke kampus Universitas Halu Oleo, Kendari,” Selasa 19/9/2023. […]

  • Terkuak Pertemuan Yeni Wahid dan Ganjar, Tawaran Cawapresnya 

    Terkuak Pertemuan Yeni Wahid dan Ganjar, Tawaran Cawapresnya 

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Momen pertemuan Putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid bersama Capres dari PDIP Ganjar Pranowo di kediaman Gus Dur, Cianjur Jakarta Selatan untuk meminang sebagai Cawapres. Yenny mengaku ada pembahasan terkait Pilpres dalam pertemuan itu. “Terkait apa? Menurut saya pasti terkait dengan Pilpres,” kata Yenny, di Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat dikutip halaman Detik.com, Rabu […]

  • Tri Rismaharini

    Tri Rismaharini Berbagi Pengalaman di Konvensi Nasional JCI

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Surabaya, MSINews.com – Tri Rismaharini membagikan pengalaman dan Inovasi di konvensi nasional Junior Chamber International (JCI) 2023. Dia menyebut Bonus demografi akan menjadi hambatan ketika tidak bergerak untuk berinovasi Menteri Sosial (Mensos) Risma berbagi pengalaman sukses dalam penanganan kesejahteraan sosial di Konvensi Nasional Junior Chamber International (JCI) 2023, digelar di Hotel Shangri La, Surabaya, pada […]

expand_less