Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR – Pintu masuk penyelesaian kasus tanah ahli waris Niko Mamesah yang diduga diambil sepihak Summarecon Bogor bakal mulus dengan kedatangan Menko Pangan, Zulkifli Hasan.

Kunjungan sang Menteri beberapa hari itu dalam peninjauan area Gunung Geulis Bogor, dimana Lokasi itu terjadi alihfungsi lahan yang berakibat banjir meluas di Wilayah Bogor sampai ke Bekasi. Menteri Zulkifli mengunjungi area itu dengan memegang selembar kertas yang tertulis “Memahami asal muasal banjir Bekasi”.

Menteri Sulkifli saat itu memerintahkan pejabat yang mendampinginya untuk memasang papan peringatan di beberapa area termasuk di depan kantor Gunung Geulis Coutry Club yang pada intinya area ini telah diawasi pejabat pengawas lingkungan hidup.

Menko Zulkifli menegaskan, kementeriannya selain mengurus pangan, factor lingkungan juga menjadi bagiannya.

Untuk diketahui masyarakat, area dimana kedatangan Menteri ini sebetulnya dimiliki oleh Ahli Waris Niko Mamesah yang sampai saat ini masih berproses di pengadilan negeri Cibinong dan belum ada kesepakatan Ganti rugi. Sementara itu area ini menurut Menteri telah terjadi alihfungsi lahan yang kemudian berakibat bajir meluas kemana-mana.

“Ini terjadi alihfungsi lahan”, kata Menteri Zulkifli dalam kunjungan itu.

Untuk diketahui area ini oleh ahli waris Niko Mamesah memegang sertifikat hak milik dan menggugat Summarecon Bogor dengan anak perusahaannya PT. Kencana Jaya Property Agung. Sebagian besar area Gunung Geulis tersebut dialihfungsikan pihak Summarecon dan itu Sebagian besar menjadi hak milik Niko Mamesah.

Ahli waris Niko Mamesah memegang sertifikat Hak Milik sejak tahun 1972.

Area Dimana kedatangan Menteri Zulkifli ini pernah menjadi perdebatan serius oleh Kuasa Hukum Niko Mamesah saat melakukan audiens di Kantor Bupati Bogor beberapa waktu lalu. Aloisius Abi selaku kuasa hukum saat itu justru mengancam Bersama penggarap akan memblokir area dimana perumahan summarecon membangun perumahan karena selain melanggar aturan Ijin membangun, tanah tersebut juga masih bermasalah di Pengadilan.

Dengan kedatangan Menteri Zulkifli ini, dengan sendirinya membuka ruang kalau kasus penyelesaian tanah Niko Mamesah dengan Summareon bogor makin mengerucut.

Dokumen yang diperoleh media ini, sebetulnya masalah ini bisa selesai secara cepat karena pernah dilakukan komunikasi langsung dengan pemilik Summarecon Tjipto Nagari saat sebelum masalah Covid.

Point lain dalam kasus ini adalah, Sebagian besar Perumahan Summarecon Bogor ini bakal menarik pihak lain yang telah membeli unit perumahan dan bukan tidak mungkin kalau perumahan yang dibeli sebagiannya bisa masuk dalam area Dimana kunjungan Menteri Zulkifli tersebut.

Sementara itu, dalam kasus ini, pihak Ahli Waris Niko Mamesah telah meminta pihak BPN Bogor untuk tidak memecahkan permintaan 12 sertifikat tanah dari Summarecon karena masalahnya sedang berjalan di Pengadilan. (tim-red)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

    Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM –Anggota DPD RI asal NTB,Mirah Midadan Fahmid, menegaskan bahwa Efektivitas program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada kualitas data referensi. Pernyataan tersebut terkai implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, penetapan DTSEN sebagai rujukan bersama dalam perencanaan, penetapan sasaran, hingga evaluasi program merupakan langkah korektif untuk meningkatkan ketepatan sasaran. Kendati demikian, […]

  • Ajak Kontribusi Nyata Diaspora, Tagar #BetaNTT Diluncurkan

    Ajak Kontribusi Nyata Diaspora, Tagar #BetaNTT Diluncurkan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) Florida Taty Satyawati mengundang sejumlah ketua ikatan keluarga besar (IKB) dan organisasi berbasis daerah asal NTT berkumpul di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Sabtu (22/11/2025) malam. Ada empat (4) hal mendasar yang ditekankan Florida. “Kita semua mesti berbangga terlahir sebagai […]

  • BREAKING NEWS – PT. Summarecon Bogor Diminta Legowo Dengan Ahli Waris Niko Mamesah

    BREAKING NEWS – PT. Summarecon Bogor Diminta Legowo Dengan Ahli Waris Niko Mamesah

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    BREAKING NEWS – PT. Summarecon Bogor Diminta Legowo Dengan Ahli Waris Niko Mamesah.

  • JARI dan Cagub Sumsel, Eddy Santana Putra, MT ‘Teken’ Kontrak Politik: Cerdaskan Kehidupan Politik Santun dan Bermartabat

    JARI dan Cagub Sumsel, Eddy Santana Putra, MT ‘Teken’ Kontrak Politik: Cerdaskan Kehidupan Politik Santun dan Bermartabat

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Palembang, msinew.com − Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Selatan, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT dan Dr Riezky Aprilia meyakinkan nawaitu mereka maju sebagai kontestasi Pilkada Sumatra Selatan 2024. Dari tiga pasangan calon (paslon), hanya pasangan Ir. H. Eddy Santana Putra, MT dan Dr Riezky Aprilia berani menandatangani kontrak politik di hadapan masyarakat […]

  • Babinsa dan Warga Seko Tandu Jenazah Pensiunan Guru Sejauh 30 Kilometer

    Babinsa dan Warga Seko Tandu Jenazah Pensiunan Guru Sejauh 30 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Luwut,msinews.com– Di tengah medan berat dan akses jalan yang terbatas, seorang prajurit TNI AD bersama warga menunjukkan makna sejati dari pengabdian dan kemanusiaan. Babinsa Koramil Seko Kodim 1403/Palopo, Serda Rahmat Saman, bersama warga setempat, menandu jenazah Matius, seorang pensiunan guru, dalam peti sejauh 30 kilometer, demi mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir di kampung halamannya, Senin […]

  • KPK Segera Tahan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Meski Masih Aktif sebagai Anggota DPR

    KPK Segera Tahan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Meski Masih Aktif sebagai Anggota DPR

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan penahanan terhadap dua anggota DPR RI yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut proses penahanan terhadap Heri Gunawan dan Satori akan […]

expand_less