Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Catatan Politik Senayan: Kepemimpinan Prabowo dan Stabilitas Asia Tenggara

Catatan Politik Senayan: Kepemimpinan Prabowo dan Stabilitas Asia Tenggara

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Dr.Bambang Soesatyo

KETIKA komunitas global hari-hari ini nyaris tercabik-cabik oleh konflik dan perang di beberapa kawasan, Prabowo Subianto selaku presiden terpilih diharapkan terus mengembangkan peran dan kontribusi Indonesia di ranah internasional untuk memperkokoh stabilitas Asia tenggara. Prabowo juga diharapkan memperkokoh Keselarasan dan kesesuaian antar-anggota ASEAN, maupun ASEAN dengan sejumlah negara mitra. Harmoni di lingkungan ASEAN maupun ASEAN dengan negara-negara mitra akan memungkinkan semua persoalan bisa diselesaikan dengan dialog.

Memberi perhatian khusus pada stabilitas Asia Tenggara dan Asia-Oseania pada umumnya cukup relevan jika dikaitkan dengan situasi global dewasa ini. Ketegangan di Timur terus tereskalasi. Di Eropa Timur, perang antara Rusia-Ukraina tak kunjung usai. Komunitas bangsa-bangsa di Asia sudah pasti berharap tidak ada konflik senjata atau perang di benua ini. Namun, bangsa-bangsa di Asia juga sudah lama mencatat dan mengakui adanya masalah yang harus disikapi dengan bijaksana demi terjaganya stabilitas di benua ini. Paling utama, sebutlah persoalan konflik kepentingan di Laut Cina Selatan yang melibatkan Tiongkok dengan beberapa negara di lingkungan ASEAN, maupun masalah disharmoni antara Tiongkok dengan Taiwan.

Menolak dialog dan pendekatan damai lainnya, beberapa negara dan kelompok perlawanan di Timur Tengah membuat sebagian kawasan itu ibarat neraka bagi warga sipil. Hari-hari ini, sebagaimana bisa disimak dari berbagai pemberitaan, sejumlah wilayah di kawasan Timur Tengah porak poranda akibat saling serang menggunakan rudal oleh negara atau kelompok-kelompok perlawanan yang memilih opsi berperang untuk menyelesaikan pertikaian di antara mereka.

Di Eropa Timur, Rusia dan Ukraina seperti menemui jalan buntu setelah pendekatan damai tak membuahkan hasil. Kekuatan militer kedua negara masih saling melancarkan serangan bersenjata yang menyebabkan kerusakan dan menimbulkan penderitaan warga sipil. Berpijak pada fakta itu, cukup alasan untuk mengatakan negara-negara di kedua kawasan itu gagal merawat dan memelihara stabilitas kawasan. Jelas bahwa kedua kawasan dimaksud tidak layak untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif.

Maka, bangsa-bangsa di Asia layak belajar dari pengalaman buruk negara-negara di Timur Tengah dan Eropa Timur yang gagal merawat dan memelihara stabilitas kawasan. Asia pada umumnya, dan Asia Tenggara khususnya, haruslah tetap menjadi kawasan yang dinamis dan kondusif. Asia yang dinamis dan kondusif ditentukan oleh kemauan bangsa-bangsa di benua ini memperkokoh Keselarasan dan kesesuaian dalam mewujudkan kepentingan pembangunan masing-masing negara.

Tentu saja upaya memperkokoh keselarasan dan kesesuaian (harmonisasi) itu tidak bertujuan mengubur begitu saja persoalan-persoalan riel yang mengemuka sejak lama. Sebaliknya, demi terjaganya stabilitas dan kondusifitas benua ini, bangsa-bangsa di Asia ditantang untuk menyelesaikan persoalan riel itu dengan dialog dan pendekatan damai. Tak perlu memberi tekanan dengan mengerahkan kekuatan militer dan persenjataan modern.

Dalam konteks merawat dan memperkokoh stabilitas Asia Tenggara itulah sosok Prabowo Subianto menjadi menarik untuk diperhatikan. Dalam hitungan hari, Prabowo akan segera dilantik menjadi dan menjabat Presiden Republik Indonesia. Pada waktunya nanti, dia tak hanya akan dilihat sebagai Presiden indonesia, tetapi figur Prabowo pun akan dimaknai sebagai salah satu tokoh dan pemimpin Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Setelah berakhirnya perang Vietnam pada dekade 70-an, Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan paling dinamis dan kondusif.

Kehadiran dan peran Prabowo dalam merawat dan memperkokoh stabilitas Asia Tenggara sudah pasti sangat diharapkan oleh berbagai elemen dan komunitas di lingkungan ASEAN. Hari-hari ini, saat komunitas global gelisah oleh eskalasi konflik dan perang di Timur Tengah serta Eropa Timur, fakta itu menjadi semacam pesan kepada para pemimpin negara-negara ASEAN. Pesannya sederhana saja; bahwa para pemimpin negara-negara ASEAN patut belajar dari kegagalan para pemimpin negara-negara di Timur Tengah dan Eropa Timur merawat stabilitas di kedua kawasan itu.

Tentu saja pesan itu secara tidak langsung dialamatkan juga kepada pemimpin Indonesia. Sebagaimana diketahui, eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur bahkan berpotensi menyulut perang dalam skala yang lebih luas, karena beberapa negara yang yang sejatinya berada di luar konflik ikut-ikutan memberi dukungan militer dan persenjataan kepada mereka yang sedang berperang.

Dalam konteks itulah memberi perhatian khusus pada stabilitas Asia Tenggara menjadi sangat relevan. Siapa pun pasti menghendaki kawasan ASEAN harus tetap dinamis dan kondusif agar selalu ada ruang untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat di Asia Tenggara. Untuk itu, para pemimpin ASEAN tidak boleh gagal merawat stabilitas Asia Tenggara. Sebaliknya, stabilitas Asia tenggara harus terus diperkokoh oleh para pemimpin ASEAN. Untuk kepentingan itu, pemimpin ASEAN perlu berinisiatif memperkokoh keselarasan dan kesesuaian ASEAN dengan sejumlah negara mitra seperti Amerika Serikat, Australia, Tiongkok, India, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Rusia, Selandia Baru dan Uni Eropa.

Benih untuk mwujudkan keselarasan dan kesesuaian itu sudah ditanamkan Prabowo. Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah negara dalam beberapa bulan belakangan ini. Sudah barang tentu, sosok Prabowo pun dilihat dan dimaknai sebagai bakal Presiden Indonesia, setelah dia memenangkan Pemilihan Presiden dalam Pemilu 2024. Prabowo setidaknya telah mengunjungi lebih dari 10 negara, termasuk Singapura, Tiongkok, Jepang, Rusia, dan Australia. Berbagai kalangan di luar negeri coba memaknai rangkaian kunjungan kerja itu menurut sudut pandang mereka.

Media Singapura, The Straits Times, menurunkan artikel berjudul “Prabowo miliki rencana besar untuk Indonesia di kancah dunia”. Artikel ini diterbikan pada Sabtu (21/9). “Dengan proaktif di ranah internasional, Prabowo diharapkan membuat Indonesia lebih mudah berkomunikasi dengan negara lain, serta berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik jika diperlukan,” demikian tulis The Straits Times.

Prabowo, bersama para pemimpin ASEAN lainnya, tentu diharapkan lebih fokus pada pendekatan merawat stabilitas Asia Tenggara. Berpijak pada fakta tentang potensi masalah di Laut Cina Selatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan beberapa negara anggota ASEAN, Prabowo dan ASEAN diharapkan dapat mengelola masalah itu dengan penuh kebijaksanaan. *

Dr.H.Bambang Soesatyo  adalah Anggota DPR RI 2024-2029. Ketua MPR RI ke-16 dan Ketua DPR RI ke-20. Dosen Pasca Sarjana Universitas Borobudur, Universitas Trisakti, Universitas Jayabaya dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN). 

Sumber : mpr.ri/dm.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Judi Daring Kian Terjepit: Kemenko Polkam Intensifkan Pemberantasan dengan Modus Baru QRIS Terungkap

    Judi Daring Kian Terjepit: Kemenko Polkam Intensifkan Pemberantasan dengan Modus Baru QRIS Terungkap

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di bawah kepemimpinan Budi Gunawan terus menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan siber, khususnya judi daring. Dari sembilan Desk prioritas yang dibentuk, Kemenkop Polkam yakni Desk Pemberantasan Judi Daring menjadi salah satu yang paling menonjol dengan kemajuan signifikan dalam periode 13-19 Juni 2025. “Data terbaru menunjukkan bahwa […]

  • BGN ; Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

    BGN ; Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial dan berbagai platform digital yang mengatasnamakan Kepala BGN Nanik S. Deyang terkait pernyataan mengenai mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta tuduhan adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden merupakan informasi palsu atau hoaks. BGN memastikan pernyataan sebagaimana yang […]

  • Hasto

    Hasto : Ganjar-Anies Tunjukkan Kemampuan Serupa Debat Kelima, ada Sesuatukah?

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menganggap bahwa dalam Debat Kelima Pilpres 2024, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan menunjukkan kemampuan yang serupa. Menurutnya, keduanya memiliki kesamaan karena memiliki basis pengalaman sebagai gubernur yang banyak bersentuhan dengan berbagai persoalan rakyat. Baca juga : Presiden PKS Ajak Kader Berdoa agar Pasangan AMIN […]

  • Jokowi Jadi Irup Peringatan Harla Pancasila di Blok Rokan Dumai Riau

    Jokowi Jadi Irup Peringatan Harla Pancasila di Blok Rokan Dumai Riau

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Riau,msinews.com-Presiden Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 di Blok Rokan Dumai Riau. Pantauan media ini dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (1/6/2024), Jokowi tampak mengenakan pakaian adat melayu Riau. Upacara diikuti pelajar hingga pegawai Pertamina. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Kombes Andri Ananta Yudhistira yang […]

  • DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Msinews.com – Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil, memiliki akses terhadap pangan sehat dan bergizi. “Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan gizi sebagai prioritas nasional,” kata Tubagus Haerul Jaman saat kegiatan sosialisasi […]

  • KWI Gelar Buka Puasa Bersama Hj Shinta Nuriyah dan Anak-Anak Yatim

    KWI Gelar Buka Puasa Bersama Hj Shinta Nuriyah dan Anak-Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menggelar acara Buka Puasa Bersama dengan Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan anak-anak yatim, Selasa (25/3/2025). Shinta Nuriyah memberikan tausiah tentang persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Kita tinggal di Indonesia, maka kita harus bertindak selayaknya satu bangsa,” kata Shinta. Sebagai sesama saudara, kata Shinta, sewajarnya seluruh warga tak memandang suku, agama […]

expand_less