Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kasus Kematian Mahasiswa UKI Mulai Menemukan Titik Terang

Kasus Kematian Mahasiswa UKI Mulai Menemukan Titik Terang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Kasus Kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Walewangko mulai menemui titik terang. Saksi kunci bernama Alfa, 30 membeberkan kronologi saat pengeroyokan terjadi oleh dua orang mahasiswa UKI lainnya di daerah kampus, Selasa 4 Maret 2025.

Saat malam yang disertai hujan rintik membasahi kampus UKI Cawang, Jakarta Timur. Alfa menceritakan detik-detik tewasnya Kenzha yang dipukuli dua orang mahasiswa fakultas hukum UKI. Alfa baru saja keluar dari lorong perpustakaan kampus sekitar pukul 18.30 WIB.

Alfa pun melihat kearah halaman kampus yang mana sudah ada ramai-ramai akibat keributan antara korban dan terduga pelaku. Dirinya pun melihat langsung korban bersama temannya, Eril mahasiswa Fisipol yang mencoba membawa pergu korban dari lokasi untuk menghindari keributan yang berkepanjangan.

“Saya tunggu di parkiran motor. Saya lihat Eril dan Putra (teman korban) mau membawa Kenzha pulang. Tapi memang, Kenzha masih teriak bawa-bawa ras,” kata Alfa yang merupakan alumni mahasiswa Fisipol saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis 24 April 2025.

Setelahnya kedua terduga pelaku akan memindahkan motor dan berjalan juga menuju parkiran, dan melihat korban masih teriak-teriak sembari menggoyangkan pagar yang menjadi TKP tewasnya Kenzha di halaman kampus.

“Disitu pagar belum jebol. Tapi security udah ramai karena mereka ingin mengamankan si Kenzha ini,” ucapnya.

Alfa pun memerintahkan Eril dan Putra untuk menarik Kenzha agar cepat pergi dari lokasi. Tetapi kemudian dua terduga, Thomas dan Gery pelaku berlari ke arah Kenzha. Alfa berpikir situasi bakal aman terkendali karena sudah banyak security yang berjaga.

Selanjutnya, salah satu terduga pelaku Gery mahasiswa fakultas hukum UKI memukuli korban yang dilindungi pihak security. Karena dorongan yang terlalu kuat pagar besi pun roboh.

“Jadi (urutannya) di bawah got, pagar, baru Kenzha diatasnya. Disitu mulut Kenzha sudah berdarah,” terang Alfa.

Alfa mengatakan Gery pun diamankan oleh pihak securty. Kemudian terduga pelaku lainnya berinisial Thomas ikut masuk ke kerumunan security, memaki-maki korban dan juga memukulnya. Terduga pelaku Thomas juga ikut dijauhkan ke dekat rumah duka RS UKI.

“Kenzha dibawalah sama salah satu security, naik ke atas motor. Sebelum naik ke atas motor kepalanya Kenzha menggantung karena dia kan keadaan mabuk mungkin masih pusing. Thomas karena badannya kecil, dia lari ke arah Kenzha ditendanglah mukanya pakai kaki, tulang ketemu tulang suaranya kenceng. Kemudian korban juga kepalanya dibenturkan ke aspal,” tutur Alfa.

Melihat Kenzha yang sudah tak berdaya ditendang dengan keras, Alfa pun maju untuk melerai. Dia pun sempat terlibat cekcok dengan terduga pelaku Thomas sampai diajak duel satu lawan satu dengan Thomas.

“Setelahnya Thomas diamankan kembali, lalu Kenzha pun dibawa ke RS UKI,” pungkasnya.

Kematian Kenzha hingga kini masih belum ditentukan siapa tersangka pengeroyokan yang merenggut nyawanya. Padahal Polres Metro Jakarta Timur sebelumnya sudah melakukan pra rekonstruksi beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini, Kenzha masih belum mendapatkan keadilan. Tersangka belum ditetapkan oleh polisi. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya tidak ada niat untuk mengulur waktu pengungkapan kasus kematian Kenzha.

Namun, proses penyelidikan secara ilmiah (Scientific Crime Investigation/SCI) untuk mengetahui lengkap kronologi dan sebab kematian memang membutuhkan waktu.

“Agak lama dalam soal ini karena pemeriksaan laboratorium forensiknya yang lama. Karena apa pemeriksaan digital forensik terkait dengan CCTV yang ada. Pemeriksaan tentang jaringan, histopatologi, pemeriksaan tentang toksikologi. Pemeriksaan terhadap DNA dan pemeriksaan yang lain-lain. Itu yang menyebabkan hasilnya agak lama,” kata Nicolas beberapa waktu lalu.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung BNN, Anggota DPR Hinca Panjaitan Ajak Kades Bersatu Usir Bandar Narkoba dari Kampung

    Dukung BNN, Anggota DPR Hinca Panjaitan Ajak Kades Bersatu Usir Bandar Narkoba dari Kampung

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews – Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan mendukung startegi dan pendekatan intelijen BNN untuk memberantas peredaran gelap narkoba di seluruh Indonesia. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Anggota DPR Komisi III Hinca Panjaitan saat rapat kerja dengan kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin 5 Mei 2025. “Clear […]

  • BGN Dampingi Pemulihan Psikologis Siswa SDN 01 Kalibaru

    BGN Dampingi Pemulihan Psikologis Siswa SDN 01 Kalibaru

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama lintas dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani kondisi psikologis ratusan siswa SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, pasca insiden mobil mitra SPPG. Melalui koordinasi lintas sektor, langkah trauma healing dipastikan mulai dilakukan pada Senin mendatang. Kepala Regional BGN Jakarta, Bahrun, menegaskan bahwa BGN berkewajiban memastikan pendampingan dilakukan […]

  • Sah: Partai Bulan Bintang Gabung Kubu Prabowo Di Pilpres 2024

    Sah: Partai Bulan Bintang Gabung Kubu Prabowo Di Pilpres 2024

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta_Partai Bulan Bintang (PBB) secara resmi mengumumkan deklarasi dukungan mereka ke Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Surat Keputusan Resmi (SKR) PBB dibacakan langsung Sekjen PBB Afriansyah Noor, dengan berbarengan di acara Milad ke-25 partai logo Bulan Sabi dan Bintang di ICE BSD, Kota Tangerang. “Mengesahkan Prabowo Subianto sebagai capres yang didukung […]

  • Mukhlis Basri Diskusikan Ancaman Judi Slot dan Narkoba

    Mukhlis Basri Diskusikan Ancaman Judi Slot dan Narkoba

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapil Lampung satu Mukhlis Basri, mengadakan diskusi penting mengenai bahaya judi slot dan narkoba di wilayahnya. Diskusi ini menjadi sorotan karena mencerminkan keprihatinan terhadap isu-isu krusial yang memengaruhi masyarakat. “Hari ini saya diskusi santai bersama Gen-z Sumber jaya dan Kebun Tebu. Diskusi tentang bahanya judi […]

  • Komunitas Ini Deklarasikan Dukungan untuk Ridwan Kamil Cawapres 2024

    Komunitas Ini Deklarasikan Dukungan untuk Ridwan Kamil Cawapres 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta,infomsi.org-Berdasarkan sensus penduduk tahun 2020, generasi muda di Indonesia mencapai 75,49 juta jiwa atau sekitar 27,94 persen dari total populasi. Sementara generasi milenial mencapai 69,38 juta jiwa atau 25,87 persen. Ini mengindikasikan bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi muda. Menyikapi fakta ini, dalam rangka pemilihan umum serentak tahun 2024, generasi muda diharapkan dapat memainkan peran […]

  • Sri Mulyani dan Bos OJK Buka-Bukaan Terkait Penghapusan Kredit Macet UMKM

    Sri Mulyani dan Bos OJK Buka-Bukaan Terkait Penghapusan Kredit Macet UMKM

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.New–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar kompak buka suara soal rencana penghapusan kredit macet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Untuk hapus buku, hapus tagih kita terus koordinasi dengan Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) karena ini mandat turunan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), terutama untuk […]

expand_less