Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » KPK Minta Ditjen Imigrasi Cegah 4 Orang, Buntut Kasus Karen

KPK Minta Ditjen Imigrasi Cegah 4 Orang, Buntut Kasus Karen

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews – KPK minta Ditjen Imigrasi mencegah 4 orang terkait kasus dugaan gratifikasi di PT. Pertamina Persero, soal ini makin seksi dipublik. Empat orang tersebut yaitu, mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina Persero, Chrisna Damayanto, Alvin Pradipta Adyota, Gunardi Wantjik, serta Frederick Aldo Gunardi.

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK minta Ditjen Imigrasi (Direktorat Jenderal) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk mencegah empat individu terkait kasus dugaan gratifikasi di PT Pertamina Persero.

“Keempat orang tersebut diduga terlibat kasus dugaan gratifikasi terkait tender pengadaan katalis di perusahaan. Salah satunya adalah pejabat di PT PTM (Pertamina) Persero,” kata Ali dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (6/11/2023).

Baca juga : Gugatan Praperadilan Karen Agustiawan ditolak Pengadilan Jaksel 

Ali Fikri, Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, mengatakan salah satu dari pihak yang terlibat adalah seorang pejabat di PT Pertamina Persero. Dia menjelaskan langkah pencegahan ini diambil untuk memastikan keempat individu tersebut tetap berada di Indonesia ketika tim penyidik memerlukan keterangan dari mereka.

“Pencegahan ini berlaku selama enam bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penyidik. KPK ingatkan agar para pihak dimaksud kooperatif hadir dalam setiap agenda pemanggilan tim penyidik,” ujar Ali.

Lebih lanjut, Ali Fikri juga mengingatkan penting bagi para pihak yang terlibat untuk kooperatif hadir dalam setiap pemanggilan tim penyidik. Keempat orang yang dicegah termasuk mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina Persero, Chrisna Damayanto, serta Alvin Pradipta Adyota, Gunardi Wantjik, dan Frederick Aldo Gunardi.

Ali Fikri mengungkapkan KPK telah mengumpulkan bukti permulaan berupa penerimaan senilai belasan miliar rupiah dalam perkara ini. Namun, kata Ali identitas para tersangka belum diungkapkan, dan detail perkara serta pasal yang akan disangkakan akan diumumkan saat penyidikan dianggap cukup.

“Tentunya akan kami sampaikan saat dilakukan penangkapan maupun penahanan,” kata Ali.

Kembali sebelumnya, KPK telah mengungkap keterlibatan dua perusahaan Amerika Serikat (AS) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair/Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina selama tahun 2011-2021. Direktur Utama Pertamina periode 2009-2014, Karen Agustiawan, juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Baca juga : MAKI Tanggapi Sewa Rumah Firli hingga Akan Lapor ke Dewas KPK

Kasus ini melibatkan perusahaan anak usaha Cheniere Inc, yaitu Corpus Christi Liquefaction (CCL) LLC dan Blackstone. CCL menjalin kerja sama pengadaan LNG dengan Pertamina menyusul proyeksi defisit gas alam di Indonesia. Blackstone juga terlibat dalam pembiayaan yang terkait dengan kasus ini.

“Ada hubungannya nanti dengan pembiayaan yang pihak lainnya,” kata Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur, pada wartawan

KPK menyimpulkan bahwa Karen Agustiawan, selaku Dirut PT Pertamina saat itu, melakukan kontrak perjanjian dengan perusahaan berbasis di Texas tanpa kajian dan analisis menyeluruh. Tindakannya tidak mendapat restu dari pemerintah selaku pemegang saham, karena tidak melaporkan pada Dewan Komisaris Pertamina dan tidak membahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Perusahaannya itu yang dari Amerika ada dua ya, salah satunya itu (Blackstone),” kata Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur bulan lalu, Sabtu (23/9/2023).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kaltara,msinews.com- Bentuk komitmen dalam pelindungan terhadap masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) yang bekerja dan akan bekerja di luar negeri, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri melaksanakan sosialisasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Sabtu (20/7/2024). Berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Komite III DPD RI dengan BP2MI di Jakarta beberapa waktu lalu, terdapat beberapa komitmen […]

  • DPR Apresiasi Prabowo Bebaskan Hutang KUR kepada Petani Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    DPR Apresiasi Prabowo Bebaskan Hutang KUR kepada Petani Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan membebaskan hutang KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada petani korban bencana di Aceh dan Sumatera. Firman menilai, kebijakan ini sebagai bentuk empati yang tepat dari presiden, karena petani yang sudah menjadi korban bencana tidak seharusnya dibebani dengan hutang bank. “Pembebasan hutang […]

  • Polres Muara Enim Sita Puluhan Senpi Rakitan

    Polres Muara Enim Sita Puluhan Senpi Rakitan

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Muaraenim, msinews.com – Operasi Senpi Musi 2024 Polres Muaraenim berhasil menyita dan mengamankan 47 senjata api (senpi) rakitan, terdiri dari 33 senpi laras panjang kecepek, 14 senpi laras pendek dan 7 butir amunisi. Pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2024 merupakan bagian dari upaya aparat Polres Muaraenim menekan peredaran senpi ilegal. Disamping itu juga meningkatkan keamanan di […]

  • Pilkada Serentak 2024: Sembilan Daerah di Sumsel Tunda Penetapan Kepala Daerah Terpilih

    Pilkada Serentak 2024: Sembilan Daerah di Sumsel Tunda Penetapan Kepala Daerah Terpilih

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengumumkan penundaan penetapan kepala daerah terpilih di sembilan kota/kabupaten . Penundaan terjadi karena masih ada proses gugatan terhadap hasil pemilihan yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua KPU Sumatra Selatan Andika Pranata Jaya mengatakan, dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, baru delapan yang telah […]

  • Cahaya Ladara Nusantara Berkomitmen Kembangkan UMKM Indonesia

    Cahaya Ladara Nusantara Berkomitmen Kembangkan UMKM Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Ketua Umum Cahaya Ladara Nusantara (CLN) Nannie Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa CLN sangat berkomitmen dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di seluruh Indonesia. CLN terus bertekad untuk membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan dan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi maksimal dalam perekonomian negara. ” CLN merupakan wadah yang tidak hanya […]

  • Presiden Prabowo Kembali ke Aceh Tamiang

    Presiden Prabowo Kembali ke Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Msinews.com – Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri, Panglima TNI, Kapolri dan sejumlah pejabat kembali melakukan kunjungan kerja meninjau wilayah terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jum’at (12/12/2025). Kedatangan Presiden untuk melihat perkembangan penanganan bencana terutama di wilayah yang sebelumnya masih terisolir seperti Aceh Tamiang. “Ibu-ibu, anak-anak ku sekalian, terimakasih saya hari […]

expand_less