Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Niko Rinaldo eks Sekretaris DPC PDIP Subang, saat membacakan pernyataan Pamit dari PDIP Subang dan akan Merapat ke Prabowo-Gibran (tiktok).

Subang,msinews.com – Menjelang Pilkada 2024,ribuan simpatisan dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan ramai-ramai menyatakan pamit dari partai politik  berlambang kepala banteng besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Adapun aksi pamitan tersebut diunggah dalam sebuah video you tube yang beredar di grup whtas app dan tiktok. Video tersebut memperlihatkan mantan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Subang,Niko Rinaldo sedang membacakan pernyataan pamit sekaligus mengembalikan KTA (Kartu Tanda Anggota) dari Partai politik pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Adapun para kader dan simpatisan beralasan tidak lagi merasa nyaman dan ingin mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029.

Video tesebut juga menayangkan cukup banyak peserta yang turut serta dalam  aksi long march. Mereka bergerak dari terminal sampai ke kantor PDIP Subang.

Peserta long march mengenakan kaos berwarna hitam bertuliskan Ganjar dengan nomor tiga, tiba di kantor dan langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP serta pamit mundur dari partai itu. Diketahui kader yang datang dari ranting, anak ranting PDIP di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang.

Niko Rinaldo

Dalam orasinya Niko mengaku aksi tersebut terinspirasi dari mentor politiknya yakni Maruarar Sirait.

Pada pilpress 2024 yang lalu Niko pun ikut Politisi Maruara Sirait untuk mengawal kenijakan Prabowo dan Gibran untuk 5 tahun kedepan.

Pada kesempatan yang sama, Niko pun menjadi orang pertama yang mengembalikan kartu di susul ribuan kader dan simpatisan. Kartu itu diterima oleh pengurus partai di depan kantor PDIP.

“Untuk mengawal kebijakan Prabowo Gibran sehingga terjadi sinergitas antara kepemimpinan berikutnya. Di berbagai kesempatan, Niko juga mendukung Ruhimat untuk menjadi Bupati Subang 2024-2029, sejalan dengan politik Jokowi untuk kebijakan Prabowo Gibran,” tegasnya dikutip detikjabar.

Sementara, Pengurus Partai PDIP Kabupaten Subang Ujang Yusuf Zafet mengapresiasi langkah yang diambil ribuan kadernya. Ia juga berterima kasih sudah pernah jadi bagian partai PDIP.

“Sudah menerima pengunduran diri dari saudara Niko. Bagi kami wajar dan biasa sebuah dinamika partai ada yang masuk ada yang keluar, tapi mungkin saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Niko dan teman-teman yang sudah sempat berjuang bersama di PDIP,” sebut Ujang.

Ia mengatakan, hal biasa jika kader masuk dan keluar. Namun ia tetap yakin jika partai PDIP Kabupaten Subang tetap solid dan percaya akan tumbuh kader baru lebih dari yang saat ini keluar.

“Seperti ini biasa dinamika organisasi politik, maju mundur keluar masuk biasa, kita solid tidak menutup kemungkinan satu dua hari ke depan, 1.000 yang keluar mungkin besok akan ada ribuan kader masuk PDIP,” ujarnya.

Menanggapi aksi pamitan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) Ono Surono merespons dengan santai kabar ribuan kader hingga simpatisan PDIP di Subang yang memutuskan untuk mundur massal. Sebab menurutnya, pengurus PDIP yang mundur dari partai hanya berjumlah 4 orang.

“Saya pastikan kalau pengurus mah (yang memutuskan mundur dari PDIP Subang) hanya berapa orang. Dari laporan yang saya terima, yang merupakan pengurus itu hanya ada 4 orang,” kata Ono dihubungi detikjabar.

Disampaikan Niko bahwa pengurus yang memutuskan mundur adalah Ketua PAC Cibogo, Ketua PAC Legonkulon, Sekretaris PAC Pagaden Barat dan Sekretaris PAC Cikawung. Ono pun menduga, isu ini sengaja dibuat mantan Sekretaris DPC PDIP Subang Niko Rinaldo yang belum lama ini dipecat oleh partai.

“Sehingga apa yang terjadi hari ini merupakan faktor kesengajaan yang dibuat oleh dia (Niko Rinaldo) untuk terkesan PDI Perjuangan itu seperti yang diberitakan. Padahal, hanya empat orang aja pengurus saja (yang mundur dari PDIP),” tegasnya.

Walau demikian, Ono memastikan akan kembali mengkonsolidasi kader PDIP di Subang terutama jelang Pilkada 2024.

“Karena saya yakin, orang akan mengerti apa yang dilakukan oleh Niko dan kawan-kawannya itu. Dan saya pastikan, saya tahu siapa yang di balik semua itu,” tutupnya.** tim/dm.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah

    KPK Temukan Uang Belasan Miliar dalam Penggeledahan Rumah Hanan Supangkat

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan sejumlah besar uang tunai dan valas senilai belasan miliar rupiah dalam penggeledahan rumah Hanan Supangkat. Penggeledahan tersebut dilakukan di Perumahan Intercon, Taman Kebon Jeruk, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada Rabu (6/3) malam. Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, uang tersebut diduga memiliki kaitan […]

  • Bahlil Lahadalia Peringatan Ke PDI-P, ‘Peguasa Hanya 10 Tahun’

    Bahlil Lahadalia Peringatan Ke PDI-P, ‘Peguasa Hanya 10 Tahun’

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, mengingatkan PDI Perjuangan (PDI-P) untuk berhati-hati menyusul masa kepemimpinan mereka yang mendekati 10 tahun. Bahlil menyoroti sejarah politik Indonesia pasca-reformasi yang menunjukkan pergantian kekuasaan secara teratur. Baca juga : Ditanya Gibran Soal SGIE, Cak Imin Balik Tanya ‘ Saya Tidak Paham‘ “Kalau kita sejarah dari reformasi, partai berkuasa […]

  • Konservasi Alam, Kasad Lepasliarkan Satwa Dilindungi di Hutan Sanggabuana

    Konservasi Alam, Kasad Lepasliarkan Satwa Dilindungi di Hutan Sanggabuana

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM— Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin kegiatan pelepasliaran satwa dilindungi sekaligus melepas Tim Ekspedisi Macan Tutul di kawasan Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Selasa (18/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konservasi alam dan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati. Dalam penyelenggaraannya, acara ini juga melibatkan Sanggabuana Conservation Foundation […]

  • 28 Tahun Pengabdian Akpol 1995 untuk Polri yang Presisi

    28 Tahun Pengabdian Akpol 1995 untuk Polri yang Presisi

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta _Infgomsi.News–Ikatama AKPOL 1995 melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dan Kesehatan di Aula Soemarto Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/8/2023). Ketua Ikatama 95 Kombes Polisi Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka 28 Tahun Pengabdian Batalyon Patriatama Akpol 1995. Ia menjelaskan, kegiatan bhakti sosial dan kesehatan dilakukan dalam bentuk donor darah yang […]

  • Dari 139 TAP MPR sejak 1960, Ada 104 Sudah Dicabut, Sisanya Masih Berlaku

    Dari 139 TAP MPR sejak 1960, Ada 104 Sudah Dicabut, Sisanya Masih Berlaku

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABARDAERAH.COM-Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, Martin Hutabarat di Jakarta,Rabu (17/9/2025). Politisi Partai Gerindra itu mengatakan bahwa,banyaknya ketetapan MPR (TAP MPR) yang hingga kini belum ditindaklanjuti dalam bentuk undang-undang. Ia pun mengingatkan, TAP MPR Nomor I Tahun 2003 yang menjadi dasar hukum keberlakuan sejumlah ketetapan, harus segera diimplementasikan agar tidak […]

  • Komisi VII : Smelter di Halmahera Timur Butuh Sinergi PLN dan Antam 

    Komisi VII : Smelter di Halmahera Timur Butuh Sinergi PLN dan Antam 

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Manado,msinews.com– Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Hermanto mengatakan ,salah satu tujuan pemerintah membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah bertujuan mencari keuntungan untuk kepentingan negara. Termasuk, BUMN PT Antam yang bergerak di bidang pertambangan dalam mengelola proyek smelter feronikel di Halmahera Timur. Bambang Hermanto menilai proyek smelter yang semestinya sudah bisa berproduksi itu kini […]

expand_less