Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Niko Rinaldo eks Sekretaris DPC PDIP Subang, saat membacakan pernyataan Pamit dari PDIP Subang dan akan Merapat ke Prabowo-Gibran (tiktok).

Subang,msinews.com – Menjelang Pilkada 2024,ribuan simpatisan dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan ramai-ramai menyatakan pamit dari partai politik  berlambang kepala banteng besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Adapun aksi pamitan tersebut diunggah dalam sebuah video you tube yang beredar di grup whtas app dan tiktok. Video tersebut memperlihatkan mantan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Subang,Niko Rinaldo sedang membacakan pernyataan pamit sekaligus mengembalikan KTA (Kartu Tanda Anggota) dari Partai politik pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Adapun para kader dan simpatisan beralasan tidak lagi merasa nyaman dan ingin mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029.

Video tesebut juga menayangkan cukup banyak peserta yang turut serta dalam  aksi long march. Mereka bergerak dari terminal sampai ke kantor PDIP Subang.

Peserta long march mengenakan kaos berwarna hitam bertuliskan Ganjar dengan nomor tiga, tiba di kantor dan langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP serta pamit mundur dari partai itu. Diketahui kader yang datang dari ranting, anak ranting PDIP di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang.

Niko Rinaldo

Dalam orasinya Niko mengaku aksi tersebut terinspirasi dari mentor politiknya yakni Maruarar Sirait.

Pada pilpress 2024 yang lalu Niko pun ikut Politisi Maruara Sirait untuk mengawal kenijakan Prabowo dan Gibran untuk 5 tahun kedepan.

Pada kesempatan yang sama, Niko pun menjadi orang pertama yang mengembalikan kartu di susul ribuan kader dan simpatisan. Kartu itu diterima oleh pengurus partai di depan kantor PDIP.

“Untuk mengawal kebijakan Prabowo Gibran sehingga terjadi sinergitas antara kepemimpinan berikutnya. Di berbagai kesempatan, Niko juga mendukung Ruhimat untuk menjadi Bupati Subang 2024-2029, sejalan dengan politik Jokowi untuk kebijakan Prabowo Gibran,” tegasnya dikutip detikjabar.

Sementara, Pengurus Partai PDIP Kabupaten Subang Ujang Yusuf Zafet mengapresiasi langkah yang diambil ribuan kadernya. Ia juga berterima kasih sudah pernah jadi bagian partai PDIP.

“Sudah menerima pengunduran diri dari saudara Niko. Bagi kami wajar dan biasa sebuah dinamika partai ada yang masuk ada yang keluar, tapi mungkin saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Niko dan teman-teman yang sudah sempat berjuang bersama di PDIP,” sebut Ujang.

Ia mengatakan, hal biasa jika kader masuk dan keluar. Namun ia tetap yakin jika partai PDIP Kabupaten Subang tetap solid dan percaya akan tumbuh kader baru lebih dari yang saat ini keluar.

“Seperti ini biasa dinamika organisasi politik, maju mundur keluar masuk biasa, kita solid tidak menutup kemungkinan satu dua hari ke depan, 1.000 yang keluar mungkin besok akan ada ribuan kader masuk PDIP,” ujarnya.

Menanggapi aksi pamitan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) Ono Surono merespons dengan santai kabar ribuan kader hingga simpatisan PDIP di Subang yang memutuskan untuk mundur massal. Sebab menurutnya, pengurus PDIP yang mundur dari partai hanya berjumlah 4 orang.

“Saya pastikan kalau pengurus mah (yang memutuskan mundur dari PDIP Subang) hanya berapa orang. Dari laporan yang saya terima, yang merupakan pengurus itu hanya ada 4 orang,” kata Ono dihubungi detikjabar.

Disampaikan Niko bahwa pengurus yang memutuskan mundur adalah Ketua PAC Cibogo, Ketua PAC Legonkulon, Sekretaris PAC Pagaden Barat dan Sekretaris PAC Cikawung. Ono pun menduga, isu ini sengaja dibuat mantan Sekretaris DPC PDIP Subang Niko Rinaldo yang belum lama ini dipecat oleh partai.

“Sehingga apa yang terjadi hari ini merupakan faktor kesengajaan yang dibuat oleh dia (Niko Rinaldo) untuk terkesan PDI Perjuangan itu seperti yang diberitakan. Padahal, hanya empat orang aja pengurus saja (yang mundur dari PDIP),” tegasnya.

Walau demikian, Ono memastikan akan kembali mengkonsolidasi kader PDIP di Subang terutama jelang Pilkada 2024.

“Karena saya yakin, orang akan mengerti apa yang dilakukan oleh Niko dan kawan-kawannya itu. Dan saya pastikan, saya tahu siapa yang di balik semua itu,” tutupnya.** tim/dm.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, angkat bicara terkait rencana hak angket DPR yang akan diajukan berkaitan dengan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Dalam pernyataannya pada Sabtu (24/2/2024), Jimly menyoroti perlunya independensi lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dari tekanan politik. Baca juga : […]

  • Terima Kasih Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Kebon Sirih 

    Terima Kasih Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Kebon Sirih 

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dinas Bina Marga DKI Jakarta memperbaiki “beton tutupan saluran” yang jebol di sepanjang Jalan Jaksa, Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/72024). Tampak 5 orang petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta sekitar pukul 11. 00 WIB memperbaiki tutupan parit sekitar Indomaret atau Memories Cafe. Para petugas yang mengenakan pakaian kuning muda itu sibuk membenahi kondisi […]

  • Sekolah Rakyat: Disiplin Tidur dan Bebas Gawai, Solusi Pendidikan Ala Kemensos!

    Sekolah Rakyat: Disiplin Tidur dan Bebas Gawai, Solusi Pendidikan Ala Kemensos!

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Simulasi Sekolah Rakyat rintisan di Sentra Handayani, Cipayung, Jakarta Timur, memasuki hari kedua dengan fokus pada pembentukan pola hidup sehat dan disiplin bagi 75 siswanya. Berbeda dari sekolah pada umumnya, program percontohan Kementerian Sosial (Kemensos) ini secara ketat mengatur jam tidur dan melarang penggunaan ponsel bagi para murid Sekolah Rakyat. Regut Sutrasto, Kepala […]

  • Ordo Fratrum Minorum Sukses Gelar Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan RI ; Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

    Ordo Fratrum Minorum Sukses Gelar Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan RI ; Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ordo Fratrum minorum (OFM) St. Michael Malaikat Agung Indonesia menggelar Seminar Nasional dengan tema “Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis: Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan” di Ballroom Vinsensius Putra, JL. Kramat Raya No. 134, Jakarta Pusat, Sabtu (9/08/2025). Seminar mengahdirkan para pembicara di antaranya ; Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI, yang diwakili oleh Mikhail […]

  • Eks Kepala Bea dan Cukai Makassar Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar karena Korupsi

    Eks Kepala Bea dan Cukai Makassar Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar karena Korupsi

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah menjatuhkan vonis kepada eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono alias AP. Andhi Pramono terbukti melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp58,9 miliar, dalam bentuk mata uang rupiah dan asing. Baca juga : Alokasi Anggaran Bangun IKN Tahun 2024 […]

  • Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Lubuklinggau msinews.com – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa tahun terakhir makin marak dan menjadi sorotan banyak pihak. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Sumatera Selatan HM Asnadi CA menyampaikan pemandangan kritis dia tentang gagasan DOB. Asnadi menilai hal tersebut sangat positif dipandang dari sisi tatakelola prmerintahan. Paling tidak, dengan pemekaran […]

expand_less