Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini.

Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura keterpilihan mereka oleh masyarakat terutama masing-masing pendukung. Dalam penyampaian materi debat masing terlihat ada calon yang membacakan program-program visi,misi dan tujuan mereka untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Namun ada yang benar-benar mempersiapkan dengan matang tentang visi,misi nya bila terpilih untuk 5 tahun memimpin dan mmengelola potensi sumber daya daerahnya masing-masing.

Debat Pilgub Sumsel

Pengamat politik Sumatera Selatan, Bagindo Togar Butar Butar angkat bicara soal hasil dabat tiga paslon Calon Gubernur (Cagub) Sumsel 2024.

Dalam debat perdana yang dihelat KPU Sumatera Selatan itu, ia memprediksi akan mempengaruhi hasil survei yang dilakukan lembaga di bumi Sriwijaya. Menurutnya, persentase elektabilitas dipastikan akan bergeser jika mengacu pada hasil debat yang digelar Senin (28/10/2024).

“Jelas sangat memengaruhi, karena masih ada sekitar 20 persen swing voters atau undecided voters yang merupakan kelompok pemilih rasional di wilayah Sumsel. Sehingga, debat publik akan menjadi preferensi para pemilih tersebut dalam menentukan cagubnya,” kata Togar, dilansir detiksumbagsel, Kamis (31/10/2024).

Debat yang mempertemukan tiga calon gubernur (Cagub), yakni Herman Deru, Eddy Santana Putra, dan Mawardi Yahya, Bagindo Togar Cagub nomor urut 2 lebih unggul secara objektif dari Paslon lain. Khususnya saat sesi tanya jawab antar Cagub.

Bagindo Togar menilai, Eddy Santana Putra yang pernah menjabat Wali Kota Palembang selama dua (2 )periode yakni 2003-2013 itu lebih cerdas dalam menyampaikan pernyataan dan menjawab pertanyaan.

“Secara objektif dalam debat pertama, Eddy secara riil unggul tapi dalam forum debat ini tidak serta merta menjamin Eddy menang Pilkada,” katanya.

Dia menyebut dalam debat itu terlihat kompetensi dan kualitas dari para Cagub. Termasuk kerja kepala daerah sebelumnya, yakni Herman Deru-Mawardi Yahya yang merupakan Gubernur/Wakil Gubernur periode 2018-2023. Pasangan kepala daerah tersebut dinilainya kesulitan menjawab pertanyaan.

“Eddy leading. Deru dan Mawardi terlihat pusing,” kata pengamat

Meski demikian, jika secara umum debat kemarin terkesan normatif dan tidak menyentuh pokok permasalahan. Serangan-serangan masih dianggap batas wajar.

Sementara itu, pengamat Politik Sumsel Haekal Al Haffafah menyebut jika debat pertama akan mempengaruhi tingkat elektabilitas Paslon Pilkada. Memang, jumlahnya tidak besar, tapi akan ada migrasi dukungan.

“Jika bicara dalam konteks debat kemarin, kita sebetulnya bicara dalam kategori pemilih intelektual pergeseran itu tak akan jauh. Tapi cukup memengaruhi migrasi dukungan,” ujarnya.

Terkait dominasi survei oleh Herman Deru yang elektabilitasnya tinggi, dia menyebut jika variabelnya adalah potret survei.

“Yang mesti diingat, banyak studi kasus beberapa Pilkada justru dimenangkan kandidat yang tidak dimenangkan lembaga survei. Variabelnya mesin partai, relawan, infrastruktur birokrasi, termasuk kerja-kerja tim untuk dapatkan dukungan pemilih transaksional. Semua kerja itu sering kali tidak terjangkau oleh lembaga survei,” jelasnya.

Mash kata Haekal, ada tiga model pemilih dalam dinamika kepemiluan. Pertama, pemilih emosional, seperti circle keluarga, paguyuban, hobi, komunitas, primodial daerah, parpol dan lain-lain.

“Pertama, pemilih ini adalah basis awal kandidat yang menjadi modal awal dan potensi basis. Pemilih ini relatif terjaga,” urainya.

Kedua, pemilih intelektual yang merupakan kelompok terdidik yang rata-rata dibangun dengan program, visi dan gagasan. Pemilih ini tidak banyak.

“Nah bicara soal debat KPU, variabel pemilih intelektual ini yang berkemungkinan akan bergeser dan beralih dukungan, termasuk ruang-ruang undecided voters juga swing voters. Terakhir adalah pemilih transaksional, pemilih ini memilih di H-14 sampai H-1, yang ruangnya lumayan tinggi di kisaran 10-20 persen,” kata dia. ** Biro msines.com Sumsel-Babel.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meninggal di Hari Natal II 2023, Ini Profil Singakat Lukas Enembe

    Meninggal di Hari Natal II 2023, Ini Profil Singakat Lukas Enembe

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe meninggal dunia persis di Hari Natal ke -2 , Selasa (26/12/2023). Sebagaimana dketahui, Eks Gubernur Papua ,Lukas Enembe saat ini berstatus terpidana Kasus Suap yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, (KPK). Lukas Enembe lahir di Kabupaten Tolikara Tanah Papua, pada 27 Juli 1967. Ia merupakan lulusan FISIP […]

  • Komisi II DPR  : Pelantikan Kepala Daerah Tunggu  Selesainya Semua Putusan MK

    Komisi II DPR  : Pelantikan Kepala Daerah Tunggu  Selesainya Semua Putusan MK

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi II Fraksi PKB DPR RI Indrajaya mengusulkan agar pelantikan kepala daerah dilaksanakan setelah selesainya semua putusan MK terkait perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Pelantikan harus tetap dilakukan secara serentak. Indrajaya mengatakan, berdasarkan Perpres Nomor 80 Tahun 2024, pelantikan gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan serentak pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati dan […]

  • Grace Siahaan Njo ; Kami Berharap, Presiden Prabowo Mengabulkan Gelar Pahlawan Kepada Herman Yosef Fernandez

    Grace Siahaan Njo ; Kami Berharap, Presiden Prabowo Mengabulkan Gelar Pahlawan Kepada Herman Yosef Fernandez

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Ketua Panitia Nasional Pengusulan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez, Fransisca Christine Grace Siahaan Njo, mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT MELALUI Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Provinsi NTT, Ibu Maria Threda Da Ona Desipung, S.Kom telah menyerahkan dokumen pengusulan gelar Pahlawan Nasional kepada Herman Yosef Fernandez, anggota tentara pelajar yang gugur di Sidobundar, Jawa […]

  • Terima Kasih Joko Widodo-Ma’ruf Amin 2019-2024

    Terima Kasih Joko Widodo-Ma’ruf Amin 2019-2024

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hari ini 20 ktober 2024, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI,Ma’ruf Amin akan mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Kepala Negara RI selama 5 tahun. Tentu saja masih banyak hal yang belum tuntas dari janji-janji program kerja yang dicanangkan saat kampanye kepada masyarakat Indonesia. Tentu masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Ilham Akbar Habibie; Salah Kelola, Pembangunan Geothermal Butuh Literasi Terhadap Masyarakat

    Ilham Akbar Habibie; Salah Kelola, Pembangunan Geothermal Butuh Literasi Terhadap Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2024-2027, Dr.-Ing. Ilham Akbar Habibie, M.B.A,mengatakan, pembangunan geothermal di pulau Flores,NTT butuh literasi kepada masyarakat di wilayah setempat. Edukasi harus dilakukan dengan masif sehingga benar-benar paham akan kemanfaatannya. Pernyataan itu disampaikan usai acara acara dialog “Re-Industrialisasi dan Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas” yang dihelat Forum Dialog Nusantara di […]

  • Vonis DKPP

    Vonis DKPP Terhadap KPU Tidak Pengaruhi Pencalonan Gibran

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com. – Vonis DKPP (Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Heddy Lugito, menegaskan pelanggaran kode etik yang diterima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, beserta enam anggota KPU lainnya tidak memiliki dampak terhadap pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu 2024. Pada hari Senin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Heddy menyatakan […]

expand_less