Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Berkat Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dari Kemensos warga kelurahan Cibodas Baru kecamatan Cibodas Kota Tangerang kini usahanya makin berkembang.

Pasalnya para warga yang mendapat bantuan bergeser benahi ekonomi dengan berjualan kue dengan nama Bolu Kukus Watashi Cake. Berkat PENA para warga Kecamatan Cibodas menyatakan siap keluar dari program bantuan sosial Program keluarga Harapan (PKH).

Salah satu pembuat warga pembuat Kue

Wiartati memperagakan kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut.

Baca Juga : Advokat Jadi Tersangka LQIL  Ajukan Judicial Review ke MK

Salah satu pembuat kue Wiartati mengatakan bahwa kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut. Berkat ketekunan dan kegigihan membuat bisnis wanita usia 40 tahun kini semakin berkembang.

“Alhamdulillah usaha saya makin meningkat setelah Kementerian Sosial memberikan bantuan Program PENA kepada Warga Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini,” kata Wiartati, dikutip Kamis 31/8/2023.

Dalam mendukung usahanya kata Tati (sapaan akrab warga _red) mendapatkan bantuan program PENA dari Kemensos pada tahun 2022 tahun lalu. Dia bersama warga yang lainnya berembuk dan membuat suatu ide kembangkan kawasan Kue Bolu Kukus Watashi Cake

“Untuk memajukan usaha, bantuan PENA, awalnya saya belikan Kompor Gas, Mixer, Alat masak kukus dan Tabung gas Elpiji 3KG. Saya ber inisiatif dengan ibu juga disini untuk mengembangkan usaha kue,” ujar Tari

“Sebelum dapat bantuan saya hanya memproduksi jika ada yang pesan, karena alatnya hanya mampu untuk mengolah dalam jumlah kecil, sekarang mendapatkan bantuan jumlah produksi saya meningkat dan lebih cepat memproduksi kue,” imbuhnya

Baca Juga : Dialog Pemimpin Indonesia Antara Yang Tua dan Muda

Untuk kedepannya Ia mengaku siap graduasi dari program PKH dan mandiri.

“Saya siap graduasi, harapannya dengan program ini dapat meningkatkan pendapatan saya melalui usaha berkelanjutan hingga mewujudkan kemandirian, serta memutus mata rantai kemiskinan.” tandasnya.

Di sela pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga, Tati ini bercerita awal mula membangun usaha kuliner kue kukus.

“Saya memulai dari usaha kecil pada umumnya, saya punya bakat/hobi untuk membuat kue kukus, dari dulu senang bikin kue kukus dan enak rasanya,” ujarnya.

Tati pernah mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji, meskipun demikian dengan tekad yang gigih dan mengenang hobinya itu, rasa trauma pun berkurang.

“Saya sempat mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji hampir dapur rumah kebakaran, sempat trauma awalnya, kalo saya begini terus, saya gak bisa menyalurkan lagi hobi dan mengembangkan usaha,” katanya.

Mengolah bolu kukus tidak membutuhkan banyak waktu. Mengolah bolu kukus yang presisi dibutuhkan tahapan dalam waktu sekitar 1.5 jam, melalui pengumpulan bahan, mengaduk adonan hingga pengukusan secara terus menerus dan tidak dibiarkan lama-lama.

Seiring dengan berjalannya waktu, usaha Tati kini berkembang, bolu kukus dengan varian rasa Bolu Kukus Gula merah dan Gula Putih juga banyak di order pada acara-acara tertentu.

“Tidak disangka-sangka usaha Bolu Kukus Watashi Cake dapat orderan dari pengajian/hajatan selain bolu ini dititipkan ke pasar,” katanya. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Polkam Pastikan Perbaikan Infrastruktur Komunikasi di Papua Selatan

    Menko Polkam Pastikan Perbaikan Infrastruktur Komunikasi di Papua Selatan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyampaikan empati dan perhatian mendalam atas gangguan komunikasi yang terjadi di wilayah Papua Selatan akibat putusnya kabel laut. Pemerintah memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat, layanan publik, serta kelancaran komunikasi keluarga dan dunia usaha. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Pol (Purn) […]

  • Syaiful Anwar Killian Akhirnya Muncul Dampingi Benyamin Y Inanosa di Pilkada Teluk Bintuni

    Syaiful Anwar Killian Akhirnya Muncul Dampingi Benyamin Y Inanosa di Pilkada Teluk Bintuni

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA – Nama Syaiful Anwar Killian akhirnya muncul ke public sebagai salah satu bakal calon wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni mendampingi Banyamin Y. Inanosa sebagai Calon Bupatinya. Alumni SPMA Negeri Manokwari pada tahun 1983 ini sebetulnya tidak asing lagi ditelinga masyarakat kabupaten Teluk Bintuni, sebab jasa dan pengabdiannya telah dilakukan puluhan tahun kepada masyarakat. Tidak […]

  • BKSAP Dorong Gerakan Afirmasi Guna Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Pacitan

    BKSAP Dorong Gerakan Afirmasi Guna Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Pacitan

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) merupakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI . Secara spesifik diberi mandat untuk menjalankan diplomasi parlemen. Salah satu isu penting dalam diplomasi parlemen yang dijalankan oleh BKSAP saat ini adalah pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dan juga pemulihan ekonomi […]

  • Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

    Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi X DPR RI mengapresiasi terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) tentang Renovasi Sekolah yang dikembalikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hal itu menjadi bukti nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengapresiasi mengatakan, Inpres tersebut menjadi dasar perpindahan kewenangan dalam […]

  • Pilar Penting Ekonomi Nasional, Rosdiana Sijabat: BUMN Jalankan Peran Ganda, Dorong Pertumbuhan dan Layanan Publik

    Pilar Penting Ekonomi Nasional, Rosdiana Sijabat: BUMN Jalankan Peran Ganda, Dorong Pertumbuhan dan Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pengamat Ekonomi dari Universitas Katolik Atmajaya, Rosdiana Sijabat, menegaskan pentingnya peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menopang perekonomian nasional. Hal itu disampaikan Rosdiana saat menjadi pembicara dalam seminar nasional bertajuk ‘Peran BUMN dalam Memperkuat Ekonomi Dalam Negeri’, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). “Kalau ditanya seberapa penting peranan BUMN dalam […]

  • Soal Pinjaman Luar Negeri, BNPB: Untuk Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    Soal Pinjaman Luar Negeri, BNPB: Untuk Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya memenuhi kebutuhan anggaran pencegahan bencana dengan mendorong tambahan pendanaan melalui pinjaman luar negeri, menyusul keterbatasan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, langkah tersebut ditempuh agar kemampuan penanggulangan bencana, khususnya pada aspek pencegahan dan mitigasi, tetap dapat dimaksimalkan. “Kami berupaya untuk […]

expand_less