Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Berkat Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dari Kemensos warga kelurahan Cibodas Baru kecamatan Cibodas Kota Tangerang kini usahanya makin berkembang.

Pasalnya para warga yang mendapat bantuan bergeser benahi ekonomi dengan berjualan kue dengan nama Bolu Kukus Watashi Cake. Berkat PENA para warga Kecamatan Cibodas menyatakan siap keluar dari program bantuan sosial Program keluarga Harapan (PKH).

Salah satu pembuat warga pembuat Kue

Wiartati memperagakan kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut.

Baca Juga : Advokat Jadi Tersangka LQIL  Ajukan Judicial Review ke MK

Salah satu pembuat kue Wiartati mengatakan bahwa kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut. Berkat ketekunan dan kegigihan membuat bisnis wanita usia 40 tahun kini semakin berkembang.

“Alhamdulillah usaha saya makin meningkat setelah Kementerian Sosial memberikan bantuan Program PENA kepada Warga Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini,” kata Wiartati, dikutip Kamis 31/8/2023.

Dalam mendukung usahanya kata Tati (sapaan akrab warga _red) mendapatkan bantuan program PENA dari Kemensos pada tahun 2022 tahun lalu. Dia bersama warga yang lainnya berembuk dan membuat suatu ide kembangkan kawasan Kue Bolu Kukus Watashi Cake

“Untuk memajukan usaha, bantuan PENA, awalnya saya belikan Kompor Gas, Mixer, Alat masak kukus dan Tabung gas Elpiji 3KG. Saya ber inisiatif dengan ibu juga disini untuk mengembangkan usaha kue,” ujar Tari

“Sebelum dapat bantuan saya hanya memproduksi jika ada yang pesan, karena alatnya hanya mampu untuk mengolah dalam jumlah kecil, sekarang mendapatkan bantuan jumlah produksi saya meningkat dan lebih cepat memproduksi kue,” imbuhnya

Baca Juga : Dialog Pemimpin Indonesia Antara Yang Tua dan Muda

Untuk kedepannya Ia mengaku siap graduasi dari program PKH dan mandiri.

“Saya siap graduasi, harapannya dengan program ini dapat meningkatkan pendapatan saya melalui usaha berkelanjutan hingga mewujudkan kemandirian, serta memutus mata rantai kemiskinan.” tandasnya.

Di sela pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga, Tati ini bercerita awal mula membangun usaha kuliner kue kukus.

“Saya memulai dari usaha kecil pada umumnya, saya punya bakat/hobi untuk membuat kue kukus, dari dulu senang bikin kue kukus dan enak rasanya,” ujarnya.

Tati pernah mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji, meskipun demikian dengan tekad yang gigih dan mengenang hobinya itu, rasa trauma pun berkurang.

“Saya sempat mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji hampir dapur rumah kebakaran, sempat trauma awalnya, kalo saya begini terus, saya gak bisa menyalurkan lagi hobi dan mengembangkan usaha,” katanya.

Mengolah bolu kukus tidak membutuhkan banyak waktu. Mengolah bolu kukus yang presisi dibutuhkan tahapan dalam waktu sekitar 1.5 jam, melalui pengumpulan bahan, mengaduk adonan hingga pengukusan secara terus menerus dan tidak dibiarkan lama-lama.

Seiring dengan berjalannya waktu, usaha Tati kini berkembang, bolu kukus dengan varian rasa Bolu Kukus Gula merah dan Gula Putih juga banyak di order pada acara-acara tertentu.

“Tidak disangka-sangka usaha Bolu Kukus Watashi Cake dapat orderan dari pengajian/hajatan selain bolu ini dititipkan ke pasar,” katanya. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serial Bandar-bandar Tua di Nusantara: Lamuri, Bandar Dagang Penting di Aceh di Era Sriwijaya (bagian 1) 

    Serial Bandar-bandar Tua di Nusantara: Lamuri, Bandar Dagang Penting di Aceh di Era Sriwijaya (bagian 1) 

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Noor Al-Sajidi BANDAR kuno ini terletak di ujung barat laut Pulau Sumatra, di pintu masuk Selat Malaka yang terkenal sangat ramai lalu lintas pelayarannya. Dengan lokasinya yang strategis sebagai jalur pelayaran dari India ke Cina ini, wajar saja Bandar Lamuri dahulu merupakan salah satu bandar terpenting. Ketika kerajaan Islam berdiri nama bandar […]

  • Empat Penumpang Kapal Wisata Duta Bahagia yang Tenggelam di Labuan Bajo, Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    Empat Penumpang Kapal Wisata Duta Bahagia yang Tenggelam di Labuan Bajo, Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Labuan Bajo,msinews.com-Empat penumpang kapal wisata Duta Bahagia yang tenggelam di Perairan Seteru Labuan Bajo,Flores,NTT Sabtu, (9/3/2024)  berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Manggarai Barat. Para penumpang tersebut dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke Pelabuhan ASDP Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sekira pukul 16.30 WITA. “Benar, ada kapal Duta Bahagia (yang mengalami kecelakaan),” kata Kepala […]

  • Kemnaker Periksa Kepatuhan Penggunaan TKA di PT WNI Morowali

    Kemnaker Periksa Kepatuhan Penggunaan TKA di PT WNI Morowali

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    msinews.com – Setelah melakukan pemeriksaan di kawasan Morowali Industrial Park (IMIP), Kementerian Ketenagakerjaan melalui Pengawas Ketenagakerjaan bersama Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah kembali melanjutkan pengawasan kepatuhan terhadap Norma Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Pemeriksaan kali ini dilakukan di PT WNI, Bahomotefe, Morowali, Sulawesi Tengah, pada 4–5 September 2025. Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kemnaker, Rinaldi […]

  • Aliansi PT. Polo Ralph Desak MA Tinjau Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-

    Aliansi PT. Polo Ralph Desak MA Tinjau Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 Penuh Kontroversi

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Puluhan masa yang tergabung Aliansi karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia menggelar aksi di Jl. Ir. H. Juanda Jakarta Pusat dan depan Gedung Mahkamah Agung (MA). Mereka mendesak agar penegak hukum meninjauan Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 telah menimbulkan banyak pertanyaan dan kontroversi. Kasus ini melibatkan Mohindar HB yang diduga melakukan perbuatan […]

  • MK

    MK Jadwalkan Empat Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sidang Lanjutan PHPU Pilpres 2024

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia telah menjadwalkan pemanggilan empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk memberikan keterangan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024, yang dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 5 April.. Baca juga : Sidang Lanjutan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 di MK: Hotman Paris Tantang Tuduhan Korupsi Jokowi “Kepada para pihak, […]

  • Terkuak! Revolusi Ekonomi Desa Dimulai, Dana Kopdes Siap Guyur 1 Juli

    Terkuak! Revolusi Ekonomi Desa Dimulai, Dana Kopdes Siap Guyur 1 Juli

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan telah memastikan plafon dana revitalisasi Koperasi Desa atau Kopdes akan siap digunakan mulai 1 Juli 2025. Hal ini menjadi angin segar bagi perekonomian Desa di seluruh Indonesia. “Ini adalah langkah awal dari program ambisius pemerintah untuk mengubah Kopdes menjadi motor penggerak ekonomi di akar rumput,” […]

expand_less