Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

Berkat PENA, Cibodas Sukses Bisnis Kue Bolu Watashi Cake

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Berkat Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dari Kemensos warga kelurahan Cibodas Baru kecamatan Cibodas Kota Tangerang kini usahanya makin berkembang.

Pasalnya para warga yang mendapat bantuan bergeser benahi ekonomi dengan berjualan kue dengan nama Bolu Kukus Watashi Cake. Berkat PENA para warga Kecamatan Cibodas menyatakan siap keluar dari program bantuan sosial Program keluarga Harapan (PKH).

Salah satu pembuat warga pembuat Kue

Wiartati memperagakan kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut.

Baca Juga : Advokat Jadi Tersangka LQIL  Ajukan Judicial Review ke MK

Salah satu pembuat kue Wiartati mengatakan bahwa kue bolu kukus Watashi ceke rasa khasnya manis dan posturnya kue lembur dimulut. Berkat ketekunan dan kegigihan membuat bisnis wanita usia 40 tahun kini semakin berkembang.

“Alhamdulillah usaha saya makin meningkat setelah Kementerian Sosial memberikan bantuan Program PENA kepada Warga Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini,” kata Wiartati, dikutip Kamis 31/8/2023.

Dalam mendukung usahanya kata Tati (sapaan akrab warga _red) mendapatkan bantuan program PENA dari Kemensos pada tahun 2022 tahun lalu. Dia bersama warga yang lainnya berembuk dan membuat suatu ide kembangkan kawasan Kue Bolu Kukus Watashi Cake

“Untuk memajukan usaha, bantuan PENA, awalnya saya belikan Kompor Gas, Mixer, Alat masak kukus dan Tabung gas Elpiji 3KG. Saya ber inisiatif dengan ibu juga disini untuk mengembangkan usaha kue,” ujar Tari

“Sebelum dapat bantuan saya hanya memproduksi jika ada yang pesan, karena alatnya hanya mampu untuk mengolah dalam jumlah kecil, sekarang mendapatkan bantuan jumlah produksi saya meningkat dan lebih cepat memproduksi kue,” imbuhnya

Baca Juga : Dialog Pemimpin Indonesia Antara Yang Tua dan Muda

Untuk kedepannya Ia mengaku siap graduasi dari program PKH dan mandiri.

“Saya siap graduasi, harapannya dengan program ini dapat meningkatkan pendapatan saya melalui usaha berkelanjutan hingga mewujudkan kemandirian, serta memutus mata rantai kemiskinan.” tandasnya.

Di sela pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga, Tati ini bercerita awal mula membangun usaha kuliner kue kukus.

“Saya memulai dari usaha kecil pada umumnya, saya punya bakat/hobi untuk membuat kue kukus, dari dulu senang bikin kue kukus dan enak rasanya,” ujarnya.

Tati pernah mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji, meskipun demikian dengan tekad yang gigih dan mengenang hobinya itu, rasa trauma pun berkurang.

“Saya sempat mengalami musibah kebocoran tabung gas elpiji hampir dapur rumah kebakaran, sempat trauma awalnya, kalo saya begini terus, saya gak bisa menyalurkan lagi hobi dan mengembangkan usaha,” katanya.

Mengolah bolu kukus tidak membutuhkan banyak waktu. Mengolah bolu kukus yang presisi dibutuhkan tahapan dalam waktu sekitar 1.5 jam, melalui pengumpulan bahan, mengaduk adonan hingga pengukusan secara terus menerus dan tidak dibiarkan lama-lama.

Seiring dengan berjalannya waktu, usaha Tati kini berkembang, bolu kukus dengan varian rasa Bolu Kukus Gula merah dan Gula Putih juga banyak di order pada acara-acara tertentu.

“Tidak disangka-sangka usaha Bolu Kukus Watashi Cake dapat orderan dari pengajian/hajatan selain bolu ini dititipkan ke pasar,” katanya. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Museum Nasional, Ini Kata Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda

    Kebakaran Museum Nasional, Ini Kata Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Musiba kebakaran kembali menimpah Indonesia. Museum Nasional yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat dilahap di jago api, Sabtu (16/9) malam. Kepada wartawan di Jakarta, Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda , menegaskan kebakaran di Museum Nasional atau yang juga dikenal Museum Gajah itu itu sedang ditangani. “Betul ada kebakaran sedang ditangani,” kata Kompol […]

  • Menteri PKP Percepat Program Perumahan di Bengkulu

    Menteri PKP Percepat Program Perumahan di Bengkulu

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong percepatan realisasi program perumahan yang lebih merata dan berpihak kepada masyarakat kecil melalui pertemuan langsung antara Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan harapan agar Kementerian PKP memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan perumahan di Bengkulu serta […]

  • Pentingnya Kunjungan Edukasi Parlemen Bagi Generasi Muda

    Pentingnya Kunjungan Edukasi Parlemen Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

     Denpasar,msinews.com-Pendidikan Parlemen melalului program “kunjungan edukasi parlemen” sangat  penting bagi publik. Hal itu disampaikan Kepala Biro Protokol dan Humas Setjen DPR RI Suratno. Baginya, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi publik terhadap perkembangan kerja DPR RI. Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti agenda penyerahaan penghargaan  ‘Public Relation Indonesia Award’ (PRIA) 2024 […]

  • Dari 139 TAP MPR sejak 1960, Ada 104 Sudah Dicabut, Sisanya Masih Berlaku

    Dari 139 TAP MPR sejak 1960, Ada 104 Sudah Dicabut, Sisanya Masih Berlaku

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABARDAERAH.COM-Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, Martin Hutabarat di Jakarta,Rabu (17/9/2025). Politisi Partai Gerindra itu mengatakan bahwa,banyaknya ketetapan MPR (TAP MPR) yang hingga kini belum ditindaklanjuti dalam bentuk undang-undang. Ia pun mengingatkan, TAP MPR Nomor I Tahun 2003 yang menjadi dasar hukum keberlakuan sejumlah ketetapan, harus segera diimplementasikan agar tidak […]

  • Pernyataan Sikap PADMA Indonesia soal Kasus Warga Sumba di Pasar Tente Bima

    Pernyataan Sikap PADMA Indonesia soal Kasus Warga Sumba di Pasar Tente Bima

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Keinginan kuat pengungsi asal Sumba yang mayoritas asal Sumba Barat Daya pasca kejadian di Bima mau pulang kembali ke Sumba wajib menjadi perhatian Pj Gubernur NTT dan PJ Bupati Sumba Barat dan Sumba Barat Daya bukan dibiarkan tanpa aksi nyata. Demikian kata Ketua Dewan Penasihat PADMA Indoneaia, Gabriel Goa merespon peristiwa yang terjadi di Pasar […]

  • Program Sekolah Rakyat dan Relokasi Warga Pesisir, Langkah Nyata Atasi Kemiskinan Ekstrem di Lampung Timur

    Program Sekolah Rakyat dan Relokasi Warga Pesisir, Langkah Nyata Atasi Kemiskinan Ekstrem di Lampung Timur

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Taman Sekolah Rakyat Kementerian Sosial, Jakarta, pada Jumat 8 Agustus 2025. Dalam pertemuan tersebut, Ela melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat serta mengusulkan relokasi bagi warga miskin ekstrem yang tinggal di kawasan pesisir rawan […]

expand_less