Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Indonesia dan Republik Fiji Komitmen Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Indonesia dan Republik Fiji Komitmen Perkuat Kerja Sama Ekonomi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Anggota Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Fiji, Ongku P Hasibuan, mengadakan pertemuan dengan Delegasi Parlemen Fiji di Jakarta.

Pertemuan bilateral Fiji-Indonesia ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dengan Fiji sebagai bagian dari visi Pacific Elevation untuk menciptakan kawasan Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera.

Dalam pidatonya, Politisi Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan pentingnya penghormatan atas kedaulatan dan integritas wilayah sebagai dasar dari visi tersebut.

“Sebagai salah satu negara pemimpin di Kawasan Pasifik, Fiji adalah sahabat dan mitra penting bagi Indonesia untuk membangun kawasan ini,” katanya.

“Oleh karena itu, kerja sama antara Indonesia dan Fiji yang telah terjalin dengan baik harus terus ditingkatkan,” ujarnya saat pertemuan di Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Fiji telah terjalin selama 50 tahun, dan Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik ini. Pada bulan Juni tahun ini, Indonesia menunjukkan dukungan konkret dalam pembangunan sektor kesehatan di Fiji dengan memberikan hibah peralatan medis senilai FJD 428,000.

Legislator Dapil Sumatera Utara II ini juga menyampaikan apresiasi terhadap pembentukan Fiji Indonesia Friendship Association yang bertujuan mempererat hubungan antar masyarakat di kedua negara.

“Indonesia ingin kemitraan dengan Fiji dan negara-negara kawasan Pasifik menjadi kesempatan untuk membangun masa depan bersama melalui kerja sama yang didasari rasa saling percaya dan saling menghormati,” katanya.

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya melibatkan generasi muda dalam setiap bidang kerja sama yang dikembangkan.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap bidang kerja sama yang kita kembangkan telah memperhatikan dan melibatkan kepentingan generasi muda,” tambahnya.

Di sektor ekonomi dan perdagangan, penguatan kerja sama dengan Fiji merupakan bagian tak terpisahkan dari prioritas kebijakan luar negeri Indonesia.

Untuk diketahui, hubungan perdagangan antara Indonesia dan Fiji menunjukkan tren positif dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 17,93 persen.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 275 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi produk-produk Fiji serta akses masuk bagi Fiji menuju pasar Asia Tenggara.

“Kita perlu menggali lebih jauh potensi-potensi kerja sama yang dapat memacu hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara,” ujar Ongku.

Ketua DPR RI Puan Maharani di sela-sela penyelenggaraan Sidang ke-2 Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) yang diselenggarakan DPR di Fairmont Jakarta, Kamis (25/7/2024)

Ia juga mengajak parlemen Fiji untuk bersama-sama mendorong pemerintah masing-masing negara melanjutkan pembicaraan Preferential Trade Agreement (PTA) yang pada tahun 2022 telah disetujui untuk dibentuk.

“PTA merupakan aspek penting untuk mewujudkan kemitraan perdagangan dan ekonomi yang lebih erat, serta memfasilitasi kerja sama antar pelaku ekonomi, termasuk dari sektor UMKM dari kedua negara,” terangnya.

Pertemuan ini menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung pembangunan di Fiji dan memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama ini, dengan fokus khusus pada penguatan kerja sama ekonomi.

Sekilas Republik Fiji

Republik Fiji merupakan sebuah negara kepulauan yang merdeka pada 10 Oktober 1970 dengan luas wilayah sebesar 18.274 km2.

Republik Kepulauan Fiji adalah sebuah negara yang berada di Samudra Pasifik Barat Daya dan beribu kota Suva.

Suva berada di pantai tenggara pulau terbesar di Republik Kepulauan Fiji, yakni Viti Levu atau yang disebut Fiji Besar.

Pada tahun 1874, Republik Kepulauan Fiji jatuh ke tangan Britania Raya sebagai koloni dan pada tahun 1970, negara ini mendapatkan kemerdekaannya. ** Tim/DM.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Pilkada Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Praksi PKS Masih Menolak

    RUU Pilkada Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Praksi PKS Masih Menolak

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – RUU (Rancangan Undang-Undang keempat atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang  Pilkada (Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota) telah disepakati menjadi RUU Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna DPR RI. Masa Persidangan ke-IX Tahun Sidang 2022-2023 pada 21 November 2023. Ketua DPR Puan Maharani memimpin rapatR, UU Pilkada Disetujui dengan dihadiri Wakil Ketua DPR […]

  • Preferensi Perdagangan Indonesia-Iran Akan Dilakukan Melalui Perpres

    Preferensi Perdagangan Indonesia-Iran Akan Dilakukan Melalui Perpres

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi VI DPR RI menyetujui pembahasan terhadap pengesahan persetujuan Preferensi Perdagangan antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Islam Iran (Preferential Trade Agreement between The Government of the Republic of Indonesia and The Government of the Islamic Republic of Iran)melalui mekanisme Peraturan Presiden (Perpres), Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VI dengan Menteri Perdagangan […]

  • Sapa Ratusan Pendamping Sosial Jakarta, Mensos Ingatkan Arahan Presiden Prabowo

    Sapa Ratusan Pendamping Sosial Jakarta, Mensos Ingatkan Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak ratusan pilar sosial Daerah Khusus Jakarta untuk menyatukan langkah bersama dalam melaksanakan tugas yang berdampak nyata ke masyarakat, sebagaimana pesan Presiden Prabowo Subianto. “Mari kita membiasakan diri bekerja dengan proses yang jelas, terukur, punya target dan hasilnya bermanfaat nyata untuk mereka yang memerlukan perhatian kita,” kata Gus […]

  • Menko PMK Targetkan Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem, Desa Jadi Garda Terdepan

    Menko PMK Targetkan Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem, Desa Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Upaya serius pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat atau Menko PM dalam mewujudkan Indonesia bebas kemiskinan ekstrem pada tahun 2026 dan menurunkan tingkat kemiskinan nasional hingga 5 persen di tahun 2029 terus digencarkan. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Gus Muhaimin, menegaskan komitmen tersebut […]

  • Soal Penetapan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Pernyataan Jubir KPK Sudah Jelas

    Soal Penetapan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Pernyataan Jubir KPK Sudah Jelas

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menyoal perkembangan kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan Anggota DPR inisial S dan HG hingga saat masih dalam proses. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan terkait kasus dugaan korupsi dana CSR BI-OJK bahwa tidak ada perubahan […]

  • Komisi II Geram terhadap Biaya PBB yang Membengkak Akibat Sertifikat Tanah

    Komisi II Geram terhadap Biaya PBB yang Membengkak Akibat Sertifikat Tanah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Maros,msinews.com– Mahalnya biaya pembuatan sertifikat tanah membuat Anggota Komisi II DPR RI, Rosiyati MH Thamrin geram bahkan kecewa. Ia pun  mengecam kebijakan terkait sertifikat tanah yang merugikan masyarakat. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang melonjak drastis setelah penerbitan sertifikat tanah. “Sangat disayangkan melihat betapa besarnya biaya PBB yang […]

expand_less