Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » 4 Perguruan Tinggi Buka Fakultas Kedokteran, Siapa Aja? Buka Link Sekarang 

4 Perguruan Tinggi Buka Fakultas Kedokteran, Siapa Aja? Buka Link Sekarang 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Infomsi– Sejumlah perguruan tinggi ramai-ramai membuka Fakultas Kedokteran (FB). Perguruan tinggi itu antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB University), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Padang, dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rektor IPB Arif Satria mengaku membuka FK di kampus itu untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia. Ia juga mengatakan bidang kesehatan atau biomedis kerap menjadi topik penelitian terbanyak di IPB setelah bidang pangan.

“Dalam sepuluh tahun terakhir, sebanyak 1.825 publikasi IPB University adalah dalam bidang kesehatan dan biomedis. Ini menunjukkan bahwa concern (perhatian) kita di bidang kesehatan sudah sangat banyak,” kata Arif pada awak media terbikan Jum’at 4/8/2023.

Masih persoalan yang sama wali kota bogor Bima Arya turut menyambut baik pembukaan FK di kampus itu. Ia menilai IPB punya modal kuat untuk membuka FK lantaran memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta sekolah kedokteran hewan dan biomedis.

“IPB sudah cukup pantas memiliki fakultas kedokteran, tentu ini akan menjadi kebanggaan warga Kota Bogor juga, tenaga kesehatan juga meningkat, jadi kalau ada faktultas kedokteran bisa memberi kontribusi ke depan,” kata Bima

Selain itu, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Surabaya juga membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran, bahkan telah membuka pendaftaran seleksi mahasiswa baru jalur mandiri umum Prodi Kedokteran pada 1-6 Agustus 2023.

Rektor ITS Mochamad Ashari mengatakan Prodi Kedokteran itu dibuka karena jumlah dokter terbatas hanya berdomisili di kota-kota besar di Indonesia.

“Jumlah dokter di Indonesia masih belum memenuhi standard WHO, idealnya 1:1000,” dalam keterangan tertulis Mochamad

Mochamad mengatakan para dokter milenial era Revolusi Industri dituntut memiliki kompetensi di bidang teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Teknologi Nano, analytics, dan teknologi 3D printing di bidang medis. “Itu yang menjadi keunggulan kedokteran di ITS,” ujarnya

Lebih dari pada itu, Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat juga membuka pendaftaran mahasiswa untuk FK pada 1 Agustus 2023. Rektor UNP Ganefri meyakini Fakultas Kedokteran dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

UNP juga bekerjasama dengan Universitas Andalas dengan menyiapkan total 26 tenaga dosen untuk mengajar. Ganefri mengatakan UNP bekerja sama dengan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi sebagai rumah sakit praktik utama.

Kemudian Universitas Negeri Semarang (UNNES) juga membuka pendaftaran mahasiswa baru Prodi Kedokteran pada 1-10 Agustus 2023. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran UNNES Mahalul Azam, pendaftaran itu dibuka setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Konsuil Kedokteran Indonesia (KKI) memberi rekomendasi.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan FK bisa dibuka di perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk menciptakan dokter umum maupun spesialis berkualitas.

Kemenkes juga merealisasikan program collegium based bagi Peserta Program Dokter Spesialis (PPDS) agar lulusan kedokteran yang berniat melanjutkan pendidikan spesialis bisa memilih pendidikan dengan skema praktik langsung di Rumah Sakit dan dibayar. Program ini dituangkan dalam omnibus law UU Kesehatan.

Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes Arianti Anaya mengatakan program tersebut merupakan upaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Indonesia yang dinilai minim.

“Indonesia hanya memiliki 51.949 dokter spesialis dengan target rasio 0,28: 1.000. Dengan demikian, Indonesia masih kekurangan 30 ribu dokter spesialis di 21 penyelenggara program studi spesialis,” ujar Arianti.

Arianti menyebut 40 persen RSUD belum memiliki tujuh jenis dokter spesialis dasar lengkap, seperti dokter spesialis obgyn, dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi, dan bedah, radiologi, kemudian patologi klinik dalam lingkup provinsi (Dikutip Berita Patroli)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Korupsi

    KPK Panggil Anggota DPR Terkait Suap Proyek Kereta Api

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga anggota DPR RI dari Komisi V terkait kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI pusat. Mereka akan diperiksa sebagai saksi terkait pembangunan jalur kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa-Sumatera pada tahun anggaran 2018-2022. “Hari ini, tim penyidik […]

  • Banjir Lahar

    Banjir Lahar Dingin Marapi Menerjang, 256 Warga Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sebanyak 256 warga Desa Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, harus menghadapi musibah banjir lahar dingin yang melanda daerah mereka. Ketua Kelompok Siaga Bencana (KSB) Bukit Batabuah, Kabupaten Agam, Edi Effendi, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 78 kepala keluarga atau sekitar 68 orang terpaksa diungsikan. Menurut Edi Effendi, meskipun tidak […]

  • Tutup TMMD ke-124 di Asahan, Kasad: TMMD adalah Wujud Hadirnya Negara di Tengah Rakyat

    Tutup TMMD ke-124 di Asahan, Kasad: TMMD adalah Wujud Hadirnya Negara di Tengah Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Asahan,msinews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menutup secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 di Lapangan Rambate Rata Raya, Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (4/6/2025). Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata hadirnya negara bagi rakyat hingga ke pelosok-pelosok desa. Penutupan kegiatan ditandai dengan […]

  • Pemerintah Diminta Kaji Ulang Wacana Kewarganegaraan Ganda

    Pemerintah Diminta Kaji Ulang Wacana Kewarganegaraan Ganda

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah diminta kaji ulang soal Kewarganeraan ganda bagi diaspora. Pasalnya, wacana ini bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2006. Demikian ditegaskan oleh Anggota Komisi I DPR Fadli Zon. Menurut Fadli Zon, pada pasal 6 ayat 1 UU Nomor 12 Tahun 2006 menyebutkan bahwa seseorang yang berusia 18 tahun atau sudah kawin harus menyatakan memilih […]

  • MSI NEWS – Bersama MSI Untuk Kebutuhan Digital Marketing Anda

    MSI NEWS – Bersama MSI Untuk Kebutuhan Digital Marketing Anda

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MSI NEWS – Bersama MSI Untuk Kebutuhan Digital Marketing Anda.

  • Kemensos Berdayakan 9 Desa di Jateng untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

    Kemensos Berdayakan 9 Desa di Jateng untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Magelang,msinews.com — Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan program pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah sebagai bagian dari strategi nasional menuntaskan kemiskinan. Langkah ini sebagai respons atas perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem jadi nol persen. “Di Jawa Tengah kita akan mulai di 9 desa, target menengahnya 923 desa, ada tambahan dari Bappeda, jadi berjumlah […]

expand_less