Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pada Selasa (19/3), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan dalam konferensi pers bahwa wabah kolera di seluruh dunia sangat terkait erat dengan perubahan iklim dan situasi krisis kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Imunisasi, Vaksin, dan Biologi WHO, Dr. Kate O’Brien, saat berbicara pada konferensi pers Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE).

Dr. O’Brien menekankan bahwa wabah kolera saat ini dipengaruhi oleh kondisi darurat akibat perubahan iklim dan konflik bersenjata, serta kebutuhan akan air bersih dan sanitasi yang memadai. Dia menjelaskan bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya solusi, karena kolera berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan.

Baca juga : Info dan Agenda DPR RI Rabu 20 Maret 2024 Apa saja

“Saat ini, kami memperhatikan peningkatan wabah kolera yang sangat terkait dengan perubahan iklim mendesak dan situasi konflik. Kami telah meningkatkan kewaspadaan terhadap kolera, namun penting untuk diingat bahwa vaksinasi hanyalah salah satu langkah dalam upaya pencegahan,” kata Dr. O’Brien.

Lebih lanjut, Dr. O’Brien menggarisbawahi pentingnya imunisasi dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan global, termasuk wabah campak. Dia menjelaskan bahwa dengan perubahan iklim, migrasi populasi, dan krisis kemanusiaan yang meluas, upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi menjadi lebih krusial daripada sebelumnya.

“Dengan kondisi wabah yang sedang terjadi, perubahan iklim, dan krisis kemanusiaan, pencegahan melalui imunisasi menjadi sangat penting. Program imunisasi telah membuktikan bahwa perlindungan terhadap penyakit adalah kunci dalam menanggapi patogen baru, seperti yang kita alami dalam kasus penyakit COVID-19,” ungkapnya.

Selain itu, Dr. O’Brien menyampaikan bahwa SAGE saat ini sedang meninjau beberapa vaksin baru untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC) pada remaja dan orang dewasa. Menyoroti dampak global TBC, dia menjelaskan bahwa lebih dari 1,3 juta orang meninggal karena TBC pada tahun 2022, dengan lebih dari 10 juta lainnya terinfeksi.

Meskipun demikian, Dr. O’Brien juga menyoroti hambatan akses terhadap vaksin yang bukan hanya terkait dengan disinformasi, melainkan juga masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di beberapa daerah.

Baca juga : Tim Hukum Anies-Muhaimin Resmi Daftarkan Gugatan Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi

“Walaupun disinformasi telah menjadi perhatian utama, terutama selama pandemi COVID-19, kita tidak boleh mengabaikan masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di lapangan. Kita perlu memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang mudah dan layanan yang berkualitas untuk mendapatkan vaksin yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Dr. O’Brien menekankan perlunya meningkatkan permintaan masyarakat akan vaksin, sambil mengatasi tantangan logistik dan infrastruktur yang mungkin menghambat upaya vaksinasi massal.

“Informasi yang salah atau disinformasi mungkin merupakan satu aspek, namun alasan utama orang tidak mendapatkan vaksinasi bukanlah itu. Kita perlu fokus pada meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi semua,” paparnya.

Dengan demikian, WHO menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam mengatasi tantangan kesehatan yang kompleks, termasuk upaya pencegahan melalui imunisasi dan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Seorang Ibu untuk Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis

    Harapan Seorang Ibu untuk Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 380
    • 0Komentar

    BOGOR,MSINEWS.COM- Bagi Rina Marlina, pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional bukan sekadar kabar tentang pejabat baru. Sebagai ibu dari seorang siswa kelas 1 SDN Bantarjati 9 Kota Bogor, ia melihatnya sebagai harapan baru agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah memberi manfaat bagi anaknya dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak Indonesia. Harapan […]

  • Alex Denni Sampai RUU ASN Bisa Jadi Solusi Bagi 2,3 Juta Tenaga Honorer 

    Alex Denni Sampai RUU ASN Bisa Jadi Solusi Bagi 2,3 Juta Tenaga Honorer 

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) Alex Denni mengatakan, revisi Undang-undang (RUU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN diharapkan menjadi solusi persoalan tenaga non ASN (honorer). Sebagimana diketahui, saat ini jumlah tenaga honorer masih tercatat mencapai 2,3 juta orang. “Revisi UU ASN juga sekaligus menjadi solusi atas permasalahan tenaga non-ASN […]

  • Pimpinan MPR Terima Aspirasi dari Ocean Justice, Perjuangkan Konstitusi Pro Lingkungan

    Pimpinan MPR Terima Aspirasi dari Ocean Justice, Perjuangkan Konstitusi Pro Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Dalam pertemuan tersebut, Delegasi IOJI menyampaikan urgensi penerapan Enviromental Constitutionalism atau aturan konstitusi yang pro terhadap lingkungan. “Kami memperhatikan dan mengikuti bahwa Pak Eddy Soeparno adalah Pimpinan MPR yang sangat fokus pada lingkungan hidup dan karena itu kami menyampaikan urgensi penerapan Ecological Constitutionalism harapannya agar isu-isu lingkungan hidup menjadi prioritas dalam kebijakan,” lanjutnya. Achmad Santosa […]

  • Sri Mulyani Ungkap Sinyal Ekonomi 2023 Bakalan Seram Gelap Gulita

    Sri Mulyani Ungkap Sinyal Ekonomi 2023 Bakalan Seram Gelap Gulita

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap adanya sinyal kalau ekonomi dunia pada 2023 ini akan gelap gulita atau Mati Lampu. Kondisi ini membuat Indonesia harus kembali mengencangkan sabuk pengamannya. Wanita asal Lampung itu menilai kondisi sedikit lebih baik dari yang diperkirakan awal dan sebelumnya organisasi dunia telah memproyeksikan pada 2023 ini akan banyak negara yang […]

  • UP PKB Pulogadung

    UP PKB Pulogadung Raih Penghargaan Pengujian Motor Terbaik

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Pulogadung, MSINews.com – Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung meraih penghargaan prestisius sebagai penyelenggara pengujian kendaraan bermotor terbaik I diberikan oleh Kementerian Perhubungan. Acara pemberian penghargaan yang berlangsung di Mason Pine Hotel, Bandung, pada Rabu (8/11/2023) ini menjadi momentum bersejarah bagi UP PKB Pulogadung. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, […]

  • Indonesia dan Kanada Kecam Sepakat Kecam Israel yang Lakukan Serangan ke Rafah

    Indonesia dan Kanada Kecam Sepakat Kecam Israel yang Lakukan Serangan ke Rafah

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi I DPR RI Meutya Hafid melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Kanada Jess Dutton. Meutya mengatakan, dirinya dan Jess memiliki kesamaan pandangan terkait kejadian yang belum lama terjadi di Rafah, yakni mengecam atas tindakan keji tersebut serta meminta untuk adanya gencatan senjata. “Kita tadi sampaikan kita […]

expand_less