Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » DPR: Nasib Petani Bawang Merah Anjlok, Pemerintah Kurang Tanggap

DPR: Nasib Petani Bawang Merah Anjlok, Pemerintah Kurang Tanggap

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo kecewa atas sikap Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional yang kurang peduli kepada petani Bawang Merah. Pasalnya pada saat ini sedang kesusahan karena harga bawang merahnya anjlok dipasaran.

Hal ini disampaikan Firman terkait dengan harga bawang merah di kabupaten Pati mengalami penurunan drastis. Saat ini harga dipasaran turun menjadi Rp 10.000 per kilogramnya.

“Saya prihatin sekali akan nasib petani bawang merah kita kemarin mengontak saya sambil menangis-nangis mengadukan kalau harga bawangnya anjlok. Dan seketika itu saya langsung kontak Mentan tapi tidak merespon, lalu ke Dirjen Holtikultura tapi dia minta izin lagi rapat dan terakhir ke Kepala Bapanas lalu meminta nomor kontak petani ya. Dan ini harusnya  permerintah cepat tanggap mengatasi persoalan serius ini jangan susah untuk direspon,” tegas Firman kepada wartawan, Sabtu 9 September 2023.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar bilang, baru kemarin dalam rapat pembahas anggaran dengan Bapanas agar membuat rencana kerja lebih jelas untuk manjaga stabilitas harga kebutuhan pangan nasional sesuai tugas fungsinya.

“Karena itu, demi mengatasi harga bawang merah sedang anjlok sebaiknya pemerintah segera ambil tindakan cepat dengan stabilisasi harga dan melakukan pengendalian stop import,” ujar legislator dapil Jateng III meliputi Kab Pati, Rembang dan Blora.

Selain itu, Firman kembali mengingatkan adanya Elnino ini akan berdampak terhadap gagal panen sehingga penerintah harus serius menyusun roadmap ketahanan pangan nasional apalagi ini sudah ada warning bahwa dinegara lain semisalnya India pun sudah memerintahkan agar negaranya membuat kebijakan produksi pangan nasional tidak boleh untuk dieksport tetapi harus mengutamakan cadangan pangan nasionalnya.

“Dari negara seperti India ini, Pemerintah harus mencontohnya dan menjadi perhatian serius khususnya kementerian/lembaga terkait urusan pangan agar tidak menyepelekan atau mengacuhkan persoalan pangan nasional seperti halnya bawang merah,” kata Firman menegaskan.

Ia menambahkan, jika Pemerintah masih saja acuh terhadap pangan nasional dan tidak segera mengatasi dengan intervensi harga petani akan mengalami kebangkrutan. Dan disisi lain, Pemerintah juga harus menjaga psikologis petani agar tidak mogok atau berhenti jadi petani.

“Kalau ini terjadi maka ini ancaman serius ditengah-tengah krisis global,” tandasnya.

Sebelumnya, Abdul Rochim, Petani Bawang Merah asal Dukuh Pilang, Desa Tompamulya, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati mengatakan harga bawang merah di tingkat petani saat ini hanya Rp 10 ribu per kilogramnya. Menurut dia, baru kali ini harga bawang merah jauh dari harapan petani.

“Ini sangat merosot harganya, biasnaya kami jual bisa sampai Rp 20 ribu per kilogramnya. Selama puluhan tahun, baru kali ini harganya terjun bebas,” kata dia. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasir Djamil : Pemerintah Harus Segera Merespon Rencana Cuti Bersama Para Hakim Se-Indonesia

    Nasir Djamil : Pemerintah Harus Segera Merespon Rencana Cuti Bersama Para Hakim Se-Indonesia

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Anggota DPR RI Nasir Djamil  mengingatkan kepada pemerintah untuk segera merespon rencana cuti bersama para Hakim di seluruh Indonesia. Hal ini menanggapi sejumlah solidaritas organisasi hakim se-Indonesia yang akan melakukan cuti bersama selama 7-11 Oktober 2024 mendatang. Adapun, cuti bersama tersebut dalam rangka menuntut adanya kenaikan gaji yang merupakan bentuk protes kepada pemerintah karena […]

  • Hadiri HUT ke-54 Basarnas, Kepala BNPB Terima Anugerah Warga Kehormatan 

    Hadiri HUT ke-54 Basarnas, Kepala BNPB Terima Anugerah Warga Kehormatan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Msinews.com – Suharyanto selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadiri forum dialog sarasehan dalam rangka peringatan HUT ke-54 Basarnas di ruang Serbaguna Dono Indarto Lantai 15, Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antar lembaga dalam bidang pencarian dan pertolongan (SAR). Dalam forum tersebut, Suharyanto menyampaikan dukungan […]

  • Desa Jatiluwih Siap Pamer Potensi ke Delegasi World Water Forum ke-10

    Desa Jatiluwih Siap Pamer Potensi ke Delegasi World Water Forum ke-10

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/ Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali, siap memamerkan potensi tata kelola air dengan kearifan lokalnya saat menerima kunjungan delegasi World Water Forum ke-10. “Kami pastikan dengan kunjungan ke Jatiluwih ini kesiapan sebagai site visit dari delegasi World Water […]

  • Komisi II Dukung Presiden Prabowo: Pejabat yang Tak Bisa Bekerja Harus Mundur!

    Komisi II Dukung Presiden Prabowo: Pejabat yang Tak Bisa Bekerja Harus Mundur!

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mohammad Toha mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam membersihkan kabinet dari pejabat yang tidak kompeten dan melanggar undang-undang. Menurut Toha, sikap tegas Presiden untuk menyingkirkan pejabat yang tidak mampu bekerja secara profesional dan melanggar aturan adalah langkah tepat demi menjaga marwah pemerintahan […]

  • Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan tanggapan minim terkait hasil survei Litbang Kompas yang memprediksi partainya gagal masuk DPR pada Pemilu 2024. Survei tersebut mencatat PSI dan delapan partai lain tidak memenuhi ambang batas parlemen. “Tidak apa-apa, itu jadi acuan kami untuk bekerja lebih giat lagi,” kata Kaesang singkat […]

  • Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.323 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi fungsional guru di Sekolah Rakyat, Jumat 8 Agustus 2025. Pelantikan dilakukan secara hybrid, dengan perwakilan guru dari enam titik mengikuti secara langsung di Gedung Aneka […]

expand_less