Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Di Kalbar, BMKG Gunakan Sistim OMC untuk Redakan Karhutla 

Di Kalbar, BMKG Gunakan Sistim OMC untuk Redakan Karhutla 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan dukungan analisis cuaca dan pemantauan dinamika atmosfer untuk menyukseskan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.

Adapun, langkah pencegahan berbasis teknologi tersebut terbukti memicu hujan yang membasahi lahan gambut serta memadamkan titik api di sejumlah titik rawan.

Melalui koordinasi intensif bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), BNPB, TNI Angkatan Udara, Kementerian Kehutanan, dan Pemerintah Daerah, BMKG menerjunkan tim untuk mengawal pelaksanaan operasi.

Tim BMKG memantau pergerakan massa awan, arah angin, serta tingkat kelembapan udara secara real-time guna memastikan sasaran penyemaian awan tepat sasaran dan berdaya guna tinggi.

Menurut Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, bahwa keakuratan pasokan data cuaca menjadi syarat mutlak keberhasilan misi pencegahan bencana ekologis ini. BMKG mengoptimalkan setiap potensi awan yang memungkinkan tim untuk menyemai garam demi mendukung percepatan pengendalian karhutla.

“Penyemaian awan dilakukan di area lahan gambut yang terdeteksi hotspot untuk mengurangi titik panas dan memperbaiki kualitas udara akibat pekatnya kabut asap,” kata Seto di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Sementara itu  Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menambahkan bahwa data dari radar cuaca BMKG menjadi bekal utama armada udara gabungan untuk menerbangkan “misi penyemaian awan” yang dikendalikan dari Posko OMC di Pangkalan Udara Supadio, Kubu Raya. OMC di Kalbar dengan pembiayaan KLH/BPLH berlangsung sejak 22 Agustus hingga 4 September 2026.

“Dalam operasi ini, petugas menerbangkan 27 sorti dengan total bahan semai 24.600 kilogram garam murni (Natrium Klorida/NaCl) pada ketinggian 6.000 hingga 10.000 kaki untuk menembus awan hujan potensial,” ujar Budi.

Intervensi teknologi atmosfer ini langsung memicu hujan di berbagai titik termasuk wilayah Putussibau, Kabupaten Kubu Raya, hingga Kota Pontianak pada Jumat (4/10). Guyuran hujan berhasil meningkatkan kelembapan tanah gambut, mendinginkan area terdampak, “menipiskan kabut asap” dan menekan kemunculan titik api baru.

Secara paralel, pemerintah juga menggelar OMC di wilayah Kalimantan Tengah sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026 yang telah mencatatkan 10 sortie penerbangan dengan total 8.000 kg NaCl.

Adapun, hasilnya menunjukkan adanya kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Kotawaringin Barat, Kapuas, Lamandau, dan Barito Selatan.

Melihat efektivitas hasil dan kebutuhan lapangan, pemerintah memperpanjang pelaksanaan OMC di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada 5 hingga 14 September 2026 dengan dukungan pembiayaan dari Kementerian Kehutanan dan BNPB.

Seto menegaskan bahwa integrasi teknologi analisis cuaca BMKG dalam OMC menandai pergeseran paradigma tata kelola bencana ekologis di Indonesia. Pemerintah tidak lagi sekadar melakukan pemadaman reaktif saat api membesar, melainkan memprioritaskan tindakan pencegahan dini yang terukur.

Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, BMKG berkomitmen terus menyediakan analisis meteorologi terbaik guna menjaga kualitas udara, membasahi ekosistem gambut, dan melindungi masyarakat dari ancaman bahaya kabut asap. ** (Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama). 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Presiden Ma’ruf Amin

    Ma’ruf Amin Ingatkan Larangan Bawa Anak-anak dalam Kampanye

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk tidak mengajak anak-anak dalam kegiatan kampanye Pemilihan Umum 2024. Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Wapres Ma’ruf menekankan pentingnya memahami aturan yang melarang keterlibatan anak-anak dalam kegiatan politik, termasuk kampanye pemilu. Baca juga : Capres 2 Prabowo Ungkap Indonesia Pelopor Global South […]

  • Taktis Menghadapi Kekacauan Mekanisme Perdagangan Dunia

    Taktis Menghadapi Kekacauan Mekanisme Perdagangan Dunia

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.B.A. DARI ketidakpastian dieskalasi menjadi ketidakteraturan. Seperti itulah wajah dunia hari-hari ini.  Indonesia, bersama semua negara, sedang dipaksa untuk realistis menghadapi kenyataan tidak menyenangkan, karena iklim dan mekanisme perdagangan dunia sedang didorong untuk bergerak dari keteraturan menuju kekacauan. Setelah 78 tahun iklim perdagangan global kondusif berkat kehendak […]

  • Wamenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    Wamenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis. Program ini merupakan realisasi janji Presiden Prabowo yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, dari bayi yang baru lahir hingga lanjut usia. “Mari ramai-ramai manfaatkan kesempatan ini. Mengapa? Supaya biaya perawatan kesehatan kita menjadi lebih […]

  • Gubernur Malut Ditangkap KPK Terkait Suap Proyek Infrastruktur

    Gubernur Malut Ditangkap KPK Terkait Suap Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Gubernur Maluku Utara, (Malut) Abdul Gani Kasuba, telah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan di sebuah hotel di Jakarta Selatan. Menurut Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, penangkapan terjadi terkait dugaan suap proyek infrastruktur di Maluku Utara. Abdul Gani memberikan penjelasan terkait keberadaannya di hotel saat operasi tangkap tangan (OTT). […]

  • Nomor Urut Tiga Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Pilkada Sumsel 2024

    Nomor Urut Tiga Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Pilkada Sumsel 2024

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kompetisi di Pemilihan Gubernur Sumsel 2024 resmi dimulai setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel pada Ahad 22 September 2024 menetapkan tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur peserta pemilihan presiden 2024. Seusai penetapan tersebut, KPU menetapkan nomor urut masing-masing pasangan Cagub dan Cawagub. Pasangan Herman Deru-Cik Ujang (HDCU) mendapatkan nomor urut 1 (Satu). Pasangan […]

  • Presiden Prabowo Kembali ke Aceh Tamiang

    Presiden Prabowo Kembali ke Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Msinews.com – Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri, Panglima TNI, Kapolri dan sejumlah pejabat kembali melakukan kunjungan kerja meninjau wilayah terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jum’at (12/12/2025). Kedatangan Presiden untuk melihat perkembangan penanganan bencana terutama di wilayah yang sebelumnya masih terisolir seperti Aceh Tamiang. “Ibu-ibu, anak-anak ku sekalian, terimakasih saya hari […]

expand_less