Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kesehatan Fisik dan Mental Pramudi: Kunci Utama Budaya Keselamatan Transjakarta

Kesehatan Fisik dan Mental Pramudi: Kunci Utama Budaya Keselamatan Transjakarta

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERESPONS tingginya angka kecelakaan akibat faktor manusia, PT Transportasi Jakarta memperkuat Budaya Keselamatan melalui kemitraan bersama Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia dan Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia untuk menerapkan Standar Kesehatan Kerja dan Asesmen Psikologis Pramudi berbasis risiko_ .

Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, sepanjang tahun 2025 terjadi sebanyak 13.184 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau 85 persen di antaranya disebabkan oleh kelalaian manusia, 10 persen akibat faktor kendaraan, dan 5 persen sisanya dipicu oleh faktor alam atau lingkungan

PT Transportasi Jakarta akan menerapkan Standar Kesehatan Kerja Pramudi bekerjasama dengan Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki), serta Standar Asesmen Psikologis Pramudi bersama Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia sebagai bagian dari Budaya Keselamatan.

Pramudi memiliki peran sentral dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan transportasi publik. Kondisi kesehatan sangat memengaruhi konsentrasi, kewaspadaan, kemampuan mengambil keputusan, serta respons saat mengemudi. Mengingat Transjakarta mengoperasikan berbagai jenis armada dengan karakteristik risiko yang berbeda, diperlukan standar kesehatan yang relevan dan sesuai.

Berdasarkan data PT Transportasi Jakarta tahun 2025, faktor kesehatan pramudi menjadi kontributor terbesar sumber bahaya operasional, yaitu mencapai 36,26 persen. Posisi berikutnya diisi oleh faktor psikologis sebesar 19,40 persen, faktor teknis kendaraan sebesar 12,05 persen, serta kelalaian pihak eksternal sebesar 5,21 persen. Jika digabungkan, faktor kesehatan fisik dan mental menyumbang lebih dari 55 persen total risiko operasional.

Gangguan kesehatan dapat menyebabkan penurunan stamina, kelelahan ( _fatigue_ ), penurunan konsentrasi, waktu reaksi yang lebih lambat, kesalahan dalam mengambil keputusan, hingga risiko kehilangan kendali atas kendaraan. Kondisi kesehatan yang kurang optimal ini secara langsung dapat meningkatkan risiko perilaku berkendara yang tidak aman.

Selama ini, pemeriksaan kesehatan masih dilakukan oleh berbagai operator dan fasilitas kesehatan secara terpisah. Akibatnya, jenis pemeriksaan belum seragam, frekuensinya berbeda-beda, serta kriteria _fit to work_ belum terstandarisasi dan belum mempertimbangkan tingkat risiko dari masing-masing jenis armada. Oleh karena itu, penyusunan standar kesehatan kerja pramudi bus Transjakarta menjadi hal yang sangat diperlukan.

Sementara. faktor psikologis dalam operasional pengemudi dapat memicu berbagai kejadian berisiko, antara lain perilaku agresif dan ketidakpatuhan, seperti Ketidak sabaran, gaya mengemudi ugal-ugalan, menerobos lalu lintas, dan overspeeding. Kelelahan ( _fatigue_ ), seperti rasa lelah atau mengantuk, penurunan stamina dan kewaspadaan, serta penurunan konsentrasi akibat distraksi, rasa bosan, maupun kehilangan fokus. Tekanan kerja berupa beban target operasional, seperti tuntutan memenuhi jumlah ritase atau ketepatan jadwal. Ego/kepercayaan diri berlebih ( _overconfidence_ ), seperti merasa sudah sangat berpengalaman sehingga cenderung mengabaikan SOP dan prosedur keselamatan.

*Pemeriksaan khusus*
Mengapa pemeriksaan khusus pramudi diperlukan? Pertama, pramudi bertanggung jawab mengoperasikan kendaraan yang mengangkut banyak penumpang serta berinteraksi langsung dengan pengguna jalan lainnya. Kedua, kemampuan mengemudi secara aman memerlukan kondisi kesehatan yang memadai, termasuk kesiapan fisik, sensorik, kognitif, dan psikologis yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan.

Ketiga, adanya penyakit, cedera, tindakan medis, penggunaan obat-obatan, maupun kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi kemampuan pramudi dalam menjalankan tugas secara aman. Keempat, pemeriksaan khusus ini memastikan kesesuaian antara kondisi kesehatan pramudi dengan tuntutan pekerjaannya, terutama sebelum mereka kembali bertugas mengemudi.”

*Saran*
Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki) menyarankan agar pemeriksaan kesehatan secara berkala dilaksanakan bagi pramudi yang telah bekerja sebagai bagian dari surveilans kesehatan kerja. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan, mendeteksi dini penyakit, mengevaluasi dampak lingkungan kerja, serta menilai fitness for work. Pada akhirnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya menjamin keselamatan pramudi, penumpang, dan pengguna jalan.

Pemeriksaan kesehatan berkala bagi pramudi sangat krusial karena mereka tergolong sebagai safety-critical worker. Berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan penglihatan, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, gangguan tidur, gangguan neurologis dan mental, hingga penyalahgunaan zat yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan. Oleh karena itu, pemeriksaan ini wajib mempertimbangkan faktor usia, jenis armada, tingkat risiko, dan riwayat kesehatan pramudi.

Pemeriksaan kesehatan berkala bertujuan untuk memantau perkembangan kesehatan, mendeteksi dini penyakit dan faktor risiko, menentukan intervensi medis, menjadi dasar promosi kesehatan serta pengendalian risiko, hingga mengevaluasi efektivitas program kesehatan kerja.

*Klinik kesehatan dan psikologi*
Rencana akan diadakan fasilitas Klinik Kesehatan dan Klinik Psikologi di lingkungan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan manfaat yang sangat strategis, baik untuk internal pramudi/pekerja maupun untuk publik secara umum.

*Pertama, menjamin keselamatan dan keamanan penumpang ( _safety first_ )* . Pencegahan kecelakaan (preventive safety), mengingat faktor kesehatan fisik dan psikologis menyumbang lebih dari 55 persen risiko operasional, keberadaan klinik menjadi benteng utama dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya. Memastikan standar fit to work dan fit to drive: pramudi yang akan bertugas dapat dipastikan dalam kondisi stamina optimal, bebas dari kelelahan ekstrem (fatigue), tidak mengantuk, serta terbebas dari pengaruh zat berbahaya atau obat-obatan yang memicu kantuk.

*Kedua, deteksi dini dan pengendalian risiko kesehatan fisik* . Skrining penyakit kritis, pemantauan berkala terhadap penyakit kronis (seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, hingga gangguan penglihatan) yang berpotensi kambuh secara tiba-tiba saat mengemudi. Penanganan medis cepat dan tepat, memberikan pertolongan pertama serta penanganan kuratif dan rehabilitatif bagi pekerja yang mengalami cedera atau masalah kesehatan kerja. Edukasi dan promosi kesehatan, menjadi pusat pemberian edukasi pola hidup sehat, manajemen waktu istirahat, dan nutrisi yang tepat bagi pramudi yang memiliki jam kerja _shift_ .

*Ketiga, menjaga stabilitas mental dan kesehatan jiwa pramudi* . Pengelolaan stres pekerjaan (stress management), menghadapi kemacetan lalu lintas jakarta dan tuntutan target operasional (ritase/jadwal) dapat memicu tingkat stres tinggi. Klinik psikologi membantu pramudi mengelola emosi dan tekanan kerja. Mencegah perilaku mengemudi berisiko, konseling psikologi membantu memitigasi perilaku emosional seperti agresivitas di jalan (road rage), ugal-ugalan, ketidaksabaran, atau sikap overconfidence yang mengabaikan SOP keselamatan. Atasi kelelahan mental (mental _fatigue and burnout_ ), mengemudi dalam durasi panjang berpotensi menimbulkan kejenuhan dan penurunan fokus. Intervensi psikologis membantu menjaga kesiapan kognitif dan daya konsentrasi pramudi.

*Keempat, efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan* . Pemeriksaan harian yang terintegrasi, proses tes kesehatan harian ( _daily fit to drive check_ ) menjadi lebih efisien, terstruktur, dan akurat karena ditangani langsung oleh fasilitas medis internal. Menurunkan angka absensi (ketidakhadiran), dengan adanya pencegahan dan penanganan medis dini, angka kesakitan ( _morbidity rate_ ) di kalangan pekerja dapat ditekan sehingga operasional bus tetap lancar. Data surveilans kesehatan kerja, perusahaan memiliki rekam medis dan data psikologis yang valid untuk menentukan kebijakan rotasi kerja, penyesuaian armada, maupun alokasi waktu istirahat yang berbasis risiko.

Kelima, penguatan budaya keselamatan ( _safety culture_ ) dan kepercayaan publik. Meningkatkan kepercayaan pengguna jasa, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman menggunakan Transjakarta karena mengetahui pramudi yang membawa armada telah melalui pengawasan medis dan psikologis yang ketat. Wujud kepedulian perusahaan ( _employee well-being_ ), menunjukkan komitmen nyata PT transportasi Jakarta dalam melindungi aset terpentingnya, yaitu para pramudi sebagai _safety-critical worker_ .

*Catatan penutup*
Direktorat Jenderal Perhubunga Darat Kementerian Perhubungan dapat menjadikan kajian ini sebagai perangkat hukum seperti Peraturan Menteri Perhubungan tentang Standar Tata Kelola Kesehatan dan Mental Pengemudi Transportasi Publik.

Saat ini, sebanyak 46 pemerintah daerah telah menyelenggarakan transportasi umum melalui skema pembelian layanan ( _buy the service_ ). Ditjen Hubdat Kemenhub tidak perlu lagi membuat kajian dari awal, melainkan tinggal merangkum dan menelaahnya menjadi regulasi acuan bagi pemda yang sedang maupun akan menerapkan sistem tersebut.

*) Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi Pendataan Dewan Pers Terima Kunjungan PWI Murung Raya

    Komisi Pendataan Dewan Pers Terima Kunjungan PWI Murung Raya

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA–Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi (P2R) Dewan Pers menerima kunjungan perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Senin (26/10). Mereka diterima langsung oleh Ketua Komisi P2R Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, dan jajarannya. Kedatangan perwakilan PWI Murung Raya, Kalteng, untuk mendapatkan penjelasan mengenai proses verifikasi media, yang memang menjadi salah satu dari […]

  • Gus Ipul Minta Jajarannya Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Secara Maksimal

    Gus Ipul Minta Jajarannya Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Secara Maksimal

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan jajarannya segera menyalurkan bantuan kepada korban gempa Kabupaten Bandung dan Garut. “Kita harus bergerak cepat dan maksimal menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa di Bandung dan Garut,” kata Gus Ipul, di Jakarta, Kamis (19/9/2024). Gempa dengan magnitudo 5,0 yang terjadi di Kabupaten Bandung pada Rabu (18/9), berdampak hingga ke […]

  • LaNyalla: Pertemuan 10 November adalah Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri

    LaNyalla: Pertemuan 10 November adalah Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM-Rencana Dewan Presidium Konstitusi yang akan dipimpin Wakil Presiden RI ke VI Jenderal TNI (purn) Try Sutrisno dan Pimpinan DPD RI bersama komponen masyarakat untuk mendatangi pimpinan MPR RI, pada Jumat, 10 November 2023, disebut sebagai Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri. Demikian dikatakan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Sabtu (28/10/2023). “Ini adalah perwujudan […]

  • Persoalan PPDB Nadiem Sebut Kenah Getahnya Setiap Tahun

    Persoalan PPDB Nadiem Sebut Kenah Getahnya Setiap Tahun

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta_Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi yang dipermasalahkan saat ini merupakan kebijakan yang dibuat oleh Muhadjir Effendy. Nadiem mengaku hanya melanjutkan kebijakan seleksi tersebut. Menurutnya, setiap tahun pihaknya terkena getah atas penerapan sistem seleksi PPDB jalur zonasi. “Kita kena getahnya setiap tahun karena […]

  • Bhayangkari Sumsel Juara 1 Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2

    Bhayangkari Sumsel Juara 1 Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Palembang, msinewscom – Tahap demi tahap Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2 telah usai digelar, di SPN Polda Jambi Rabu (14/8/2024). Pada hari terakhir turnamen, berlangsung pertandingan secara ketat antara Bhayangkari Sumsel Putri Sriwijaya melawan tim Bhayangkari Kepri. Tim Bhayangkari Sumsel Putri Sriwijaya akhirnya unggul dengan skor 2 – 0 (26-24, 25 – 23) […]

  • Mensos  Pastikan Pengadaan Laptop Siswa Sekolah Rakyat Transparan dan Akuntabel

    Mensos  Pastikan Pengadaan Laptop Siswa Sekolah Rakyat Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan lebih dari 15.000 laptop untuk siswa Sekolah Rakyat akan  dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Saya sudah minta kepada penanggung jawab pengadaan untuk melakukan pengadaan dengan transparan, dengan terbuka, tidak kongkalikong, tidak ada lagi praktek-praktek yang melanggar aturan,” kata Gus Ipul saat mengajak Wakil Menteri Pekerjaan […]

expand_less