Indonesia-Qatar MoU Kerjasama Bidang Pertahanan
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan bilateral dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar, Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani beserta utusan di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Adapun kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan Menhan RI ke Qatar pada bulan April 2025 serta menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan dan kerja sama pertahanan antara kedua negara.
Pada kesempatan itu, Menhan RI menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Qatar. Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama pengamanan meliputi bidang pendidikan dan pelatihan militer, latihan bersama, pertukaran personel, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pengamanan, hingga kerja sama pengamanan industri.

Suasana Kunjungam Qatar-RI bersam Presoden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta (dok.Istimewa).
Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Indonesia dan Qatar menandatangani Statement of Intent Kerja Sama Pertahanan RI–Qatar yang menjadi langkah transisi menuju penyusunan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (DCA) antara kedua negara.
Dalam Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kolaborasi di bidang industri pertahanan darat dan keamanan siber.
Saat menggelar konferensi pers bdrsama Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia dan Qatar akan terus dikembangkan berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan.
”Peningkatan kerja sama di pelatihan bidang, pendidikan, serta industri pertahanan akan memperkuat kapasitas pertahanan kedua negara dan memberikan manfaat nyata bagi kepentingan bersama di masa mendatang,” kata Menhan Sjafrie dilansir laman resmi Kemhan.go.id.
Sementara itu, Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani menegaskan, bahwa hubungan Indonesia dan Qatar memiliki nilai yang sangat strategis, khususnya di sektor pertahanan. Qatar memandang Indonesia sebagai mitra penting dalam pengembangan kerja sama pelatihan dan latihan militer maupun industri pertahanan.
Diharapkan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membawa hubungan pertahanan kedua negara ke tingkat yang lebih maju, konkret, dan memberikan manfaat strategis bagi Indonesia dan Qatar.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Negara Urusan Pertahanan Qatar, Syeikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan pada Senin, 1 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar.
Sumber laman resmi presidenri.go,id, menyebut bahwa kedatangan Syeikh Saoud disambut langsung oleh Presiden Prabowo dalam suasana hangat dan persahabatan penuh.
Pertemuan berlangsung sebagai forum untuk memperkuat komunikasi dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara kedua negara.
Pada kesempatan itu, Sheikh Saoud menyampaikan pesan khusus dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani kepada Presiden Prabowo. Kepala Negara pun menyambut baik pesan dan perhatian yang disampaikan Emir Qatar serta menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan bilateral dengan Qatar.
Selain itu, kedua pemimpin juga membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan tindak lanjut dari kerja sama kedua negara di berbagai sektor.
Sebelumnya pada bulan April 2025 lalu, Presiden Prabowo dan Emir Qatar menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertajuk “Memorandum Saling Pemahaman tentang Strategi Dialog antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Negara Qatar.” (Tim Redaksi). **
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar