Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Khitanan Massal di Malang, Fatma Gus Ipul Beri Bantuan dan Semangati Anak Disabilitas

Khitanan Massal di Malang, Fatma Gus Ipul Beri Bantuan dan Semangati Anak Disabilitas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.Com,Malang – Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai pelaksanaan Gebyar Khitan Gembira bersama Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) Fatma Saifullah Yusuf di Malang, Selasa (15/4/2025). Kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak dari kelompok rentan.

Sebanyak 85 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terdiri dari anak disabilitas, dhuafa, dan anak dengan afirmasi khusus menjadi peserta dalam acara yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Kota Malang, Jawa Timur. Selain layanan khitan massal, kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi anak-anak disabilitas berprestasi.

“Para PPKS ini merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kedudukan, hak, kewajiban dan peranan yang setara. (Terutama) anak-anak penyandang disabilitas yang masih banyak membutuhkan perhatian kita, kasih sayang kita, baik dalam pendidikan, kesehatan dan pemenuhan tubuh kembang,” kata Fatma.

Ia menyoroti masih adanya ketimpangan, khususnya pada anak-anak penyandang disabilitas. Pemerintah melalui Kemensos, lanjutnya, terus berupaya mengatasi ketimpangan tersebut melalui program ATENSI untuk meningkatkan kesejahteraan hidup bagi anak disabilitas. Salah satu dukungan yang diberikan dalam bentuk kegiatan khitanan masal dan penyaluran bantuan.

Dalam kesempatan ini Fatma  menyerahkan bantuan senilai Rp55,1 juta kepada 85 PPKS. Rinciannya, bantuan perlengkapan khitan dan nutrisi untuk 78 anak sebesar Rp39,2 juta, alat bantu (Kursi Roda Adaptif Cerebral Palsy, Kruk Ketiak, Tongkat Netra Adaptif, serta paket nutrisi bagi tiga PPKS disabilitas sebesar Rp8,2 juta, dan tambahan modal usaha bagi empat PPKS sebesar Rp7,6 juta.

“Saya berharap kegiatan semacam ini menjadi jalan untuk membantu anak-anak agar mendapatkan akses pelayanan khitan aman, higienis dan sehat serta  dalam rangka menjalankan ajaran agama maupun dalam rangka menjaga kesehatannya,” kata Fatma.

Apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini turut disampaikan, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor swasta.

“Terkhusus kepada Direktur Hotel Grand Mercure Mirama Malang yang telah menyediakan tempat yang begitu indah dan megah ini. Selalu dipakai untuk kegiatan sosial seperti ini,” ujar Fatma.

Acara ini turut didukung oleh Amil Zakat Nurul Hayat, Omah Gembira, dr. Sunat, Fatma Foundation, Sahabat Gempita, Elio, Wade Kalireco, serta Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita Malang.

Kegiatan yang kental dengan nuansa kebersamaan ini juga menjadi ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas. “Bukan hanya memberikan harapan atau bantuan, akan tetapi kita harus dapat hidup berdampingan dengan nilai kemanusiaan yang sama mulianya,” tutur Fatma.

Fatma juga memberikan dukungan pada orangtua anak dengan disabilitas untuk selalu optimis.

“Saya juga mendoakan dan selalu yakin kepada para orangtua hebat. Semoga diberikan kekuatan, kesabaran, kelancaran  dalam membimbing ananda dan semoga anak-anak istimewa kita bertumbuh kembang dengan baik,” tuturnya.

Acara tersebut menampilkan berbagai  pertunjukan menarik anak disabilitas. Dibuka dengan tari Remo oleh Diar disabilitas runguwicara lalu pembacaan Quran oleh Ilzam anak disabilitas netra. Selanjutnya penampilan tari dari Disabilitas Dance Club serta ditutup penampilan vokal oleh Fahira dan Dias penyandang disabilitas netra.

Di tengah acara, senyum sumringah terpancar dari Rifan (13), peserta khitan dari Desa Karang Ploso. “Alhamdulillah senang dapat bingkisan, tadi sedikit nangis tapi sekarang lega sudah dikhitan,” ujarnya polos.

Kegembiraan juga dirasakan Isnaini Shafa (8), siswi SLB Dharma Wanita 3 Turen yang menerima kursi roda adaptif. “Senang dapat kursi iki (kursi ini), nanti lebih mudah kemana-mana,” katanya dengan mata berbinar.

Acara ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Hanik Wahyu Hidayat, Ketua DWP Kemensos Veronica Robben Rico, Kepala Sentra Prof. Soeharso Surakarta dr. Nova Dwiyanto Suli, serta Direktur Grand Mercure Malang Mirama Sugito Adhi. Turut hadir pula pimpinan Nurul Hayat, pejabat Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan pejabat Dinas Sosial Kota dan Kabupaten Malang.

Selain penyaluran bantuan pada acara tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan ATENSI senilai Rp1 miliar kepada 1.106 PPKS lainnya di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu). Rinciannya meliputi bantuan kepada 273 anak senilai Rp231 juta, 50 PPKS rentan sebesar Rp55 juta, 440 lansia dengan total Rp413 juta, dan 343 penyandang disabilitas senilai Rp371 juta. ** (Biro Humas Kemensos RI.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPR : Penyelesaian Polemik Pertanahan Harus Libatkan Lintas Kementerian

    Komisi II DPR : Penyelesaian Polemik Pertanahan Harus Libatkan Lintas Kementerian

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI, Hugua, mengatakan bahwa pelepasan aset milik negara menjadi polemik pertanahan yang tak kunjung usai. Ia menyebut, di Kota Surabaya, Jawa Timur terdapat dua fenomena terkait dengan hal ini yaitu kasus ‘Tanah Surat Ijo’ dan kejelasan tanah milik PT KAI yang telah dihuni oleh masyarakat selama puluhan tahun. Menurutnya, penyelesaian konflik […]

  • Soal Kasus CSR BI-OJK, KPK Panggil Anggota DPR Iman Adinugraha Fraksi Demokrat 

    Soal Kasus CSR BI-OJK, KPK Panggil Anggota DPR Iman Adinugraha Fraksi Demokrat 

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Iman Adinugraha untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana CSR BI-OJK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan Iman dipanggil, terkait perkara tindak pidana korupsi penyelewangan dana sosial Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluhan Jasa Keuangan (PJK) […]

  • Kelaparan di Papua Tengah, Ketua DPR RI : Bencana ini Milik Kita Bersama, Mari Gotong Royong Membantu Mereka !

    Kelaparan di Papua Tengah, Ketua DPR RI : Bencana ini Milik Kita Bersama, Mari Gotong Royong Membantu Mereka !

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomasi.org-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Dr.(H.C) Puan Maharani menyoroti bencana kelaparan yang terjadi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Adapun, bencana kelaparan terjadi akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Menanggapi hal tersebut, Puan Maharani menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia perlu menyiapkan solusi jangka panjang guna mengatasi peristiwa yang terjadi hampir setiap tahun. “Kita tidak boleh melupakan saudara kita […]

  • Tentang Revisi UU Penyiaran,Ini Kata Komisi I DPR

    Tentang Revisi UU Penyiaran,Ini Kata Komisi I DPR

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat melalui Komisi I meyakini bahwa beleid revisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran akan lebih sempurna dengan keterlibatan publik. “Saya kira masukan masyarakat sangat penting, proaktifnya masyarakat akan bermanfaat untuk penyempurnaan revisi UU Penyiaran,” kata Farhan dalam keterangan tertulis di Jakarta. Dijelaskan, revisi UU Penyiaran berawal dari sebuah persaingan politik […]

  • Wamenaker Tekankan SDM K3 Adaptif Hadapi Perubahan Risiko Dunia Kerja

    Wamenaker Tekankan SDM K3 Adaptif Hadapi Perubahan Risiko Dunia Kerja

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar mampu menghadapi perubahan risiko di dunia kerja. Penguatan tersebut diarahkan pada peningkatan kemampuan mengantisipasi risiko, memanfaatkan perkembangan teknologi, dan membangun budaya pencegahan yang berkelanjutan. Afriansyah mengatakan, kebutuhan tersebut semakin penting seiring dinamika risiko […]

  • Habib Aboe: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Timbulkan Kasus Korupsi Baru

    Habib Aboe: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Timbulkan Kasus Korupsi Baru

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Penetapan empat hakim sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh Kejaksaan Agung merupakan tamparan keras bagi integritas sistem peradilan di Indonesia. Keempat hakim tersebut adalah Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta, serta tiga hakim lainnya: Djuyamto, Agam Syarif Baharuddin, dan Ali Muhtarom. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap terkait penanganan perkara korupsi ekspor […]

expand_less