Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Jakarta– Asupan gizi yang optimal merupakan hal mendasar untuk menunjang penampilan seorang atlet saat latihan dan bertanding serta pola makan yang sehat dan bergizi. Lalu apa hubungannya Timnas Indonesia denagn Gizi.

Ya, tentu saja ada hubungannya, sebab jika seorang atlet sepak bola misalnya, kurang asupan gizi,maka hal tersebut akan berdampak saat menghadapi pertandingan jika mengalami kurang gizi.

Topik gizi pun muncul setelah Timnas Indonesia menghadapi timnas Australia dalam laga pertama ketikan ditangani pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert pada laga Australia vs Indonesia, Kamis 20 Maret 2025. Anak buah Patrick Kluivert dijamu 5-1 dari tim Australia.

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos.

Timnas-Indonesia-vs-Australia.FOTO;ISTIMEWA

Australia mencetak gol lewat Martin Boyle, Nishan Velupillay, serta dua gol dari Jackson Irvine, dan Lewis Miller. Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny.

Merespon kekalahan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menilai soal faktor penyebab performa buruk Timnas Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam laga-laga internasional.

Menurutnya, masalah gizi menjadi salah satu penyebab utama yang mempengaruhi stamina dan daya tahan pemain, yang membuat mereka kesulitan bertahan selama pertandingan.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” kata Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Minggu (23/3/2025).

Kepala Badan Gizi Nasional itu menyatakan bahwa masalah asupan gizi yang tidak memadai sejak usia dini berpengaruh terhadap performa atlet, termasuk pemain sepak bola Indonesia.

”Meskipun kualitas pemain Indonesia terus berkembang, kekurangan gizi sejak kecil tetap menjadi tantangan besar yang mempengaruhi daya tahan mereka dalam pertandingan panjang,” kata Dadan.

Pandangan Dadan ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Lalu Hadrian Irfani, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media Minggu (23/3/2025), menilai bahwa pernyataan Dadan terlalu berlebihan dan tidak tepat sasaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Istimewa

“Jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Kepala BGN seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat, bukan mengomentari hal yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaannya,” kata Lalu.

Dirinya mengingatkan bahwa Dadan sebaiknya fokus pada penyelesaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang masih menghadapi banyak kendala, seperti kualitas dan distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja pada suksesnya program MBG, jangan buat gimmick statement,” imbuhnya.

Lalu Hadrian Irfani mengingatkan agar Dadan tetap memprioritaskan pelaksanaan program yang dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. *

Editor ; Tim Redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK

    KPK Segera Sidangkan Kasus TPPU dan Gratifikasi Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersiap untuk menyidangkan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penerimaan gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, Eko Darmanto (ED). Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti terkait kasus TPPU […]

  • Kepala BSKDN

    BSKDN dan Praja IPDN Makassar, Inovasi Isu Kebijakan Publik

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala BSKDN dan Kemendagri Yusharto Huntoyungo mengajak para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Makassar, berinovasi Isu kebijakan politik. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengatakan kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Makassar, agar mendalami beberapa keputusan partai politik. Dia menyebut hal tersebut dapat […]

  • Keren, 200 Kamar Hotel Kontainer Qubika di IKN Siap Huni

    Keren, 200 Kamar Hotel Kontainer Qubika di IKN Siap Huni

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta,mesinews.com- Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan, sebanyak bahwa, 200 kamar hotel kontainer di Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan siap huni pada Agustus 2024. Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (18/3/2024). “Di samping ada juga satu hotel lain yang menyatakan Insya Allah selesai […]

  • McDonald’s Gugat BDS Malaysia, Tuntut Ganti Rugi 6 Juta Ringgit

    McDonald’s Gugat BDS Malaysia, Tuntut Ganti Rugi 6 Juta Ringgit

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – McDonald’s Malaysia mengajukan gugatan ganti rugi senilai 6 juta ringgit (sekitar US$1,31 juta atau Rp 20,1 miliar) terhadap gerakan Boycott, Divestment, Sanction (BDS) Malaysia. Gerakan tersebut dituduh menyebarkan pernyataan palsu dan memfitnah di media sosial, mengaitkan restoran cepat saji tersebut dengan Israel. Baca juga : Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sumedang, Puluhan Rumah […]

  • Batas Usia Calon Kepala Daerah Dianggap Mendiskriminasi Generasi Muda

    Batas Usia Calon Kepala Daerah Dianggap Mendiskriminasi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) menyaratkan seseorang yang bermaksud mengajukan diri menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah harus telah berumur 30 tahun. Namun, ketentuan tersebut dianggap bertentangan dengan UUD 1945 karena telah mendiskriminasi kaum muda yang belum berusia 30 tahun namun memiliki kesiapan dan kematangan untuk menjadi pemimpin. Salah […]

  • OJK Umumkan Ada 8 Perusahaan Multifinance Tidak Penuhi Ketentuan Modal 100 M

    OJK Umumkan Ada 8 Perusahaan Multifinance Tidak Penuhi Ketentuan Modal 100 M

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (OJK) Agusman merangkum ada 8 perusahaan multifinance yang belum memenuhi ketentuan permodalan Rp100 miliar. “Beberapa multifince yang kita perhatikan belum memenuhi permodalan, di catatan kita ada sekitar 8,” kata Agusman dilansir CNBC, Minggu 20/8/2023. Agusman menyebut bahwa pihaknya terus […]

expand_less