Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Usia Capai 100 Tahun, Begini 5 Tips Dari Dr. Howard Tucker

Usia Capai 100 Tahun, Begini 5 Tips Dari Dr. Howard Tucker

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Infomsi–Usia yang panjang serta masih sehat bugar merupakan kebanggaan setiap orang. Namun tak banyak orang yang bisa mencapai usia lebih dari 100 tahun pada saat ini. Pasalnya beberapa cara yang perlu dilakukan dan jadikan kebiasaan agar bisa berusia panjang.

Salah satu dokter praktik sekaligus ahli saraf tertua di dunia yang berusia 100 tahun, dr. Howard Tucker mengatakan bahwa ada beberapa gaya hidup yang dia lakukan untuk dapat hidup dengan umur yang panjang dengan keadaan sehat keseluruhan fisik.

“Gen yang baik dan keberuntungan dapat memberikan Anda awal yang baik, tetapi ada beberapa aturan gaya hidup yang telah saya jalani selama satu abad terakhir,” kata dokter Tucker dilansir CNBC, Selasa 15/8/2023.

Berikut tips panjang umur dan bahagia ala dr. Tucker dilansir CNBC Make It.

1. Rutin Berolahraga

Meskipun sudah berusia satu abad, Tucker adalah sosok yang masih aktif berolahraga. Tucker mengaku bahwa ia masih melakukan olahraga renang, joging, hiking, dan bermain ski hingga usia akhir 80-an demi menjaga kesehatan fisiknya.

“Walaupun saat ini saya tidak lagi bermain ski dan tidak seaktif dulu, saya berusaha untuk tetap berolahraga setiap hari. Dalam seminggu, saya berolahraga dengan treadmill setidaknya tiga mil dan menggunakan kecepatan tinggi,” kata dr. Tucker.

Menurut studi yang dipublikasikan University of Cambridge, melakukan olahraga, setidaknya berjalan kaki selama 15 menit dapat menurunkan risiko kematian dini hingga 25 persen.

2. Menghindari Kebiasaan Merokok

Sudah bukan rahasia lagi, rokok adalah salah satu pemicu utama terjadinya berbagai masalah penyakit, seperti penyakit paru-paru, kardiovaskular, kanker, stroke, hingga kolesterol.

Maka dari itu, dokter kelahiran 1922 tahun ini sangat menghindari kebiasaan merokok agar kesehatan organ tubuhnya tetap terjaga sehingga bisa memiliki umur yang panjang dalam keadaan bahagia.

“Pada 1930-an, saya meminta izin kepada ayah saya untuk merokok, beliau berkata ‘Saya tidak masalah kalau kamu merokok, tapi kenapa ada orang yang ingin memasukkan selain udara segar ke dalam paru-parunya ketika hidup begitu singkat?'” kata dr. Tucker menceritakan latar belakangnya ogah merokok.

3. Tidak Membatasi Diri

Tucker mengatakan bahwa ia tidak pernah membatasi dirinya untuk melakukan banyak hal, salah satunya mengonsumsi makanan favorit. Menurutnya, hal itu bisa membuatnya jadi lebih bahagia.

“Rahasia umur panjang sebenarnya tidak ada. Namun, kira hidup setiap hari dan mati sekali, jadi kita harus memanfaatkan waktu yang kita miliki,” sebutnya.

4. Tidak Menyia-nyiakan Ilmu Pengetahuan

Bagi dr. Tucker, membagikan ilmu yang ia miliki berpengaruh secara signifikan terhadap kebahagiaannya. Sebab, ia juga memperoleh banyak pembelajaran baru dalam hidup dari lingkungan sekitarnya.

“Saya telah berpartisipasi dalam film dokumenter yang akan tayang tentang hidup saya. Sangat menyenangkan berbagi cerita dari karier panjang saya dengan generasi berikutnya,” ujar dr. Tucker.

5. Tidak Pensiun

Sosok yang dinobatkan sebagai dokter praktik tertua di dunia oleh Guinness World Records ini mengatakan bahwa salah satu rahasia gaya hidup yang ia lakukan adalah tidak memutuskan untuk pensiun dan terus bekerja.

“Selama pandemi, saya merawat pasien selama lima atau enam hari dalam seminggu. Kemudian, saya beralih mengajar residen medis hingga tiga hari dalam seminggu,” ujar dr. Tucker, yang masih berpraktek di umurnya yang sudah menginjak 100 tahun.

“Saat lagi tidak bekerja, saya senang menghabiskan waktu bersama empat anak dan sepuluh cucu saya, seperti bermain salju dan menonton olahraga Cleveland,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Tucker menyarankan orang-orang yang mencintai kariernya dan masih bisa bekerja untuk mempertimbangkan menunda masa pensiun. Sebab, sebagian besar orang yang pensiun dan pasif dalam rutinitas sehari-hari berisiko tinggi mengalami penurunan kognitif.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Perhatian publik terhadap realisasi kebijakan dan program pemerintah serta isu-isu politik Tanah Air begitu menarik. Ini terbukti dari temuan Riset Nasional Politika Research and Consulting (PRC) Juni 2025, yang membeberkan sejumlah poin penting untuk dicatat dan dijadikan masukan. Presentasi riset ini digelar di Pendopo Rakyat Cendekia, Jakarta Selatan, Kamis 25 Juni 2025, dengan menghadirkan […]

  • Senator Sumut Dorong Penguatan Peran DPD dalam Demokrasi Indonesia

    Senator Sumut Dorong Penguatan Peran DPD dalam Demokrasi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM— Senator Sumatera Utara,Dedi Iskandar Batubara menilai, peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) signifikan dalam mempertegas sistem ketatanegaraan. Salah satunya dengan mengusulkan perubahan kelima Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, meski jalan politik tersebut dinilai masih cukup panjang dan terus diperjuangkan. Pernyataan disampaikan Anggota Badan Pengkajian MPR RI sekaligus Senator DPD RI, Dedi Iskandar Batubara, dalam diskusi bertajuk […]

  • Tanggapan Komisi II DPR Terkait Pemecatan Ketua KPU RI akibat Tindakan Asusila oleh DKPP 

    Tanggapan Komisi II DPR Terkait Pemecatan Ketua KPU RI akibat Tindakan Asusila oleh DKPP 

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP) memberhentikan atau memecat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI,Hasyim Asy’ari atas kasus asusila. Menanggapi pemecatan terhadap Ketua KPU RI itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang mengatakan pemberhentian  Hasyim Asy’ari karena persoalan asusila menjadi catatan buruk bagi KPU. Junimart pun mengaku, sejak lama sudah kerap memberikan kritik […]

  • Pemerintah Diminta Buka Data Distribusi Beras ke Publik Secara Transparan

    Pemerintah Diminta Buka Data Distribusi Beras ke Publik Secara Transparan

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah diminta untuk membuka data distribusi berras secara transparan ke publik. Baik itu, distribusi beras impor maupun beras dari serapan petani lokal. Termasuk ke mana distribusi beras hasil impor pemerintah yang dinilai cukup besar, yakni 3,5 juta ton pada tahun 2023 lalu. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak. Amin memahami adanya […]

  • BGN ; Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

    BGN ; Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial dan berbagai platform digital yang mengatasnamakan Kepala BGN Nanik S. Deyang terkait pernyataan mengenai mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta tuduhan adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden merupakan informasi palsu atau hoaks. BGN memastikan pernyataan sebagaimana yang […]

  • Menyikapi Pertemuan Gerindra dengan Keluarga Korban Penghilangan Paksa 1997-1998

    Menyikapi Pertemuan Gerindra dengan Keluarga Korban Penghilangan Paksa 1997-1998

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Keluarga korban 1997-1998 menggelar Konferensi Pers menyikapi pertemuan Partai Gerindra yang disebut Pertemuan dengan keluarga korban penghilangam paksa 1997-1998. Adapun konfernsi pers berkaitan dengan pemberitaan yang beredar mengenai pertemuan yang diadakan oleh Partai Gerindra pada 4 Agustus 2024. Pertemuan tersebut disebut sebagai pertemuan dengan keluarga korban penghilangan paksa 1997-1998. Anak kandung dari Almarhum Yadin […]

expand_less