Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Wakil Ketua Banggar DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal Bicara Soal RAPBN 2024

Wakil Ketua Banggar DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal Bicara Soal RAPBN 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Infomsi.org-Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Forum Legislasi dengan tema “Mengupas RAPBN 2024”,Selasa (22/8/2023).

Diskusi ini digelar di Media Center DPR/MPR/DPD.RI ini menghadirkan pembicara di antaranya 1. Wakil Ketua Banggar DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (Fraksi PKB), Anggota Banggar DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetyarini ,Pengamat Ekonomi INDEF Didik Junaidi Rachbini,dan Praktisi Pers John Andhi Oktaveri dan moderator Marhadi.

“Mmenarik sekali kalau kita menerawang APBN 2024, karena ini adalah akhir daripada RPJMN presiden kita pak Jokowi. Sudah banyak hal yang menjadi catatan saya. Namun, yang paling penting adalah bagaimana ketika visi presiden, terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri,” kata Cucun mengawali materinya.

Menurutnya, tentu saja pembangunan tersebut berdasarkan gotong royong. Juga ada amanat-amanat yang disampaikan dalam setiap presiden menyampaikan pidato keuangannya di nota keuangan setiap Agustus itu, misi presiden, kemudian arahan presiden dan 7 agenda pembangunan yang seperti kemarin disampaikan dalam pidato Presuden.

Cucun mencatata beberapa poin penting yang menurutnya harus diperhatikan. Salah satunya adalah terkait arahan presiden pembangunan SDM, dari 2010 ke 2029 yang ini merupakan ratio ketergantungan Indonesia. Bahwa hasil Proyeksi dasar SP terhadap bagaimana pembuangan SDM ini sejak tahun 2012 kita mendapatkan bonus demografi.

“Jadi, bonus demografi yang mohon maaf buat kita ini melihat tidak begitu memanfaatkan bonus demografi sehingga Deman terhadap market apa SDM kita ini tidak bisa terproyeksikan, sehingga di RPJM 2024 nya. Belum ada program pemerintah yang secara riil bisa memanfaatkan bonus demografi dan kelihatannya di skema anggaran terkait pendidikan juga untuk penguatan SDM ini masih banyak hal yang fungsi-fungsi pendidikan ini tidak sesuai dengan sasaran.

“Kalau kita lihat Pak presiden menyampaikan bahwa anggaran pendidikan sekian ratus triliun, nah kami di badan anggaran sering mengevaluasi bahwa fungsi pendidikan yang sebetulnya ini mana yang belanja di KL, kemudian juga melalui TKD. Jadi, banyak hal yang justru di KL sendiri kementerian pendidikan hanya dari 600 sekian triliun itu dapat posrsi cuma 80 enggak nyampai 90 triliun, sehingga bagaimana bisa memaksimalkan fungsi kementerian ini untuk menyiapkan tenaga-tenaga atau bonus demografi ini,” ulasnya.

Kemudian di pembangunan infrastruktur ini cukup luar biasa sangat masif yang dikerjakan oleh Presiden Jokowi. Tapi ada yang menjadi catatan saya itu ditransformasi ekonomi, transformasi ekonomi. Sehingga saya mencatat, bahwa presiden mengharapkan transportasi ekonomi terus berlanjut tetapi kalau lihat dari tahun 2010 sampai 2022 kemarin, ini kita lihat trennya kontribusi sektor industri bahkan transfer ekonomi ini ada sedikit pembiasan malah di industrialisasi.

Sebut saja dunia pertekstilan, ini sudah sunset, padahal di industri ini banyak menyerap tenaga kerja. Sedangkan, di satu sisi sekarang bagaimana kalau dulu, orang-orang kita ini punya harapan bisa bekerja di negara lain yang menjadi destinasinya dapat gaji banyak, tapi kondisi geopolitik sekarang ini malah balik ke kita menambah problematika di Kita.

“Sementara di kita sendiri di the industrialisasi ini menjadi problem yang harus menjadi catatan bagi pemerintah kita, bagaimana membuat bingkai anggaran 2024 ini. Adapun penyelesaian tingkat pengangguran ini kalau real-nya, angka sekarang di media kita lihat bahan sekunder ada satu juta, pengangguran 1,5 juta. Kalau reelnya mungkin bisa lebih karena banyak sekarang industri yang sudah mulai menghitung, karena faktor geopolitik, karena faktor kita juga mau pemilu, ini menjadi satu bahan yang harus kita hitung, bagaimana cara menyelesaikan persoalan bangsa menghadapi 2024,” ujarnya.

Dengan demikian kata Cucun, “APBN yang kita bikin ini harus betul-betul bisa menciptakan bagaimana ini solusi untuk bagaimana negara bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan perekonomian.”

“Nah, yang menjadi catatan saya, banyak arahan presiden dalam RPJM ini terdiri dari tadi yang arahan 5 poin, arahan satu sampai ke-5, tetapi diimplementasikan oleh para pembantunya justru para menteri-menteri ini seolah-olah tidak boleh ada visi misi tetapi semua membuat lagi satu kebijakan dengan kemarin beberapa tahun menggunakan automatic adjustment,” kata dia.

Lanjut dia, ketika automatic adjustment ini dibuka pada semester kedua malah program yang menjadi andalan atau prioritas di semester pertama tidak tercapai. “Nah, ini problem juga bahkan saya selalu mengingatkan ketika semester 1 ke semester kedua itu, bahwa kita harus betul-betul bisa mempertahankan keistiqomahannya dari program yang sudah dibikin oleh setiap KL,” ulas politisi PKB itu. ** Dommy.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komite I DPD RI Kecewa Menteri Tidak Hadir, RUU Daerah Kepulauan Belum Bisa Disahkan

    Komite I DPD RI Kecewa Menteri Tidak Hadir, RUU Daerah Kepulauan Belum Bisa Disahkan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Komite I DPD RI mendesak RUU tentang Daerah Kepulauan untuk segera ditetapkan menjadi Undang-Undang karena pembahasannya terkatung-katung hingga 20 tahun meski sudah masuk sebagai RUU prioritas dalam daftar Prolegnas. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi saat rapat kerja dengan Panitia Khusus (Pansus) dan Tim Kerja (Timja) RUU DPR dan […]

  • ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama

    ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo, menyoroti rencana Direktur Utama ID Food yang hendak menggadaikan aset BUMN tersebut untuk memperoleh pinjaman bank dalam rangka hilirisasi sektor perikanan dan pangan. Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya berisiko tinggi, tetapi juga menunjukkan adanya ketidakmatangan strategi di tubuh perusahaan pelat merah yang memegang mandat besar di sektor […]

  • Dikritik Faisal Basri Soal Nikel Dikuasai China, Dua Kementerian Respon Keras

    Dikritik Faisal Basri Soal Nikel Dikuasai China, Dua Kementerian Respon Keras

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews-Beberapa kementerian kompak menjawab kritikan Ekonom Senior Indef Faisal Basri mengenai hilirisasi pertambangan khususnya nikel. Faisal Basri memang sempat menyatakan bahwa data yang dilontarkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai keuntungan ekspor nikel berhilirisasi senilai Rp510 triliun tidak benar dan menyesatkan. Faisal Basri bahkan juga mengatakan bahwa hilirisasi nikel hanya menguntungkan industri China. […]

  • DPR RI Ingatkan, Barang Kiriman PMI dari Laur Negeri Bukan untuk Komersial

    DPR RI Ingatkan, Barang Kiriman PMI dari Laur Negeri Bukan untuk Komersial

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Penerapan aturan impor yang berdampak bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendapat sorotan dari Anggota Komisi IX DPR RI,Edy Wuryanto. Ia menilai, banyaknya barang bawaan milik PMI yang pulang kampung adalah hal yang wajar. Edy meyakini, barang kiriman atau bawaan PMI bukan bertujuan komersil, melainkan kebutuhan keluarga mereka di kampung halaman. “Mereka tidak sering pulang. Ada yang […]

  • KPK Minta Imigrasi Cegah 4 Orang, Lanjutan Pengembangan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika Papua

    KPK Minta Imigrasi Cegah 4 Orang, Lanjutan Pengembangan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika Papua

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan Ali Fikri menyampaikan telah ajukan pencegah terhadap empat orang terkait pengembangan kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, Papua. Kasus dugaan Korupsi tersebut telah menjerat Bupati nonaktif Mimika Eltinus Omaleng ke jeruji besi. Pasalnya pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di […]

  • Benni Irwan Resmi Pj. Bupati Purwakarta

    Benni Irwan Resmi Pj. Bupati Purwakarta Gantikan Anne Ratna

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Bandung – Kapuspen (Kepala Pusat Penerangan) Kemendagri Benni Irwan resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Purwakarta Gantikan Anne Ratna Mustika. Benni dilantik oleh Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/9/2023). Baca Juga : Kontingen Harap Raih Prestasi di Asian Games Tiongkok. Benni menggantikan Bupati Anne Ratna Mustika yang […]

expand_less