Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Bisa Menyatuhkan Capres Ganjar Cawapres Anis ?  

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Bisa Menyatuhkan Capres Ganjar Cawapres Anis ?  

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penulis: Fren Lutrun

JAKARTA, INFOMSI.ORG – Gonjang-ganjing politik tanah air tentang pencapresan masih terus digulirkan elit partai. Kali ini, Ketum NasDem, Surya Palo sendiri menyebut kemungkinan Ganjar Pranowo berpasangan dengan Anis Baswedan itu bisa-bisa saja terjadi, meskipun NasDem sendiri telah menyatakan Capresnya pada Anis Baswedan.

Pernyataan Surya Paloh ini disampaikan kepada pers usai dirinya bertemu Presiden Joko Widodo di Istana kepresidenan pada senin (17/07/23).

Dalam pertemuan itu, kemudian sejumlah elit partai dan pengamat menilai ada agenda besar Jokowi ketika Surya Paloh dipanggil ke Istana untuk membicarakan konsolidasi politik nasional menyongsong pemilu yang akan datang. Sebab, hingga saat ini banyak partai masih mengkalkulasikan untung rugi dalam penentuan capres maupun cawapres termasuk poros-poros koalisi yang efektif dalam pemilu nanti.

Presiden Joko Widodo mengundang Ketum Nasdem, Surya Paloh ke Istana pada Senin kemarin (17/7)/Net

“Pak Jokowi juga tanya, siapa ini wakil presidennya, saya bilang saya belum mikirin itu, yang saya tahu (urusan) Pak Anies itu,” ujar Surya Palloh seperti dikutip cnnindonesia.com.

Lantas pertemuan inipun menjadi tranding dalam ruang pemberitaan termasuk pegiat sosial media yang banyak bersinggungan tentang kemungkinan pertanyaan Jokowi ke Surya Paloh ini seakan memberi signal kalau PDIP melalui Jokowi menginginkan Anis Baswedan menjadi Cawapres dari Ganjar Pranowo. Sebab, dengan gaya bahasa dan komunikasi politik seperti itu dapat dibaca merupakan Joko Widodo ingin menyatuhkan Ganjar dan Anis Baswedan sebab Ketum Surya Paloh sendiri mengatakan kemungkinan kea rah itu (maksudnya pasangan Ganjar – Anis red) bisa-bisa saja.

Bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan sendiri merespons pertemuan Ketum NasDem Surya Paloh yang ditanyai terkait cawapres oleh Presiden Joko Widodo mengatakan hal itu dengan sikap positif. Katanya, hal itu biasa saja karena komunikasi sangat penting dalam proses politik menyongsong pemilu di tahun 2024 nanti.

“Baik-baik saja ya. Jadi menurut saya komunikasi yang terbangun dengan semua pihak itu positif. Dan rasanya memang perlu makin banyak lagi komunikasi-komunikasi yang terbuka,” kata Anies seperti dikutip Kompas.com Kamis (20/7/2023).

Hal lain misalkan Anies Baswedan juga menyingsung pertemuan Bersama Gerindra dan Demokrat menurutnya justru ada ruang dialog bangsa yang menyehatkan bagi politik Indonesia. (fren/infomsi.org)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakartya,msinews.com-Rancangan Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) dinilai terlalu terburu-buru dan belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation). Selain itu, belum menunjukkan adanya kekhususan yang ada untuk kota Jakarta di setiap pasalnya. Demikian kata Anggota Badan Legislasi DPR RI Ansory Siregar. “Fraksi PKS berpendapat (RUU DKJ) belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna ya, belum […]

  • Gubernur Kalbar Nyantap Hidangan Menu MBG Bareng Siswa di Pontianak

    Gubernur Kalbar Nyantap Hidangan Menu MBG Bareng Siswa di Pontianak

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    msinews.com –  Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan, menyantap hidangan bersama siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Pontianak, hal ini merupakan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kegiatan ini dilakukan oleh Guberbur Kalbar tersebut, untuk memastikan menu MBG yang disediakan memenuhi standar gizi dan kualitas yang layak bagi para siswa. “Alhamdulillah, […]

  • Setelah 5 Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar,BSN Ditangkap di Jakarta Selatan,Dugaan Korupsi Rp34  Miliar

    Setelah 5 Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar,BSN Ditangkap di Jakarta Selatan,Dugaan Korupsi Rp34 Miliar

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Setelah 5 bulan jadi buron dalam kasus dugaan kurupsi dana fasilitas kredit modal kerja senilai RP 34 miliar, Aanggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, berinisial BSN,akhirnya ditangkap oleh Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung, tim Burung Hantu Kejati Sumatera Barat, dan Kejaksaan Negeri Padang. ‎BSN diamankan pada Rabu (17/6/2026) di kawasan Jalan Pakubuwono, Jakarta […]

  • Pernyataan 17+8, Menkeu Purbaya: Saya Salah Ngomong, Maksudnya Begini..

    Pernyataan 17+8, Menkeu Purbaya: Saya Salah Ngomong, Maksudnya Begini..

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Keuangan (Kemenke) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pernyataan soal tuntutan 17+8 merupakan suara sebagian kecil rakyat. “Bukan sebagian kecil. Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, banyak kan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil ya. Mungkin sebagian besar kalau sudah sampai turun ke jalan,” kata Purbaya dikutip detiknews, Selasa (9/9/2025). Karena itu, ia meminta maaf […]

  • Prabowo Sebut Program MBG Sudah Jangkau 25 Juta Penerima, Target 82,9 Juta Orang

    Prabowo Sebut Program MBG Sudah Jangkau 25 Juta Penerima, Target 82,9 Juta Orang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

      msinews.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan masyarakat telah menjangkau puluhan juta penerima. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 25 juta orang yang merasakan manfaat program MBG tersebut. “Makan bergizi gratis sudah mencapai 25 juta penerima manfaat. Kita berharap sesuai rencana Desember akan sampai 82 juta, […]

  • Puan Maharani; Pimpinan DPR Akan Diskusikan Konsekuensi Putusan Dana Reses Dipangkas Jadi 22 Titik

    Puan Maharani; Pimpinan DPR Akan Diskusikan Konsekuensi Putusan Dana Reses Dipangkas Jadi 22 Titik

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menanggapi soal putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang meminta Kesekretariatan Jenderal (Kesetjenan) DPR RI untuk memotong anggaran reses anggota DPR dari 26 titik menjadi 22 titik. Menanggapi hal itu, Puan mengatakan, pimpinan DPR akan berdiskusi terlebih dahulu terkait konsekuensi putusan tersebut. “Ya karena titiknya berkurang, ya harusnya […]

expand_less