Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemprov NTT Serahkan Dokumen Usulan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez kepada Kemensos RI

Pemprov NTT Serahkan Dokumen Usulan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez kepada Kemensos RI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,JAKARTA-Pemerintahan Provinsi NTT, secara resmi menyerahkan dokumen usulan gelar pahlawan nasional kepada anggota Tentara Pelajar, Herman Yoesef Fernandez kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI.

Pihak Pemprov diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Provinsi NTT, Ibu Maria Threda Da Ona Desipung, S.Kom didampingi staf Ibu Merlin,dan diterima langsung oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kemensos, Radik Karsadiguna A.K.S., M.Si.

Acara penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Lantai 5 Jl. Salemba Raya 28 Jakarta Pusat, Kamis 10 April 2025, pukul 11.15 WIB.

Turut hadir, antara lain wakil keluarga Ibu Fransisca Christine Grace Siahaan Njo, selaku penggagas penerbitan biografi sekaligus Ketua Panitia Nasional Pengusulan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez. Juga hadir peneliti dan penulis biografi Herman Yoseph Fernandez, Thomas B. Ataladjar serta Ibu Christina Emanuella Tri Dewi Irianti Ataladjar.

Mengikuti Amanat Undang-Undang

Dikisahkan oleh Tim Pengusul, bahwa Penyerahan dokumen oleh Pemda Provinsi NTT ini, merupakan tahap baru dari rangkaian kegiatan panjang yang dilakukan panitia secara marathon.

Proesenya sejak Agustus 2023, yang diawali dengan penelitian dan penerbitan biografi Herman Yoseph Fernandez. Setelah terbit biografi ini, dilakukan seminar bedah buku, sosialisasi ke sejumlah pihak serta launching.

Kegiatan dilanjutkan panitia dengan proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional, berpatokan pada syarat-syarat umum, khusus serta syarat administratif, serta proses dan prosedur serta tata cara yang harus dipenuhi Calon Pahlawan Nasional (CPN) sebagaimana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2009 dan dilakukan secara berjenjang.

Berikut adalah persyaratannya;

  • Pihak keluarga mengajukan usulan Herman Yoseph Fernandez sebagai Calon Pahlawan Nasional kepada Bupati Kabupaten Flores Timur. Bupati Flores Timur kemudian mengajukan usulan Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan kepada Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, melalui instansi Dinas Sosial Provinsi NTT.
  • Instansi Dinas Sosial Provinsi NTT lalu menyerahkan usulan Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan tersebut kepada Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk diadakan penelitian dan pengkajian (melalui proses seminar, diskusi, maupun sarasehan).
  • Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GD dinilai memenuhi kriteria persyaratan, kemudian diajukan kepada Gubernur NTT yang akan merekomendasikan kepada Menteri Sosial RI.
  • Menteri Sosial RI Cq. Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan/Direktorat kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial mengadakan verifikasi kelengkapan administrasi.
  • Usulan Calon Pahlawan Nasional yang telah memenuhi persyaratan administrasi kemudian diusulkan kepada Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) untuk dilakukan penelitian, pengkajian dan pembahasan.
  • Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GP dinilai memenuhi kriteria, kemudian oleh Menteri Sosial RI diajukan kepada Presiden RI melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan guna mendapatkan persetujuan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional sekaligus Tanda Kehormatan lainnya.
  • Usulan Calon Pahlawan Nasional yang tidak memenuhi persyaratan dapat diusulkan kembali 1 (satu) kali dan dapat diusulkan kembali minimal 2 (dua) tahun kemudian terhitung mulai tanggal penolakan, sedangkan usulan Calon Pahlawan Nasional yang ditunda dapat diusulkan kembali dengan melengkapi persyaratan yang diminta dan diajukan kembali kepada Menteri.
  • Upacara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dilaksanakan oleh Presiden RI menjelang Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November.

Maka, dengan demikian, mekanisme pengusulan gelar Pahlawan Nasional harus melalui tahapan berjenjang dari tingkat daerah hingga ke pemerintah pusat. Jadi agar memenuhi syarat, harus melalui mekanisme yang ditentukan. Jadi memang prosesnya dari bawah. Harus ada tanda tangan Bupati dan Gubernur, baru diajukan ke kementerian Sosial untuk diproses lebih lanjut.

Selanjutnya, Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) membahas pengusulan calon Pahlawan Nasional ini dalam semangat kerukunan dan kebersamaan semangat merangkul, semangat persatuan yang menjadi dasar penentuan gelar kali ini.

Adapun, anggota Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) terdiri dari akademisi, budayawan, perwakilan BRIN, TNI, Perpustakaan Nasional, dan Staf Ahli. TP2GP berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam membahas dan mengusulkan calon Pahlawan Nasional.

Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yosef Fernandez di PPAD

Sebagai catatan, bahwa seluruh dokumen usulan yang diserahkan Pemda Provinsi NTT, dilakukan sesuai syarat, prosedur serta tata cara Pengajuan Gelar Pahlawan Nasional yang telah ditetapkan. Dokumen usulan terdiri atas beragam jenis.

Terdapat Rekomendasi Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez yang ditandatangani oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Selain itu, terdapat hasil sidang Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang menyatakan kelayakan usulan.

Dokumen penting yang lain adalah biografi Herman Yoseph Fernandez dengan format naskah akademik. Demikian pula pandangan para tokoh masyarakat tentang figur yang diusung sebagai Calon Pahlawan Nasional. Pernyataan dukungan datang antara lain dari berbagai kalangan masyarakat dan komunitas seperti pihak pemerintah daerah, legislatif, pihak gereja, organisasi massa dan lain-lain.

Dokumen berikutnya adalah hasil Seminar Nasional baik yang dilaksanakan di Kupang maupun di Jakarta yang menghadirkan sejumlah narasumber adalah sejarawan, tokoh TNI AD, dosen serta akademisi.

Seminar Nasional tersebut terlaksana setelah pihak keluarga menyampaikan aspirasi kepada Pemda Kabupaten Flores Timur yang meneruskan semua dokumen tersebut ke tingkat provinsi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Baru Tiga Pahlawan Nasional Asal NTT

Ada banyak Pahlawan Nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pahlawan Nasional berasal dari seluruh penjuru negeri Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ini sampai dengan tahun 2023, tercatat sebanyak 190 pria dan 16 wanita telah diangkat sebagai Pahlawan Nasional. Pahlawan-pahlawan tersebut berasal dari seluruh wilayah di kepulauan Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Hanya beberapa daerah saja yang baru terbentuk, belum memiliki Pahlawan Nasional, seperti Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Ketua Panitia Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Herman Yosef Fernandez, Grace Siahaan Njo (Tengah) bersama para pembicara dalam sebuah seminar di Gedung PPAD.

Pahlawan Nasional ini berasal dari berbagai etnis, meliputi pribumi-Indonesia, peranakan Arab, Tionghoa, India, dan orang Eurasia. Mereka antara lain perdana menteri, menteri pemerintahan, gerilyawan, prajurit, bangsawan, jurnalis, tokoh keagamaan, pendidik dan seorang uskup.

Provinsi NTT yang terbentuk tahun 1958, hingga saat ini tahun 2025, baru memiliki tiga orang Pahlawan Nasional. Pertama, Prof. Dr. Wilhelmus Zakaria Johannes lahir pada 1895 di Pulau Rote dan meninggal pada 4 September 1952. Ia merupakan salah satu Pahlawan Nasional di bidang pendidikan dan pejuang pergerakan nasional. Ia juga merupakan seorang ahli radiologi pertama di Indonesia. Gelar Pahlawan Nasional dianugerahkan kepadanya pada pada 27 Maret 1968 berdasarkan Keppres No. 6/TK/1968.

Kedua, Izaak Huru Doko, lahir pada 20 November 1913 di Pulau Sabu dan meninggal pada 29 Juli 1985 di Kupang. Izaak Huru Doko dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2006.

Ketiga, Prof. Dr. Ir. Herman Johannes yang lahir pada 28 Mei 1912 di Rote, NTT dan meninggal pada 17 Oktober 1992 di Yogyakarta. Ia merupakan seorang cendekiawan, politikus, ilmuwan, guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM). Herman Johannes dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 2009 dari Presiden Yudhoyono.

Dengan demikian sejak tahun 2009 sampai saat ini sudah 16 tahun, angka jumlah Pahlawan Nasional asal NTT masih bertahan pada angka 3. Padahal jika membuka kisah sejarah perjuangan kemerdekaan, tercatat banyak putra-putri asal NTT yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan baik di Pertempuran 10 Novemer 1945, Palagan Sidobunder, Serangan Umum Yogya dan medan pertempuran lainnya.

”Semoga dengan pengusulan Herman Yoseph Fernandez yang gugur pasca Palagan Sidobunder demi bangsanya, dengan berprinsip pada asas keterwakilan, dapat dipertimbangkan untuk menjadi Pahlawan Nasional.”

Proses selanjutnya, Menteri Sosial akan menyerahkan dokumen usulan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Jika proses TP2GP lancar, proses berlanjut ke Dewan Gelar sebelum keputusan final oleh Presiden.

Secara administratif, syarat usulan gelar Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez dinyatakan lengkap. Herman Yoseph Fernandez telah gugur demi mempertahankan kemerdekaan RI tanpa pernah ikut menikmati buah kemerdekaan yang ikut diperjuangkannya. Ia memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi dan melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Semoga dalam seremoni penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang dilakukan pada Hari Pahlawan pada 10 November 2025, nama Herman Yoseph Fernandez, termasuk yang berhak memperoleh Gelar Pahlawan Nasional. Kepada semua pihak yang terlibat dalam seluruh proses ini, semoga Tuhan membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu semua dengan kelimpahan berkatNya. (*).

Penulis ; Thomas B.Ataladjar
Editor ; Domi Dese Lewuk

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPP Pinter, Gempar Soekarnoputra : Semua Pihak Harus Menghargai Pemimpin Bangsa, Apapun Kekurangannya

    Ketua DPP Pinter, Gempar Soekarnoputra : Semua Pihak Harus Menghargai Pemimpin Bangsa, Apapun Kekurangannya

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Umum DPP Partai Indonesia Terang (PINTER), Dr. Gempar Soekarnoputra mengingatkan semua komponen masyarakat untuk menghargai Pemimpin Bangsa Indonesia Apapun Kekurangannya. Pernyataan tersebut menyikapi perkembangan situasi Bangsa dimana belakangan ini masyarakat menyampaikan aspirasi yang dipandang kurang elegan. Sebagai masyarakat yang berbudaya,pastinya punya sopan santun dalam berbicara apalagi penyampaian pendapat di muka umum. “Menurut pendapat saya […]

  • Ahmad Muzani Buka Pintu Lebar-lebar Budiman Sudjatmiko Jadi Kader Grindra

    Ahmad Muzani Buka Pintu Lebar-lebar Budiman Sudjatmiko Jadi Kader Grindra

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bicara soal peluang politikus PDIP Budiman Sudjatmiko gabung ke Partai Gerindra usai relawan Prabowo-Budiman (Prabu) resmi mendukung bakal capres Prabowo Subianto di 2024. Muzani menyebut Partai Gerindra merupakan partai terbuka. “Partai Gerindra partai terbuka, bisa menerima siapapun. Yang penting satu, menerima dengan seluruh yang sudah kita putuskan, baik anggaran […]

  • PPK Bojong Rekrut Ratusan Anggota KPPS dari 14 Desa Sekecamatan Pada Pilkada 2024

    PPK Bojong Rekrut Ratusan Anggota KPPS dari 14 Desa Sekecamatan Pada Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Purwakarta,msinews.com-Rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS tingkat Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi awa Barat, sudah dimulai. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bojong, Dedi Supriadi, dalam rangka persiapan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) pada Pilkada serentak 2024, tingkat Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membuka rekrutmen atau seleksi calon […]

  • Menkeu Sri Mulyani Sebut, Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat di Tengah Tantangan Global

    Menkeu Sri Mulyani Sebut, Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa perekonomian Indonesia kembali tumbuh kuat di tengah stagnasi ekonomi global dan gejolak pasar keuangan. Ia menjelaskan, Badan Pusat Statistik menyatakan perekonomian Indonesia pada kuartal pertama 2024 mencapai 5,11 persen (yoy), utamanya ditopang oleh permintaan domestik yang kuat dan dukungan APBN. Capaian pertumbuhan tersebut berdampak positif terhadap […]

  • Pesta Rakyat di Senayan, Awali Semangat Baru Parlemen 2024-2029

    Pesta Rakyat di Senayan, Awali Semangat Baru Parlemen 2024-2029

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Suasana Lapangan Gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta sejak Jumat siang 4 Oktober dipadati para penonton yang ingin menyaksikan gelaran People Fest 2024. Meski cuaca terik, antusiasme pengunjung tak surut menyambut festival. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol harapan baru bagi parlemen yang baru dilantik. Adapun, People Fest 2024 dibuka dengan meriah oleh […]

  • Ribuan Masyarakat Padati Pantai Piwang untuk menyaksikan Pawai Obor Bareng Mendagri Tito

    Ribuan Masyarakat Padati Pantai Piwang untuk menyaksikan Pawai Obor Bareng Mendagri Tito

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Suasana meriah dan semangat kemerdekaan memenuhi Pantai Piwang, di mana ribuan masyarakat berkumpul dengan antusias untuk menyaksikan Pawai Obor dan Upacara Taptu yang dihelat dalam rangkaian tasyakuran dan ramah tamah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Forkopimda Kepulauan Riau di Natuna. Malam itu, doa bersama mengiringi semarak Pawai Obor yang melibatkan seluruh lapisan […]

expand_less