Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Anggaran Pilgub Sumsel Rp 378,7 Miliar, KPU Target Partisipasi Naik

Anggaran Pilgub Sumsel Rp 378,7 Miliar, KPU Target Partisipasi Naik

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada November 2024 ini menelan anggaran sejumlah Rp 478,74 miliar. Alokasi dana itu untuk penyelenggaraan (KPU), pengawasan (Bawaslu), dan pengamanan (TNI/polri).

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengingatkan, dana hibah yang diberikan untuk lembaga tersebut harus dipergunakan sebaik-baiknya secara efektif dan efisien serta bisa dipertanggungjawabkan.

“Dukungan pembiayaan dari APBD untuk pilkada harus dipergunakan sebaik-baiknya berdasarkan aturan dan ikuti pedoman tata kelola keuangan pilkada yang telah disiapkan. Ini merupakan bagian penting agar pilkada bisa berlangsung baik. Uang digunakan secara efisien dan efektif dan di bagian akhir bisa dipertanggungjwawabkan,” ujar Hasyim saat peluncuran Pilgub dan Pilwagub Sumsel, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dana dari APBD untuk pilkada menggunakan mekanisme NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) dan diregister ke APBN. Begitu diregister menjadi bagian APBN. Jadi secara teoritik dan administratif pengguna anggaran itu adalah KPU RI.

“Konstruksi di UU Pilkada, penanggung jawab akhir Pilkada adalah KPU RI. Sehingga saya harap teman-teman KPU kabupaten/kota karena pembiayaan Pilkada serentak ini sharing antara APBD provinsi dan kabupaten/kota harus dipergunakan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ia menyebut, pilkada serentak gubernur dan wakil gubernur pada tahun ini akan digelar di 37 provinsi selain Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilihan bupati/wali kota dan wakilnya juga digelar serentak pada 508 kabupaten/kota, kecuali di 6 kota administratif di DKI Jakarta.

Tahapan dilakukan perekrutan PPK dan PPS. Setelah tersedia, mereka nanti akan melakukan pemutakhiran data pemilih untuk menyusun daftar Pemiih tetap (DPT).

Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya mengungkapkan, pada 2019 KPU RI menargetkan partisipasi masyarakat secara nasional mencapai 77,5%, capaiannya 81,69%. Di Sumsel, capaian partisipasi itu melebihi capaian nasional, sebesar 83,94%.

“Pada Pilpres 84,82%, sedangkan untuk pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD Sumsel angka rata-ratanya 84%. Untuk itu kami percaya dengan pengalaman seluruh tahapan pemilu, kami memiliki bekal cukup untuk mempersiapkan Pilgub dan Pilwagub 2024,” imbuh Andika.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengungkapkan, pihaknya sudah menyerahkan dana hibah untuk KPU, Bawaslu dan untuk pengamanan demi memperlancar pelaksanaan pilkada.

Untuk KPU Sumsel, alokasi dana yang telah diberikan mencapai Rp 234,45 miliar dengan 2 kali penganggaran dari APBD 2023 sebesar 40% dan 2024 sisanya 60%. Untuk Bawaslu Rp 72,95 miliar yang juga ditransfer dua kali.

Sedangkan untuk pengamanan, anggaran untuk TNI/Polri telah disiapkan Rp 71,34 miliar. Totalnya mencapai Rp 378,74 miliar.

“Pemberian dana hibah diawali dengan penandatanganan NPHD dilakukan 9 November 2023 lalu, antara Pemprov Sumsel dengan KPU dan Bawaslu. Dan diikuti serentak oleh bupati/walikota secara serentak pertama kali di Indonesia,” ujarnya.

Fatoni mengajak semua pihak mengikuti dan melaksanakan pilkada dengan sebaik-baiknya. Ia meminta pemilik hak suara menyalurkan haknya.

“Jika Pilpres lalu partisipasi masyarakat mencapai 84,82% dan Pileg rata-rata 84%, mudah-mudahan di Pilkada serentak nanti bisa lebih maksimal lagi,” ungkap Fatoni.

Dalam acara peluncuran Pilgub dan Pilwagub Sumsel, KPU Sumsel menghadirkan grup musik Padi Reborn.** (SN/Biro/SumselBabel).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berduka, KPU Lampung Selatan

    Berduka, KPU Lamsel Kehilangan Salah Satu Ketua KPPS di Desa Agom

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kalianda, MSINews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, kembali berduka karena seorang ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 003 Desa Agom, Kecamatan Kalianda meninggal dunia. Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Lampung Selatan, Irsan Didi, mengonfirmasi kabar tersebut di Kalianda, Sabtu. Irsan menyatakan bahwa […]

  • Kemendagri umumkan, Pj Gubernur Terbaik dan Cukup Baik, Elen Setiadi Jadi Pj Gubernur Terbaik Kedua

    Kemendagri umumkan, Pj Gubernur Terbaik dan Cukup Baik, Elen Setiadi Jadi Pj Gubernur Terbaik Kedua

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kementerian Dalam Negeri melakukan evaluasi terhadap kinerja kerja para Pj Gubernur se Indonesia. Kemendagri mengumumkan hasil evaluasi Pj Gubernur terbaik se Indonesia yang salah satunya Elen Etiadi, Pj Gubernur Provinsi Sumatera Selatan. Terkait itu, Elen mengatakan, evaluator memberikan catatan positif atas kinerjanya saat menjadi Pj Gubernur Sumsel sejak Juni 2024. Elen mengaku, terdapat 10 indikator […]

  • PPATK Respon Soal Kasus CSR BI-OJK, MAKI Desak KPK Secepatnya Tersangka Ditahan

    PPATK Respon Soal Kasus CSR BI-OJK, MAKI Desak KPK Secepatnya Tersangka Ditahan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK Ivan Yustiavandana, merespons Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan atas kasus dugaan korupsi penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ivan mengatakan pihak PPATK siap melakukan kerjasama untuk mengungkap kasus yang sudah kian lama dalam kasus […]

  • Pagu Anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2025 Sebesar Rp2,52 Triliun

    Pagu Anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2025 Sebesar Rp2,52 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Komisi VII DPR RI menyetujui Pagu anggaran untuk Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2025 senilai Rp2.519.612.734.000. Adapun, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyesuaian yang dilakukan oleh badan anggaran DPR RI. “Komisi VII DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil penyesuaian badan anggaran DPR RI sebesar […]

  • PKB Mendesak Pemerintah Membuat SOP Perlindungan WNI di Luar Negeri

    PKB Mendesak Pemerintah Membuat SOP Perlindungan WNI di Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsu Rizal, mendesak pemerintah untuk segera membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang komprehensif untuk perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Desakan ini disampaikan menyusul berbagai permasalahan yang kerap menimpa WNI di luar negeri, termasuk kasus penembakan di Malaysia yang menyebabkan dua […]

  • Jokowi Tanggapi Isu Kecurangan ‘Jagan Teriak-teriak Bila Ada Bukti Laporkan’

    Jokowi Tanggapi Isu Kecurangan ‘Jagan Teriak-teriak Bila Ada Bukti Laporkan’

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terhadap isu kecurangan dalam penghitungan suara Pemilu 2024. Menurutnya, dengan adanya saksi, Bawaslu, dan aparat keamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta mekanisme pengawasan yang berlapis, potensi kecurangan dapat diantisipasi. Jokowi menanggapi permasalahan kecurangan dalam Pemilu 2024, ia menyatakan bahwa keberadaan saksi dari caleg, partai politik, […]

expand_less