Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Golkar Dinilai Lebih Cocok ke Prabowo, Berikut Penjelasan Menurut Pengamat

Golkar Dinilai Lebih Cocok ke Prabowo, Berikut Penjelasan Menurut Pengamat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, InfomsiNews–Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai lebih cocok menjadi pendamping Calon Presiden (Capres) 2024 dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, Selasa (13/6/2023). Ujang Komaruddin menilai Partai Golkar lebih cocok berkoalisi dengan poros Prabowo Subianto ketimbang poros Capres dari PDIP, Ganjar Pranowo.

“Kemungkinan lebih sreg ke Prabowo, kenapa? Kalau dengan PDIP, Airlangga tidak bisa jadi Capres, karena sudah ada Ganjar. Cawapres pun berat kalau berkoalisi dengan PDIP,” kata Ujang seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (14/6/2023).

Pernyataan Ujang tersebut menanggapi kode dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk merapat ke Koalisi Prabowo Subianto.

Sebab, Airlangga Hartarto tiba-tiba bertanya tentang Prabowo Subianto kepada wartawan, padahal saat itu wawancara perihal nasib Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Menurut Ujang, peluang Airlangga dan Golkar di poros Prabowo masih terbuka lebar menjadi cawapres dari Prabowo. Meskipun, Airlangga harus meyakinkan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar.

“Kalau dengan Prabowo masih punya kesempatan. Tapi ya harus didealkan dengan Cak Imin. Karena Cak Imin mati-matian juga ingin jadi Cawapresnya Pak Prabowo,” katanya Ujang.

Soal kecocokan, Ujang sepakat Golkar sebaiknya bergabung dengan Koalisi Prabowo dan Cak Imin. Menurut dia, sekalipun Golkar tak dapat kursi Cawapres, lebih pas jika berkoalisi dengan Prabowo.

“Dalam konteks koalisi soal nyaman, kenyamanan lebih bagus Golkar dengan Prabowo. Golkar tuh lebih cocok dan pas ke koalisi Gerindra-PKB. Kalau ke PDIP, Golkar jadi enggak dapat apa-apa. Itu persoalannya,” ujar Ujang.

Ditambah lagi, menurut Ujang, Cawapres Ganjar juga tampak telah dikunci oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Kata dia, Megawati kelihatannya akan memilih cawapres Ganjar dari sosok Nahdlatul Ulama (NU).

“Airlangga kan bukan (NU), tapi kalau di Prabowo kan masih mungkin (jadi cawapres),” tegas Ujang.

Diberitakan sebelumnya, Airlangga memberikan kode Golkar bakal merapat ke koalisi Prabowo. Awalnya, dia berbicara dinamika politik Pilpres 2024.

Dia menjelaskan tentang perkembangan komunikasi politik dengan ketum parpol lain seperti PDIP, PKB, PAN maupun Demokrat.

Jawaban Airlangga hanya normatif seperti halnya masih berhubungan baik dengan parpol lain. Namun, berlabuhnya Golkar untuk memilih koalisi masih teka-teki.

“Dengan PAN baik, dengan PKB juga lancar,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).

Terlebih saat ini, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kemungkinan kandas setelah PPP mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres dan merapat ke PDIP. Tetapi, secara formal, Airlangga menyebut bahwa KIB masih ada.

“KIB belum teken surat belum. Belum teken-teken. Namanya belum teken ya masih ada,” kata Menko Perekonomian ini.

Tiba-tiba, saat awak media hendak menyudahi wawancara, Airlangga justru menanyakan soal Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Kenapa nggak nanya (soal) Pak Prabowo?” celetuk Airlangga.

Terpancing dengan itu, Airlangga lantas ditanya mengenai Prabowo. Dia menyebut, hubungannya dengan sang Menhan berjalan baik dan dirinya sudah mengobrol tentang politik.

“Kemudian secara pengalaman kan beliau juga pernah menjadi menteri, sekarang Menkoperekonomian. Itu kan juga jadi pertimbangan juga,” kata dia.

Ketiga variabel tersebut, dikatakan Adjie, berfungsi tak hanya membantu secara langsung untuk pemenangan Pilpres 2024.

“Kalau bicara pengalaman pemerintahan, ketika berpasangan dengan siapa pun ini kan memperkuat image sebagai pasangan yang lengkap, komplet, lebih kokoh karena punya pengalaman di pemerintahan,” kata Adjie.

“Kemudian soal sumber dana ini kan juga diperlukan dalam kompetisi yang ketat, dengan kemampuan bisa mengonsolidasikan logistik yang ini kan juga kemudian membuat kampanye bisa lebuh masif, kemudian bisa mengonsolidasi semua elemen. Ya tentunya tiga variabel itu bisa mendapat efeklah terhadap capres yang diusung nanti,” tandasnya.

Namun, saat disinggung apakah menginginkan duet Prabowo-Airlangga, dia hanya tertawa dan menyudahi tanya jawab. Golkar Dinilai Mampu Kuatkan Pemenangan Prabowo

Sebelumnya diberitakan, sosok Airlangga Hartarto dinilai bisa jadi cara Prabowo Subianto untuk memenangkan Pilpres 2024.

Disampaikan oleh Pengamat politik Ali Rif’an, Jumat (26/5/2023) seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Ali mengatakan Airlangga Hartarto dan Partai Golkar akan mampu memperkuat mesin pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

“Dari sisi mesin partai tentu ketika Airlangga dan Golkar masuk ke koalisi Prabowo yang disana sudah ada PKB tentu akan semakin kuat,” ujar Ali.

Direktur Arus Survei Indonesia ini menjelaskan selain menambah kuat dari sisi mesin politik, kehadiran Airlangga dan Golkar dalam koalisi Prabowo akan menambah lengkap dari sisi ideologi.

Ia menyebut Airlangga dan Golkar memiliki visi kekaryaan dan pengalaman dalam pemerintahan.

Jadi kehadiran Golkar akan melengkapi sisi nasionalis yang dimiliki Gerindra dan basis religius yang diwakili PKB.

“Karena dari sisi komposisi lengkap ada sisi nasionalis, kemudian Golkar dengan ideologi kekaryaan dan PKB basis masa NU tentu jadi konfigurasi yang lengkap,” tutur Ali.

Terkait calon pendamping Prabowo, Ali menilai peluang Airlangga terbuka lebar untuk menjadi cawapres.

Ali juga menilai jika Prabowo-Airlangga berpasangan berpotensi mampu memenangi Pilpres 2024.

“Bagaimana posisi Airlangga sebagai cawapres bisa saja potensial ketika melakukan kerja-kerja politik dengan tepat, meski hingga hari ini belum terlalu terlihat. Tentu seperti yang tadi saya katakan Pemilu masih lama bagaimana upaya membangun personifikasi dan personal branding untuk menaikkan posisi Airlangga,” imbuhnya.

Sebelumnya, kelompok relawan Jokowi Projo menyatakan simulasi Prabowo dan Ganjar bersatu sangat sulit terealisasi. Projo kemudian membuat 10 simulasi capres-cawapres di mana salah satunya adalah Prabowo-Airlangga.

Sosok Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto disebut-sebut cocok untuk dipasangkan dengan Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar, Nusron Wahid.

Mulanya, Nusron mengatakan bahwa Airlangga memenuhi indikator cawapres sebagaimana rilis dari survei LSI Denny JA keluarkan.

Adapun dalam rilis survei tersebut, Airlangga memenuhi tiga dari lima indikator, yakni sumber dana, kuasa tiket (ketua umum partai), dan pengalaman di pemerintahan.

Adapun dua indikator lainnya yang tak terpenuhi yakni tambahan elektabilitas dan tokoh ormas besar. Nusron berpendapat bahwa Airlangga justru memenuhi empat dari lima indikator tersebut

“Menurut saya, memenuhi empat dari lima (indikator),” kata Nusron saat dihubungi Tribunnews, Selasa (23/5/2023).

Anggota Komisi VI DPR RI itu menilai bahwa Prabowo paling ideal dipasangkan dengan Airlangga untuk Pilpres 2024.

“Sebab memenuhi kriteria untuk kontribusi kemenangan, dengan dukungan kader Golkar yang solid,” kata dia.

Belum lagi, dikatakan Nusron, Airlangga masyhur dikenal sebagai teknokrat yang mumpuni, sebab sejak periode pertama hingga kedua Presiden Jokowi, selalu diberikan amanat menjadi menteri, bahkan kini menjabat Menkoperekonomian.

“Serta bisa diterima di kalangan pemiih yang mengambang (swing voters),” kata dia.

Untuk itu, dirinya pun optimistis Airlangga bisa mendapatkan tiket Pilpres 2024 dengan berpasangan dengan Prabowo.

“Kami yakin dan optimis,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adjie Alfaraby menjelaskan lebih jauh soal temuan survei yang mencatat nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki indeks cawapres tertinggi.

Adjie mengatakan meski secara elektoral tidak terlalu signifiman, Airlangga dipasangkan dengan capres siapapun akan memberi efek positif kemenangan.

Diketahui, ada tiga dari lima variabel yang dipenuhi Airlangga, yakni kuasa tiket sebagai ketua umum partai politik, pengalaman pemerintahan, dan sumber dana.

“Beliau ketum partai, punya kuasa tiket seperti yang kita sebut dan itu signifikan dalam perbincangan di kalangan elite politik dan itu kan pasti menjadi perbincangan,” kata Adjie saat dihubungi, Sabtu (20/5/2023).

Kemudian, dikatakan Adjie, soal jaringan sumber dana yang juga dimiliki Airlangga, serta mampu mengonsolidasikan jaringan sumber dana yang lain.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat Politik Ungkap Faktor Suara Ganjar-Mahfud Md Turun Drastis

    Pengamat Politik Ungkap Faktor Suara Ganjar-Mahfud Md Turun Drastis

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengamat politik terkemuka, Adi Prayitno, mengungkapkan serangkaian faktor yang menyebabkan penurunan drastis dalam suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dalam Pilpres 2024. Hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa Ganjar-Mahfud hanya mampu meraih suara sekitar 16 hingga 17 persen. Menurut Adi, penurunan suara […]

  • Komisi XI DPR RI Ditugaskan Mulai Proses Surpres Calon Kepala Bursa Mineral hingga Deputi Gubernur BI

    Komisi XI DPR RI Ditugaskan Mulai Proses Surpres Calon Kepala Bursa Mineral hingga Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan tindak lanjut atas Surat Presiden (Surpres) yang telah diterima DPR RI dan mulai diproses melalui mekanisme yang berlaku di Komisi XI DPR RI. Adapun, Proses tersebut mencakup sejumlah nama yang diusulkan pemerintah, termasuk calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) merangkap Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas […]

  • Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Senator asal Aceh, H. Sudirman merespon larangan Menag Yaqut C. Qoumas. Ia meminta Menteri Agama  tidak mengusik kerukunan dan toleransi beragama yang telah lama terbangun di masyarakat dengan larangan pengeras suara luar di masjid serta mushola saat shalat tarawih maupun tadarus Alquran selama bulan ramadan. Hal ini disampaikan senator yang populer disapa Haji Uma di kalangan […]

  • Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Minta Walikota Turun

    Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Minta Walikota Turun

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com –  Gesekan fisik antar warga Taman Kencana soal buka pagar, akses jalan umum di Jln. Verbenia II, Rt01/Rw014, Kel. Tegal Alur, Kec. Kalidres, Jakbar bisa saja terjadi hinga bentrok. Lembaga swadaya masyarakat MSPI meminta walikota menengahi persoalan yang kini memanas. Persoalan geger kontroversi, gesekan fisik warga disampaikan direktur hubungan antar kelembagaan Monitoring Saber […]

  • Komisi VII Ingatkan Pertashop Jangan Sampai Buka Peluang Pengoplosan

    Komisi VII Ingatkan Pertashop Jangan Sampai Buka Peluang Pengoplosan

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi VII DPR RI mengingatkan kepada Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) agar berhati-hati membuat aturan tentang penjualan BBM jenis pertalite di Pertamina Shop (Pertashop). Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto. Menurutnya, Aturan yang dibuat BPH Migas harus bisa mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan izin penjualan pertalite di Pertashop. Mengingat, […]

  • Kick Off Evaluasi SAKIP dan ZI 2026, PANRB Tekankan Akuntabilitas Berorientasi Hasil

    Kick Off Evaluasi SAKIP dan ZI 2026, PANRB Tekankan Akuntabilitas Berorientasi Hasil

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Kick Off Meeting Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan evaluasi SAKIP dan ZI Tahun 2026 dengan membahas kebijakan, mekanisme, serta gambaran umum pelaksanaan evaluasi. Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, […]

expand_less