Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kemendag Sebut, Harga Biji Kakao RI Melonjak 17 Persen Imbas penutupan Selat Hermuz

Kemendag Sebut, Harga Biji Kakao RI Melonjak 17 Persen Imbas penutupan Selat Hermuz

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menyebut bahwa Kemendag mencatat harga referensi (HR) biji kakao Indonesia naik ,17,24 persen pada Juni 2026 menjadi US$3.832,17 per metrik ton (MT)..

Adapun, lonjakan harga tersebut
dipengaruhi oleh penutupan Selat Hormuz yang meningkatkan biaya logistik global serta berkurangnya pasokan kakao dari Nigeria.

Dijelaskan bahwa kenaikan harga referensi tersebut turut mendorong naiknya harga patokan ekspor (HPE) biji kakao. Kemendag juga menetapkan HPE biji kakao periode Juni 2026 sebesar US$3.511 per MT, meningkat US$549 atau 18,53 persen dibanding periode sebelumnya.

Tommy Andana mengatakan gangguan jalur perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga kakao bulan ini.

“Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong kenaikan HR dan HPE biji kakao,” kata Tommy dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa bea keluar (BK) biji kakao untuk periode Juni 2026 tetap mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2024 junto PMK Nomor 68 Tahun 2025, yakni sebesar 7,5 persen.

Diuraikan juga bahwa pungutan ekspor (PE) biji kakao ditetapkan sebesar 7,5 persen berdasarkan PMK Nomor 69 Tahun 2025 junto PMK Nomor 9 Tahun 2026.

Lanjutnya, di tengah kenaikan harga kakao, harga referensi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) justru mengalami penurunan pada Juni 2026.

Berdasarkan data tersebut,maka Kemendag menetapkan harga referensi CPO sebesar US$1.029,51 per MT, turun US$20,07 atau 1,91 persen dibanding periode Mei 2026 yang mencapai US$1.049,58 per MT. Tommy mengatakan penurunan tersebut dipicu melemahnya permintaan dari negara importir utama, khususnya India.

“HR CPO periode Juni 2026 turun dibandingkan periode Mei 2026 akibat penurunan permintaan dari negara importir utama seperti India,” tuturnya.

Maka, dengan adanya penetapan tersebut, pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar US$148 per MT dan pungutan ekspor sebesar 12,5 persen dari harga referensi atau setara US$128,69 per MT selama Juni 2026.

Dijelaskan, selain kakao dan CPO, Kemendag juga mencatat kenaikan HPE getah pinus menjadi US$980 per MT atau naik 6,99 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sementara HPE produk kulit tidak mengalami perubahan, sedangkan sejumlah produk kayu mengalami kenaikan maupun penurunan tergantung jenis komoditasnya.

Untuk diketahui, ketentuan mengenai harga referensi CPO, harga referensi dan HPE biji kakao, serta HPE produk pertanian dan kehutanan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1414 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar dan tarif layanan badan layanan umum.** [sipres/domi dese.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • politisi pkb

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan. Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, […]

  • JARI Ajak Masyarakat Dukung Paslon No. 2 dalam Pemilukada Sumsel 2024

    JARI Ajak Masyarakat Dukung Paslon No. 2 dalam Pemilukada Sumsel 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Keluarga besar Jaringan Aliansi Rakyat Independen (JARI) se-Nusantara, mengajak masyarakat mendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur yang tepat untuk memimpin satkernya lima tahun ke depan. “Seperti di Pemilukada Sumsel, Pasangan E-RA BARU ini, dimana Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T sudah terbukti berhasil dalam memimpin […]

  • Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Senator asal Aceh, H. Sudirman merespon larangan Menag Yaqut C. Qoumas. Ia meminta Menteri Agama  tidak mengusik kerukunan dan toleransi beragama yang telah lama terbangun di masyarakat dengan larangan pengeras suara luar di masjid serta mushola saat shalat tarawih maupun tadarus Alquran selama bulan ramadan. Hal ini disampaikan senator yang populer disapa Haji Uma di kalangan […]

  • Ada 66.760 Kasus Gigitan dan 16 Tewas, DPR Sebut Bali Darurat Rabies

    Ada 66.760 Kasus Gigitan dan 16 Tewas, DPR Sebut Bali Darurat Rabies

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA  MSINEWS.COM- Anggota Komisi IV DPR. Firman Soebagyo mengaku terkejut sekaligus prihatin setelah menerima laporan mengenai kondisi penyebaran rabies di Bali dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali serta Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Laporan tersebut diterima Firman saat melakukan kunjungan kerja reses di Denpasar, Bali, Jumat (19/9/2026). Ia menyebut situasi rabies […]

  • Pentingya Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

    Pentingya Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Dr.Bambang Soesatyo,SE.SH.,MBA, mengatakan, berbagai persoalan baru yang menjadi tantangan riel, utamanya di sektor ekonomi, terus tereskalasi akibat ketidakpastian global yang berlarut-larut sekarang ini. Jika,jika tidak ditangani dengan bijaksana, maka semua tantangan riel itu pada gilirannya akan menyentuh langsung aspek kesejahteraan bersama. Karena itulah semua elemen bangsa dipanggil dan diajak bergotong royong untuk […]

  • Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Perhatian publik terhadap realisasi kebijakan dan program pemerintah serta isu-isu politik Tanah Air begitu menarik. Ini terbukti dari temuan Riset Nasional Politika Research and Consulting (PRC) Juni 2025, yang membeberkan sejumlah poin penting untuk dicatat dan dijadikan masukan. Presentasi riset ini digelar di Pendopo Rakyat Cendekia, Jakarta Selatan, Kamis 25 Juni 2025, dengan menghadirkan […]

expand_less