Kakao Indonesia Tembus Pasar Dunia,Jepang Minta 500 Ton Per Tahun
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,MSINEWS.COM– Indonesoa memiliki sektor kakao atau Cokelat terbaik dunia. Salah satunya di Kabupaten Berau,Provinsi Kalimanyan Timur. Komoditas kakao di Berau ini kian menunjukkan potensi besar di pasar global.
Hal tersebut dispaikan oleh Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih dalam sebuah kesempatan awal April 2026 yang lalu.
Sri menyebut kualitas kakao Berau saat ini termasuk yang terbaik di Indonesia dan telah berhasil menembus pasar internasional.
Disampaikan bahwa, ekspor kakao dari Berau telah mencapai 10-15 ton ke Prancis.
Lanjutdia, pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan cokelat ternama dunia untuk memperluas pasar ekspor.
“Kita sudah melakukan MoU dengan perusahaan di Prancis dan siap memenuhi permintaan hingga 50 ton per tahun,” kata Sri.
Bupati Berau juga menyampaikan bahwa permintaan tidak hanya datang dari Prancis. Negara lain seperti Jepang bahkan mengajukan kebutuhan dalam jumlah yang jauh lebih besar, yakni mencapai 500 ton per tahun.
Sedangkan Swiss juga membuka peluang dengan permintaan sekitar 50 ton per tahun.
Sri mengatakan, tingginya minat pasar internasional terhadap kakao Berau menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak, khususnya petani lokal.
“Ini peluang besar untuk kita. Tapi semua kembali pada kesiapan kita dalam memenuhi permintaan tersebut,” tukasnya.
Walaipum peluang terbuka lebar, Bupati Sri tetap mengingatkan, keberhasilan memanfaatkan pasar global tidak bisa dilakukan secara instan.
Ia menyebut bahwa hal tersebut membituhkan keseriusan, konsistensi, serta peningkatan kualitas produksi dari para pelaku usaha di sektor kakao.
“Kalau kita serius dan gigih, saya yakin ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Kita juga tidak perlu khawatir menghadapi transisi ekonomi ke depan,” imbuh mya.
Sumber Trading Econpmics menyebut, pada akhir Mei 2026, Kakao diper dagangkan di kisaran $3.901 hingga $4.099 per metrik ton.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, harga global tersebut setara dengan sekitar Rp63.000 hingga Rp67.000 per kilogram. **
Editor : Tim redaksi/ domi dese.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar